sakuratoto

Korban Pemerkosaan Kepsek Dilakukan Di Ruangan Kerjanya

 KRIMINAL, NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Korban Pemerkosaan Kepsek Sudah Dilakukan Berulang Kali

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianKorban Pemerkosaan Kepsek Dilakukan Di Ruangan Kerjanya

 

Indoharian – Korban Pemerkosaan Kepsek yang berinsial D dan korban pencabulan yang berinisial S, diketahui, kepala sekolah (Kepsek) berinsial SS harus berurusan dengan aparat kepolisian karena sudah memperkosa dan mencabuli dua murid di sekolah yang di pimpinnya.

Kasus pemerkosaan dan pencabulan yang di lakukan oleh SS terungkap setelah Korban Pemerkosaan Kepsek menceritakan kejadian tersebut kepada sang ibu.

Demikian pula dengan korban S yang memberitahukan perbuatan SS saat di sekolah, Kepala Satuan Reskrim Polresta KPPP Pelabuhan Makassar AKP Rustian Efendi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kedua korban.

Kedua korban pun sudah di lakukan visum di rumah sakit dan tim dokter telah menyatakan terdapat tanda luka kekerasan pada alat vital.

“Setelah mendapatkan laporan dari kedua korban, kami langsung menjemput SS di tempatnya bekerja. Jadi satu korban di perkosa, dan satu korban lagi di cabuli. SS sementara kami periksa karena baru tadi saja di amankan,” ujarnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Syarief Tegaskan Demokrat, Ada Apa??
Hari Kedua Pendaftaran Capres-cawapres, Apa Kabar Jokowi dan Prabowo?
Erdogan Jatuhkan Sanksi Sebagai Pembalasan, Ini Sanksinya

 

SS sengaja memanggil satu per satu korban pada hari yang berbeda untuk masuk keruangannya untuk membersihkan piala yang terpajang.

“Perbuatan SS ini di lakukan sejah bulan Juli lalu, SS memerkosa D sebanyak empat kali, sedangkan S di cabuli sekali di ruangan kepala sekolah,” ujar Rustian.

Terkait dengan kemungkinan adanya korban lain, polisi masih melakukan penyelidikan, sebab saat ini polisi baru saja menerima dua laporan korban.

“SS masih di periksa secara intensif, jika terbukti, maka SS akan di ancam pasal 81 subsider 82 UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” ungkapnya.

Sementara itu, dari pengakuan Korban Pemerkosaan Kepsek, ia mengaku dirinya sering di panggil oleh kepala sekolah dengan alasan membersihkan piala dan juga bantu – bantu untuk membereskan kantor.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply