sakuratoto

Kebenaran Duet Deklarasi Jokowi-Moeldoko!!

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Duet Deklarasi Jokowi-Moeldoko Masih Dalam Tahap Survei dan Belum Terealisasi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Kebenaran Duet Deklarasi Jokowi-Moeldoko!!

 

IndoHarian – Tiap-tiap kelompok yang telah menamakan diri mereka sebagai bagian dari relawan yang mendeklarasikan dukungan ke sosok tertentu. Kini muncul relawan yang mendukung duet deklarasi Jokowi-Moeldoko.

“Saya kira tantangan ke depan bakal makin berat. Pak Jokowi perlu sesosok pendamping yang tentunya bisa mengamankan pemerintahan untuk periode keduanya dan Moeldoko paling tepat,” ucap Ketua Umum Relawan Jodoh (Jokowi-Moeldoko Hebat) Ivan Purban di Rumah Makan Bale Gazeebo, Kota Bandung, pada hari Jumat (4/5/2018).

Menurut pendapat Ivan, lawan politik Jokowi sedang mempersiapkan sesosok terbaik untuk melawan Jokowi pada pilpres mendatang. Untuk itu, perlu sosok tepat yang bisa membantu Jokowi saat bertarung di pilpres mendatang.

“Pak Moeldoko merupakan sesosok figur pengalaman dan memiliki jaringan pertahanan keamanan yang dapat meredam yang lebih tepatnya meredam situasi-situasi tertentu,” ucapnya.

Ivan juga menyatakan Moeldoko sudah memiliki chemistry dengan Jokowi. Sehingga duet deklarasi Jokowi-Moeldoko sudah cocok.

Jokowi sudah hampir pasti bakal kembali melaju di ajang Pilpres 2019 nantinya. Jokowi yang saat ini masih dengan jabatan sebagai Presiden RI, telah memegang dukungan dari lima partai politik di parlemen.

Juga Moeldoko yang tengah menjadi Kepala Staf Kepresidenan yang memimpin Kantor Staf Presiden (KSP). Moeldoko benar baru masuk di lingkaran Istana sejak awal 2018 ini. Tetapi ia pernah mengungkapkan bahwa dirinya langsung bisa mengikuti ritme kerja dari Jokowi.

“Sebagai pejabat baru, saya segera langsung menyesuaikan di antaranya dan hanya dalam seminggu saya harus rapat staf saya dengan para deputi wajib itu setiap hari Senin mulai dari jam 08.00 pagi,” ucap Moeldoko di kantornya, Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, pada hari Senin (26/2/2018).

Beberapa survei ada juga yang menampilkan nama Moeldoko selaku kandidat calon wakil presiden. Tapi juga Moeldoko pernah membicarakan persoal survei yang memunculkan namanya tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tiga Partai Pesaing Pilpres Terkuat!!
Diplomasi Joko Widodo di Sela Kunjungan Sultan Bolkiah
Penurunan Elektabilitas Jokowi Menguntungkan Gerindra

 

“Silakan survei silakan tetapi yang utama saya berkontribusi (bersama pemerintah) sehingga tetap memberikan manfaat,” ujar Moeldoko.

Survei terbaru yaitu yang telah dirilis oleh Indikator Politik Indonesia. Survei tersebut dilakukan pada 25 sampai 31 Maret 2018 lalu terhadap 1.200 responden yang telah dipilih dengan sistem multistage random sampling. Margin of error dari survei sekitar  2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Dalam survei tersebut, Moeldoko mendapatkan sebesar 0,8 persen dengan pertanyaan ‘siapa yang patut menjadi wakil presiden Jokowi bila dia kembali maju sebagai capres?’. Ada 19 nama yang muncul dari survei dengan mode semiterbuka, Moeldoko berada pada urutan 15.

Kemudian ada juga survei yang dirilis oleh Cyrus Network yang memasukkan Moeldoko pada posisi 18 dari 20 orang kandidat. Moeldoko mendapat 0,5 persen suara 1.230 responden dengan sistem wawancara tatap muka pada periode 27 Maret hingga 3 April 2018 lalu.

Ada juga survei Populi Center yang menunjukkan hasil perolehan suara pada Jokowi-Moeldoko sebesar 49,1 persen melawan 28,8 persen duet Prabowo Subianto-Anies Baswedan. Survei tersebut dilakukan pada 7 sampai 16 Februari 2018 dengan sistem multistage random sampling. Ada sebanyak 1.200 responden dengan proporsi wanita dan pria seimbang yang disurvei.

Lalu ada survei IndoBarometer yang juga mensimulasikan duet Jokowi-Moeldoko. Duet tersebut mendapat sebanyak 35,1 persen dalam survei pada 23 sampai 30 Januari 2018 dengan sistem multistage random sampling atas sebanyak 1.200 responden di 34 provinsi di indonesia.

Kembali ke soal deklarasi relawan Jokowi-Moeldoko Hebat atau yang disingkat ‘Jodoh’, apakah duet deklarasi Jokowi-Moeldoko main-main atau serius adanya?

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply