banner 468x60

Ketahui Sejak Dini Penyebab Mata Juling pada Anak

 KESEHATAN
banner 468x60

Tiga Faktor Penyebab Mata Juling pada Anak

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Tiga Faktor Penyebab Mata Juling pada Anak

 

IndoHarian – Mata juling pada anak adalah suatu kondisi karena otot mata yg terhubung ke otak tidak bekerja dengan tepat atau tidak semestinya. Hal tersebut membuat gerakan bola mata kiri dan kanan berbeda, ada salah satu yg agak masuk ke dalam atau keluar.

Menurut dokter spesialis mata RS Evasari Jakarta, Gustri Kusuma Wardhani ada 3 penyebab mata juling pada anak yaitu :

1. Keturunan

Ini adalah faktor yg berperan besar terhadap mata juling. “Ada keturunan dari orangtua, yaitu ayah, karena ayah yg menurunkan kromosom ke anak,” tutur dokter Gustri saat ditemui di tempat praktiknya, pada hari Rabu (31/5/2017).

2. Prematur

Bayi yg lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu kemungkinan besar punya risiko lebih besar mengalami mata juling pada anak.

3. Salah satu mata dominan

Ada beberapa anak yg salah satu matanya lebih dominan dalam melihat. Biasanya ditandai dgn melihat televisi dalam jarak yang dekat. “Jika anak saat menonton televisi senangnya jarak dekat – dekat, coba periksakan ke dokter. Kalau dibiarkan lama kelamaan, mata dapat juling,” ucap dokter Gustri.

Orangtua dapat mengetahui kondisi kelainan mata di tahun – tahun awal kehidupan anak. Jika orangtua telah melihat mata anak saat sedang merenung tak sama arahnya, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Rahasia Ampuh Atasi Timbulnya Jerawat Dibagian Tubuh, Hanya Dengan
Jangan Anggap Remeh Penggunaan Kursi Anak Kecil di Mobil, Bila Tak Mau..
Susah BAB Saat Puasa? Anda Harus Hindari Ini!!!

 

“Oleh dokter spesialis mata nanti akan dilakukan evaluasi sampai anak usia 2 tahun apakah benar juling atau tidak,” ucapnya.

Jika anak memang didiagnosis mata juling, dokter spesialis mata akan mengambil tindakan melakukan operasi utk mengatasi mata juling. Operasi sebaiknya dilakukan di bawah usia 5 tahun karena ini adalah periode emas perkembangan anak.

“Jika operasi dilakukan saat anak sudah besar, di atas 7 tahun misalnya tak memiliki dampak yang signifikan,” ucap dokter Gustri lagi.

Sesudah operasi, dokter spesialis mata akan melakukan terapi supaya penglihatan anak seperti yg lainnya.

Bila mata juling pada anak dibiarkan saja, kualitas penglihatannya jadi terganggu. Anak jadi tak mampu melihat hal-hal secara detail yg kemudian berdampak pada menurunnya kualitas hidup. “Enggak tercapai kualitas hidupnya, prestasi belajarnya jadi merosot. Belum lagi, mata juling juga berpengaruh ke mental anak kan. Anak merasa beda dgn mata juling,” tutur dokter Gustri lagi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply