banner 468x60

Kisah Pilu Ayu Mengidap Kanker yang Tak Kunjung Dapat Kemoterapi

 KESEHATAN, NEWS
banner 468x60

Derita Ayu Mengidap Kanker Payudara Yang Tak Kunjung Ditindak Kemoterapi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Derita Ayu Mengidap Kanker Payudara Yang Tak Kunjung Ditindak Kemoterapi

 

IndoHarian – Kisah Ayu Agustin (wanita berusia 21 tahun) viral di dunia maya. Melalui sebuah video, Ayu mengidap kanker payudara memohon pertolongan para netizen.

“Buat teman- teman yang punya kepedulian lebih saya minta tolong banget untuk secepatnya di kemo (kemoterapi),” tutur Ayu dalam rekaman video tersebut.

Video tersebut diambil dan diunggah oleh teman Ayu, Fadila Zazkia Ulfa ke akun media sosial Instagram @fadilazu, Senin (25/9/2017). Video itu langsung menyebar luas dan banyak mendapat perhatian serta simpati dari netizen.

Indoharian.com menghubungi Ayu pada hari Senin malam. Meski dengan suara yang sesak akibat kesulitan bernafas, Ayu tetap bersedia untuk menceritakan penyakit yang diidapnya tersebut.

Ayu mengaku sudah sejak setahun 3 bulan ini merasakan ada yang tak beres pada payudaranya. Namun, dia baru berobat ke rumah sakit sekitar 2 bulan yang lalu. Ayu awalnya berobat ke Rs Umum Mary Cileungsi. Dia lalu dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk mendapatkan perawatan yang lebih lanjut.

Di sana, Ayu menjalani rontgen paru, USG, tes darah sampai obat untuk menghilangkan koreng yang ada di payudaranya. Namun sampai kini, Ayu belum juga mendapatkan jadwal untuk melakukan kemoterapi.

“Di Rs belum ada penanganan serius,” keluh Ayu.

Di tengah jadwal kemoterapi yang masih belum jelas, keadaan Ayu semakin parah. Payudara Ayu yang sebelah kiri terus mengalami pembengkakan dan disertai pendarahan. Ayu kesulitan untuk berjalan serta bernafas.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kuasa Hukum Setnov Hadirkan 4 Ahli Pada Sidang Praperadilan Hari Ini
Perang Dunia Terulang!!! Korut Klaim Donald Trump Umumkan Pernyataan Perang
Bangga!! Indonesia Dipercaya Mendapatkan Pinjaman Sepasang Panda Raksasa

 

“Sakit yang luar biasa,” kata dia.

Di tengah obrolan dengan Indoharian, napas Ayu semakin berat. Dia akhirnya menyerahkan telepon selulernya kepada sang Ibu, Desi. Desi mengaku telah mendesak pihak dokter dan Rumah Sakit Fatmawati untuk segera menjadwalkan kemoterapi kepada buah hatinya. Namun pihak dokter dan rumah sakit masih menolak.

Ayu baru diminta kembali ke Rumah sakit Fatmawati pada tanggal 17 Oktober mendatang, itu pun untuk menjalani biopsi. Sementara dengan jadwal untuk kemoterapi masih belum jelas.

“Kata dokter tidak bisa (dipercepat). Karena yang sakit seperti Ayu mengidap kanker payudara bukan ratusan orang. melainkan Ribuan yang kena penyakit begini,” ucap Desi menirukan ucapan dokter.

Padahal, menurut dokter, kemoterapi penting untuk memperkecil kanker yang tumbuh di payudara Ayu. Kemoterapi juga harus dijalani selama 6 hingga 12 kali setiap bulannya. Usai kanker mengecil, baru lah operasi pengangkatannya dilakukan.

Desi juga sudah meminta supaya Ayu yang kondisinya makin buruk dapat dirawat di rumah sakit. Namun, pihak dokter merasa hal itu tidak diperlukan.

“Ucap dokter, kalau kanker enggak ada yang dirawat. Mau dirawat juga ngapain? Hanya begitu-gitu juga. Mendingan di rumah. Di Rumah sakit itu banyak yang menular karena tidak bagus,” ucapnya.

Akhirnya, Desi bersama sang suami merawat Ayu dari rumah kontrakan mereka di Kampung Pabuaran Wetan, Desa Ciangsan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Desi mengaku tidak bisa mencari rumah sakit lain untuk mengobati anaknya karena tak mempunyai biaya.

Dia harus bergantung dengan Rs Fatmawati karena dirujuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke rs di Jakarta Selatan tersebut.

“Kalau rumah sakit lain mungkin bisa tetapi tidak bisa pakai BPJS,” kata dia.

Desi berharap anaknya bisa peroleh bantuan dari rumah sakit atau pihak pemerintah supaya segera menjalani kemoterapi dan operasi pengangkatan kanker.

“Harapan saya pastinya anak saya dapat sembuh, kalau terlalu lama kemonya saya khawatir sudah tak sempat lagi, ” ucap Desi lirih.

Sementara itu, Rumah sakit Fatmawati masih belum bisa menanggapi kasus Ayu mengidap kanker payudara. Humas RS Fatmawati Wini Riesta menyatakan dirinya akan mengecek terlebih dulu ke pihak internal Rs. “Saya akan koordinasikan terlebih dulu,” tutur Wini saat dihubungi Indoharian, pada hari Selasa (26/9/2017).

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply