banner 468x60

Lucu, Pasangan kumpul kebo Digerebek Satpol, Malah Dinikahi

 NEWS
banner 468x60

Hari Kemerdekaan Pasangan kumpul kebo Ini Dinikahi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Hari Kemerdekaan Pasangan kumpul kebo Ini Dinikahi

 

IndoHarian – Pasangan kumpul kebo di sebuah kos-kosan di Jl. Gedong Panjang I RT 08/09, Pekojan, Tambora, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (25/7) terjaring razia Bina Kependudukan (Biduk). Sehingga, pihak Kelurahan Pekojan akan segera menikahkan pasangan yang baru menjalin hubungan selama 7 bulan tersebut.

Pasangan tersebut yaitu Jamalullai (21), dan Mirna Malyani (22) harus menahan malu saat kamera wartawan menyorot dua pasangan ini. Aparat Babinsa dari TNI dan Polri ikut serta mengamankan pasangan muda-mudi tersebut.

Satpol PP Kecamatan Pekojan, Safrudin menanyakan mengapa kedua pasangan ini tinggal bersama. Padahal belum memiliki surat nikah. “Kamu kenapa tinggal bersama, kan belum menikah,” celetuk Safrudin.

Mirna yang mengaku bernama Sherly tersebut mengaku baru datang dari Bandung, Jawa Barat. “Memang baru pindahan saya dari kota Bandung pak. Kemarin telah nyerahin KTP ke ibu kos. Ngga ditanya apa-apa kok,” ucap wanita berambut panjang itu.

Sontak mendengar pernyataan tersebut, Satpol PP marah. Dia memberi nasehat kepada pasangan tersebut agar tidak tinggal satu kamar kos dengan pasangannya. “Ngga ada urusan kesana. Kamu salah 1 tempat tinggal ga ada ikatan pernikahan,” ungkap dia.

Mereka kemudian kembali diminta melakukan pernyataan serupa dihadapan warga setempat termasuk Ketua RT 08, Suryati. “Apalagi yg ditunggu, keluarga kami telah tau hubungan kami. Cepat atau lambat kami pasti akan melangsungkan pernikahan,” tutur Mirna dengan nada malu.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Anda Akan Terkejut Kehidupan Penari striptis
Empat Parpol Raksasa Siap Dukung Gatot Masuk Bursa Capres 2019
Muchtar Pernah Diancam Dibunuh Oleh Novel Baswedan, Apakah Itu Benar???

 

Sikap serupa juga diungkapkan Jamal, kekasihnya. Dia menegaskan bahwa dirinya sangat menyangi pacarnya tersebut. Terlebih dalam hubungan ini keduanya telah mendapatkan restu. “Belum ada dananya utk nikah,” pria asal Palembang, Sumatera Selatan itu.

Sekalipun saat ini, keduanya belum bekerja. Namun keduanya percaya hubungan ini akan berlangsung baik, lantaran keduanya telah saling kenal dan seringkali memadu kasih atau bercumbu. “Yah saya mah mau mau aja,” ucap Jamal malu.

Kedua Pasangan kumpul kebo ini tertangkap tangan setelah kedapatan di dalam kamar kos kosan di kawasan tersebut. Kala membuka pintu kamar, Jamal terlihat dalam keadaan tengah bertelanjang dada dengan menggunakan celana pendek. Sementara Mirna kedapatan dengan muka dan rambut yang berantakan dan menggunakan piyama dengan kancing yang tidak beraturan.

Penjaga kos kosan, Rudi (49), mengakui bahwa Mirna dan Jamal sudah tinggal berdua sekitar 3 bulan lalu. Selama itu, keduanya tak pernah melaporkan diri baik menyerahkan foto copy identitas maupun dengan foto copy buku nikah. “Padahal sudah saya minta lama,” ucap pria berambut putih ini.

Lurah Pekojaan, Tri Prasetyo mengungkapkan pernikahan keduanya akan segera dilakukan tepat di hari kemerdekaan yakni 17 Agustus. Keduanya diminta untuk berjanji melakukan pengurusan ijin pra nikah, mulai dari melampirkan kartu keluarga dan lainnya, termasuk keterangan dari domisili masing-masing.

Pemantauan secara langsung melalui RT / RW akan dilakukan pihaknya. Termasuk menghadirkan kedua orang tuanya. Bila melanggar, Tri berjanji akan menyambangi rumah kedua orang tua ini utk memastikan ucapan keduanya tidak sesumbar.

“Kami akan sediakan aula kelurahan sebagai balai nikah dan penghulu dari KUA kecamatan,” ucapnya.

Selain melakukan operasi ditempat tersebut, pihaknya juga melakukan di 4 tempat serupa di tempat itu. Dalam operasi kali ini, sedikitnya 25 KTP daerah terdata. Identitas ini kemudian disita sebelum akhirnya dibalikan usai mereka melakukan pengurusan ijin domisili.

Selain itu, dalam operasi biduk juga petugas mencatat seorang pendatang yg diketahui tak membawa identitas. Wanita yang mengaku bernama Santi, 21, ini lantas di bawa ke pengurus RT utk melakukan pendataan. Dalam 3 hari kedepan, dia diminta melengkapi persyaratan, bila tidak ia akan dititipkan di Panti sosial.

Kedepannya, kegiatan serupa akan terus dilakukan oleh Tri Prasetyo beserta jajarannya, terlebih dalam kegiatan ini pihaknya telah mendapatkan mandat dari pihak Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.

“Mereka kami minta utk membuat resi. Agar tidak terdata sebagai penduduk gelap,” tuturnya. Hari Kemerdekaan Pasangan kumpul kebo Ini Dinikahi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply