Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

KPK kembali memriksa -Pejabat Pemprov Sumbar- terkait kasus suap politisi demokrat

 News
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

KPK kembali memriksa -Pejabat Pemprov Sumbar- terkait kasus suap yang melibatkan politisi demokrat

KPK, Pejabat Pemprov Sumbar, politisi demokrat, Komisi III, Yuyuk Andriati, indrajaya

KPK kembali memriksa -Pejabat Pemprov Sumbar- terkait kasus suap politisi demokrat


indoharian
: Komisi Pemberantasan Korupsi dijadwalkan memeriksa Kepala Sektor Pembuatan Jalan, Kantor Lembaga Prasarana Jalan Tata tempat dan Pemukiman Propinsi Sumatera Barat, Indrajaya. Dia akan diperiksa yang merupakan saksi untuk kasus dugaan suap yang melibatkan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, I Putu Sudiartana.

Diperiksa terkait kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait pengurusan biaya di Dewan Perwakilan Rakyat untuk alokasi Propinsi Sumbar terhadap APBN-P 2016, untuk pelaku IPS (I Putu Sudiartana), begitulah ucap Pelaksana Harian Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi Yuyuk Andriati sewaktu ditanya, Selasa (2/8/2016).

Tidak Hanya Indrajaya, Komisi Pemberantasan Korupsi juga akan memeriksa Kepala Sub Bidang Perjalanan Lembaga Dalam Negara Unit Kerja Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Wasidi dan seseorang staf Partai Demokrat, Ippin Mamonto. Pada Awal Mulanya, dalam operasi tangkap tangan pada Selasa (28/6/2016), Komisi Pemberantasan Korupsi menyita 40.000 dolar Singapura dan kenyataan transfer 500 juta rupiah yang diduga adalah bagian dari suap kepada Putu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Model Panas Nan Bohay Mengaku Penah Di Genjot Lionel Messi
Meledak Lagi dan Lagi, 28 Orang Tewas Karena Ledakan di Aleppo
Bertambah 5 Tersangka Lagi Dalam Kasus Pembakaran Vihara di Tanjung Balai

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Pandjaitan menyebut, mata duit asing beserta bukti transfer ditemukan di ruah Putu, di kompleks perumahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Aliran dana 500 juta rupiah yang dikirim melalui transfer bank pula menjadi pemicu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menelusuri aliran dana tersebut.

Sesudah ditelusuri, uang itu nyata-nyatanya dikirim oleh satu orang pebisnis bernama Yoga Askan ke Rek. Putu. Pengiriman uang dilakukan dengan cara bertahap. Dari Rupiah 500 juta itu bertahap. Pertama 150 juta rupaih, 300 juta rupiah, dan 50 juta rupiah, ebgitulah ucap Basaria.

Uang itu diduga untuk memuluskan proyek pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat. Komisi Pemberantasan Korupsi kini masih menyelidiki peranan Putu. Pasalnya, Putu yaitu anggota Komisi III yang membawahi hukum, bukan infratsruktur. Beliau pun bukan berasal dari daerah pemilihan Sumatera Barat. Akibat kelakuan putu tersebut membuat nama partai demokrat semakin buruk di mata publik dan polling mereka menjadi turun drastis lagi.KPK kembali memriksa -Pejabat Pemprov Sumbar- terkait kasus suap politisi demokrat

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply