banner 468x60

Kronologi Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba di Pancoran

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Alasan Buang Air Kecil, Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Alasan Buang Air Kecil, Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba

 

IndoHarian – Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku berinisial AM, pengedar narkoba seberat satu kg sabu dan 1.500 butir ekstasi, di Jalan Pengadegan Timur, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada rahi Sabtu (2/9/2017) pukul 00.50.

Polisi terpaksa menindak tegas dengan cara tembak mati bandar AM, karena menyerang petugas saat ia berpura – pura buang air kecil.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, menuturkan penangkapan bermula saat adanya informasi dari masyarakat setempat bahwa adanya transaksi narkoba. Saat itu, operasi penangkapan dipimpin oleh Kasubnit 3 Ditresnarkoba, AKBP Bambang Yudhantara.

“Saat akan transaksi kami langsung lakukan penyergapan terhadap tersangka AM. Kami temukan barang bukti berupa sabu seberat 100 gram,” ucap Argo, dalam konferensi pers di di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (3/9/2017). Kemudian penangkapan dilakukan dengan pengembangan lebih lanjut menuju ke kosan pelaku di kawasan Pancoran.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Membantu Rohingya, Hari Ini Menlu Pergi ke Myanmar
Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik, KPK Tidak Membela Novel Baswedan
Jonru Telah Dipolisikan Atas Kasus Penyebaran Ujaran Kebencian di Medsos

 

Di dalam kosan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti lainnya. “Saat dilakukan penggeledahan di dalam kosan tersangka, kami temukan sejumlah barang bukti berupa satu kg sabu dan 1.500 butis ekstasi,” tutur Argo.

Untuk pemeriksaan lebih jauh lagi tersangka hendak dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Namun, ketika itu tersangka mencoba berpura-pura untuk buang air kecil. Tiba-tiba tersangka mendorong petugas kepolisian hingga terjatuh dan berusaha mengambil senjata api petugas.

“Kami langsung melakukan tindakan tegas dengan tembak mati bandar. Lalu kami bawa ke RS Polri Kramat Jati. Namun tersangka kehabisan darah dan meninggal dunia,” terang Argo.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan, menuturkan bahwa tersangka merupakan dalam jaringan wilayah Jakarta.

“Pengendalinya ada di dalam lapas. Kami masih telusuri,” ucapnya. Untuk itu, pihaknya masih terus menyelidiki jaringan tersebut. Salah satunya dengan memeriksa ponsel pelaku untuk mengetahui ke siapa saja tersangka menjalin komunikasi.

“Sabu dan ekstasi ini produksi dari luar Indonesia. Nilainya untuk sabu diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar dan sedangkan ekstasi Rp 600 juta. Daya rusaknya mencapai hingga 3.500 jiwa,” katanya. Kronologi Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba di Pancoran.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply