banner 468x60

KPK Ungkap Kesaksian Setnov Penting, Sepertinya Akan Panggil Ulang

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

KPK Ungkap Kesaksian Setnov Penting, Sepertinya Akan Panggil Ulang Kembali

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

KPK Ungkap Kesaksian Setnov Penting, Sepertinya Akan Panggil Ulang

IndoHarian – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi mempertimbangkan buat memanggil ulang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto untuk dihadirkan sebagai seorang saksi dalam sidang kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).Kesaksian Setnov Penting

Setya Novanto sedianya pada hari Senin (9/10/2017) pagi ini hadir sebagai seorang saksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Namun, Novanto tak memenuhi panggilan sebab beralasan melakukan medical check up di rumah sakit

Kesaksian Setnov Penting “Jaksa bakal mempertimbangkan lebih lanjut kebutuhan pemeriksaan atau bahkan pemanggilan kembali terhadap saksi-saksi yang tak hadir di persidangan,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, daerah Jakarta, Senin (9/10/2017).

Menurut Febri, jaksa KPK bakal mempertimbangkan dua hal untuk menentukan apakah perlu melakukan pemanggilan ulang atau juga tidak.

Pertama, apakah bukti yang ada telah mencukupi atau belum untuk menjerat terdakwa. Kedua, jaksa juga akan mempertimbangkan batas waktu dalam proses persidangan tindak pidana korupsi, yakni itu 90 hari.

Febri menekankan bahwa keterangan dari Setya Novanto amat penting untuk didengar dalam persidangan. Sebab, Novanto diduga sangat kuat mengetahui keterlibatan terdakwa Andi Agustinus dalam mengatur proyek E-KTP.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Djarot: Kami Sadar Tidak Cukup Mengubah Jakarta Dengan Waktu 5 Tahun
Ingin Menuntaskan Kasus Korupsi, Novel Akan Aktif Kembali di KPK
Member Spa Gay Akan Diperiksa, Untuk Menyelidiki Kemungkinan Lain

“Saksi penting keterangannya didengar sebab ada informasi yang diketahui dan ada informasi yang musti diklarifikasi baik oleh hakim atau pun jaksa penuntut umum, atau pun oleh pihak pengacara terdakwa. Itulah pentingnya kehadiran saksi,” ungkap Febri.

“Dan dalam konstruksi kasus KTP elektronik ini kita telah sampaikan sejak awal ada sejumlah pihak yang diduga bersama melakukan korupsi. Konstruksi besar musti kita lakukan secara rinci,” ucapnya.

Dalam kasus ini, Andi Narogong didakwa sudah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun dalam proyek e-KTP.

Menurut jaksa, Andi diduga terlibat dalam pemberian suap terkait dengan proses penganggaran proyek e-KTP di DPR RI, untuk tahun anggaran 2011-2013.

Selain dari itu, Andi berperan dalam mengarahkan dan memenangkan Konsorsium PNRI menjadi seorang pelaksana proyek pengadaan e-KTP. Andi diduga mengatur pengadaan dalam proyek e-KTP bersama-sama dengan Setya Novanto. KPK Ungkap Kesaksian Setnov Penting, Sepertinya Akan Panggil Ulang

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply