sakuratoto

Kecaman dan Pembelaan Yahya, Jokowi Dikaitkan!

 NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Kecaman dan Pembelaan Yahya Disampaikan Oleh Berbagai Pihak Dalam Termasuk Membawa Nama Presiden RI

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Kecaman dan Pembelaan Yahya, Jokowi Dikaitkan!

 

IndoHarian – Kecaman dan pembelaan Yahya Cholil Staquf yang berkunjung ke Israel masih terus terjadi. Kritik-kritikan telah dilontarkan, walau demikian tidak sedikit pula yang melakukan pembelaan untuk Rais Aam PBNU tersebut.

Kritik pada pria yang sering disebut dengan Gus Yahya itu pada awalnya muncul pada saat rencana keberangkatannya ke Israel. Kritik tersebut menjadi semakin heboh dan banyak setelah munculnya rekaman Gus Yahya yang berada di panggung American Jewish Committee (AJC). Dari rekaman yang telah diambil pada 10 Juni 2018 tersebut diketahui bahwa Gus Yahya tidak menyinggung persoalan Palestina.

Ketum MUI Ma’ruf Amin menegaskan bahwa kedua lembaga yang sedang dipimpinnya itu tidak mendukung atas apa yang dilakukan Gus Yahya. Dia mengatakan bahwa Yahya berangkat atas kemauan pribadi.

“Pertama, MUI konsisten membela Palestina dan kita dukung pemerintah yang bela Palestina dan mendukung semua negara yang menyatakan Ibu Kota Yerusalem sebagai ibu kota Palestina. Masalah Yahya Cholil itu nggak ada kaitannya dengan MUI. Jangankan dengan MUI, dari PBNU saja tidak. Karena itu, kita tidak memberikan mendukung apa yang dilakukan Yahya,” tutur Ma’ruf di kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (12/6/2018).

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan kritikanya pada Gus Yahya setelah rekaman yang diunggah AJC banyak dibicarakan. PAN juga Gerindra menyusul memberikan kritikan, bahkan mereka juga mengaitkan Yahya dengan Jokowi. Golkar serta PPP meminta penjelasan. Partai Demokrat memberi saran agar Gus Yahya melakukan permintaan maaf.

Persaudaraan Alumni (PA) 212 pun turut serta, bahkan menyoroti materi yang telah disampaikan oleh Gus Yahya pada panggung AJC.

“Sikap Gus Yahya yang mendatangi Israel sungguh menyakiti hati umat Islam, kita tidak perlu kerja sama, mendukung dan dialog dengan Israel karena dalam Alquran Surat Al Isra ayat 4, Allah SWT sendiri yang menyatakan bahwa bangsa Israel akan selalu membuat kerusakan di muka bumi dan selalu bersikap sombong dan angkuh. Makanya, Israel selalu bersikap rasis,” ucap Ketum PA 212 Slamet Maarif, pada hari Selasa (12/6/2018) malam.

Dari luar negeri kecaman dan pembelaan Yahya datang dari Hamas, ia menyebut bahwa Gus Yahya telah menghina rakyat Palestina sebab dia telah berbicara di panggung Israel. Tidak hanya itu, Palestina pun turut memberikan kecaman.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Perihal Yahya Staquf, Gerindra Menyeret Jokowi??
Kritikan PA212: Bertobatlah Yahya Cholil Staquf!
Pemilik Tol Cipali, Ini Tanggapan Sandi

 

“Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina mengutuk partisipasi delegasi ulama Indonesia dari organisasi Nahdlatul Ulama yang diwakili oleh Mr Yahya Staquf, Sekjen PBNU di AJC Global Forum di Yerusalem pada 10-13 Juni 2018,” isi keterangan resmi Kemlu Palestina, pada hari Rabu (13/6/2018).

Kemudian pembelaan untuk Gus Yahya juga turut bermunculan, tidak kalah banyak. Meski PBNU tidak mau dikaitkan, Tetapi GP Ansor tetap membela.

“Bukan tidak sama sekali membahas Palestina. Jadi mau melihat, itu kan langkah awal dari pertemuan-pertemuan berikutnya. Itu kan langkah awal,” ucap Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, pada hari Selasa (12/6/2018).

Yaqut pun menegaskan bahwa kunjungan yang dilakukan Yahya ke Israel tidak mengatasnamakan PBNU ataupun Wantimpres.

“Agenda tunggalnya untuk mengusahakan kemerdekaan Palestina. Logika yang kita bangun hampir sama dengan yang dulu digunakan Gus Dur. Bagaimana kita menghentikan invasi ke Palestina kalau kita tidak berhubungan dengan Israel,” ucap Yaqut.

Hanura dan PKB turut memberikan pembelaan. NasDem serta PDI Perjuangan membentengi Jokowi dari tuduhan Gerindra. Lalu Mohammad Nuruzzaman mundur dari Gerindra lantaran tak rela kiainya telah dihina.

“Kemarahan saya memuncak karena hinaan saudara Fadli Zon kepada kiai saya, KH Yahya Cholil Staquf terkait acara di Israel yang diramaikan dan dibelokkan menjadi hal politis terkait isu ganti Presiden,”  penggalan pernyataan Nuruzzaman dalam surat terbukanya menyatakan mundur dari Gerindra.

Menteri Agama Lukman Hakim berusaha menengahi. Dia meminta agar aksi saling cerca yang berkaitan dengan kunjungan Gus Yahya ke Israel segera diakhiri.

“Boleh jadi sebagian kita tak bersetuju dengan cara pendekatannya. Namun tujuan kita sama, ingin wujudkan damai di Palestina,” cuit Lukman di Twitter, pada hari Rabu (13/6/2018).

Kecaman dan pembelaan Yahya masih terus memanas karena tindakan saling mencerca yang dilakukan berbagai pihak.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply