Korban Lion Air Tuntut Boeing Ratusan Triliun, Apakah Benar?

Menteri Perhubungan Persilahkan Lion Air Tuntut Boeing Ratusan Triliun: Silahkan Itu Hak Kalian

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Korban Lion Air Tuntut Boeing Ratusan Triliun, Apakah Benar?

 

Indoharian – Keluarga korban jatuhnya pesawat JT-610 Lion Air tuntut Boeing, Dr Rio nanda Pratama, menuntut perusahan produsen pesawat Boeing yang berasal dari Amerika Serikat dikarenakan desain pesawat yang sangat-sangat tidak aman.

Atas hal tersebut saat ditanya tanggapannya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mempersilakan pihak keluarga menyampaikan tuntutannya kepada produsen Boeing.
“Itu merupakan hak masing-masing warga atau penumpang untuk melakukan,” ucap Budi Karya Sumadi kepada wartawan usai rapat kebijakan mengatasi kemacetan Tol Jakarta-Cikampek di Grand Dhika City, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (20/11/2018).
Budi menyebutkan, pihaknya juga sedang mempelajari terkait gugatan yang dilayangkan oleh keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.
“Itu hak, tapi bagi pemerintah tentu butuh waktu mempelajari itu. Kami harus lihat kaidah-kaidah dan ketentuan daripada aturan nasional dan internasonal,” ucap Budi Karya Sumadi.
Salah satu keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air tuntut Boeing JT 610, Rio Nanda Pratama menuntut perusahaan produsen pesawat Boeing asal Amerika Serikat.
Mereka mengajukan gugatan hukum kepada Boeing Company. Gugatan dilayangkan melalui Circuit Court of Cook County, Illinois, Amerika Serikat (AS), di wilayah yang sama dengan kantor pusat Boeing.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Baiq Nuril Di Penjarakan 10 Tahun, Hukum Indonesia Tidak Adil?
Bikin Merinding, Kronologi Pembunuhan Kejam Keluarga Bekasi
Soal Kasus Baiq Nuril, Hotman Paris Desak Jokowi Lakukan Ini
Gugatan yang sedang dilayangkan pada 15 November 2018 waktu AS, menyoroti kegagalan Boeing dalam menyampaikan informasi secara akurat mengenai fitur baru pada pesawat Boeing 737 MAX 8, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Sementara itu, Boeing menyebutkan tidak bisa “mendiskusikan secara spesifik investigasi yang tengah berlangsung.”
Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menunjukkan pesawat Lion Air JT 610 sedang mengalami kerusakan pada indikator kecepatan dalam empat penerbangan terakhir, termasuk saat jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober lalu.
“Memang kita sudah mengakui penerbangan dari Denpasar ke Jakarta ada masalah teknis. Ternyata begitu kita buka black boxnya memang yang dimaksud teknis tadi adalah masalah airspeed atau kecepatan dari pesawat,” kata Kepala Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, 5 November lalu.
Lion Air tuntut Boeing “Ternyata dari data black box itu, dua (penerbangan) sebelum Denpasar pun juga mengalami (kerusakan),” jelasnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *