sakuratoto

Kejam!! Keluarga Harus Relakan Korban Danau Toba Didasar Danau

 NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Evakuasi Atau Relakan Korban Danau Toba Masih Menjadi Perundingan Tim SAR Dengan Keluarga Korban

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Kejam!! Keluarga Harus Relakan Korban Danau Toba Didasar Danau

 

IndoHarian – Tenggelamnya KM Sinar Bangun pada perairan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), memasuki hari yang ke-14 hingga pada hari Minggu 1 Juli 2018. Sebelum membuat kesepakatan evakuasi atau relakan korban danau toba.

Operasi pencarian yang telah dilaksanakan kemarin tersebut berangkat dari Dermaga Simanindo, Kabupaten Samosir, adapula keberangkatan dari Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun.

KM Sumut I serta Sumut II berangkat dari Simanindo, sementara untuk tim kapal lain membawa sebanyak dua alat ROV dari Dermaga Tigaras.

Seperti informasi yang telah terhimpun, pada hari Minggu (1/7/2018), seluruh pihak, termasuk juga dalam keluarga korban akan bertemu guna membuat sebuah kesepakatan. Apakah operasi pengangkatan sebanyak ratusan jenazah korban tetap dilakukan atau relakan korban danau toba, dengan pertimbangan berbagai kondisi.

“Jadi ini masih rencana ya, apakah ini akan dilakukan pengangkatan atau tabur bunga dan mendoakan korban. Ini ada dua opsi,” ucap Kepala Kantor SAR Medan Budiawan, beberapa saat yang lalu.

Evakuasi pada jasad korban KM Sinar Bangun juga merupakan salah satu opsi yang telah dipastikan bakal memerlukan waktu yang cukup panjang. Sementara untuk pilihan yang berlainan, para korban danau toba akan direlakan tetap berada di dasar danau. Pilihan tersebut bakalan menjadi rundingan antara Basarnas dengan pemerintah daerah, serta juga keluarga dari penumpang KM Sinar Bangun.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Keluarga Bantah GES Selfie, Ini Kebenaran Kejadiaan!
Kronologi Korban Terjatuh Di Pinggir Tebing Bali!!
Setelah Ditutup Beberapa waktu, Ngurah Rai Kembali Beroperasi!!

 

Kedua opsi tersebut muncul setelah posisi bangkai KM Sinar Bangun dapat dipastikan. Perangkat Remotely operated vehicle (ROV) telah berhasil mendapatkan gambaran dari sejumlah objek seperti sepeda motor, yang diangkut kapal tersebut, pada kedalaman mencapai hingga 450 meter. Lokasinya berada sejauh 3 km dari Pelabuhan Tigaras, Simalungun.

Evakuasi menjadi salah satu opsi yang tak mudah lantaran mengingat objek berada pada kedalaman 450 meter. Tim SAR Gabungan pun masih terus mencari cara agar dapat mengangkat objek. “Dalam operasi SAR, jika target sudah ditemukan biasanya akan dilakukan evakuasi. Namun, persoalan kita adalah kedalaman Danau Toba,” ucap Budiawan.

Operasi pencarian para korban KM Sinar Bangun dilakukan pada siang juga malam. Dua orang penyelam dari tim Basarnas bahkan harus masuk ke dalam perairan Danau Toba yang teramat dingin, pada hari Sabtu malam, 30 Juni lalu untuk melakukan pengecekan kesiapan jaring pukat yang bakalan dipergunakan dalam operasi Tim SAR sepanjang hari Minggu.

Evakuasi atau relakan korban danau toba masih menjadi hal yang dirundingkan untuk para keluarga serta juga tim SAR.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply