sakuratoto

Koordinator Aksi Bela Rohingya: Kami Tidak Mengelar Aksi Rohingya di Borobudur

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Koordinator Aksi Bela Rohingya Mengatakan Kalau Mereka Tidak Mengelar Aksi Rohingya di Borobudur

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – Koordinator Aksi Bela Rohingya: Kami Tidak Mengelar Aksi Rohingya di Borobudur

 

Indoharian — Pesan singkat yang berisi tentang informasi rencana akan mengelar aksi Rohingya di Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, sudah tersebar melalui aplikasi WhatsApp dalam beberapa hari terakhir ini. Dalam pesan tsbt telah mencantumkan daftar organisasi masyarakat (ormas) dan juga lembaga yg akan bergabung dlm aksi tsbt.

Mereka pun tak hanya dari Magelang saja, tetapi juga dari luar daerah seperti Yogyakarta, Klaten, Temanggung, Purworejo, Surakarta, Wonosobo, Salatiga dan lainnya.

Pesan tsbt berbunyi : “Daftar Ormas dan Laskar AKSI BELA ROHINGYA di Borobudur, Jumat 8 September 2017. Silakan diisi ormas dan laskar yg akan hadir. Kita putihkan Candi Borobudur. Kita akan Sampaikan kepada dunia. STOP PEMBANTAIAN ROHINGYA!”.

Dalam pesan tsbt tertera koordinator aksi Anang Imanudin sbg Panglima Laskar Front Aliansi Umat Islam Bersatu (FA-UIB) Jawa Tengah-DIY.

Anang Imamudin, ketika diklarifikasi menyebutkan aksi itu adalah aksi empati dan dukungan kepada muslim Rohingya di Myanmar yg kini sedang menderita akibat konflik berkepanjangan.

“Ini adalah wujud empati dari kami kepada muslim Rohingya, atas nama umat Islam dan manusia,” ujar Anang, melalui telepon, Selasa (5/9/2017) pagi.

Tapi dia pun membantah aksi tsbt akan dilakukan di Candi Borobudur. “Kami luruskan, kalau kami tidak mengelar aksi Rohingya di Candi Borobudur, kami tahu kalau ada undang-undang yg melindungi cagar budaya dunia itu. Kami pun sudah berkoordinasi dgn Polres Magelang dan aparat lainnya, Senin (4/9/2017) malam tadi dan cuma fokus di satu tempat saja,” ucapnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gila! Hampir Semua Postingan Jonru Mengandung SARA Dan Kebencian
Kronologi Dua Pelaku Pencuri Tas di Gedung Pompa Venus Diamuk Massa
Presiden PKS Mengecam Keras, Untuk Masalah Rohingya Jangan Ditarik ke Indonesia

 

Sebab menurut dia, aksi tsbt pun akan diawali dgn shalat Jumat berjamaah di Masjid An-Nur Sawitan, atau sekitar 1,5 kilometer dari Tempat Wisata Candi Borobudur (TWCB). Terdapat 250 ormas dari seluruh Indonesia yg akan bergabung dalam aksi tsbt. Aksi pun akan dilanjutkan dgn doa bersama dan penggalangan donasi utk kaum Rohingya.

Anang juga menyampaikan yg dimaksud kalimat “Putihkan Borobudur” yang artinya semua peserta wajib menggunakan dress code putih selama aksi berlangsung. Dia pun menjamin tak akan ada aksi long-march ke Candi Borobudur. Seluruh kegiatan cuma di sekitar Masjid An-Nur Sawitan.

“Bukan berarti kami akan ngecat Borobudur, tapi kami ini memakai pakaian serba putih pada saat aksi. Putih adalah simbol kedamaian, kami ingin menyampaikan pesan damai kepada dunia,” ujarnya.

Anang pun mengaku telah bertemu dgn pimpinan Wihara Mendut, Bante Panyavaro, yg letaknya tak jauh dari Candi Borobudur. Karena menurutnya, Bante Panyavaro juga mendukung aksi empati kepada kaum muslim Rohingya. Bante juga mengutuk keras perilaku kejam dari sekelompok yg mengaku biksu di Myanmar atas Rohingya.

Mengenai mengelar aksi Rohingya di Candi Borobudur. “Kemarin sore, utk yang kedua kalinya, kami bertemu dengan Bante Panyavaro di Vihara Mendut. Sikap beliau sama seperti dengan kita (umat Islam) kalau apa yg dialami muslim Rohingya itu adalah akibat dari kejahatan kemanusiaan. Beliau pun ikut menyerukan pesan damai kepada dunia,” kata dia.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply