Mampus! Nurjanah Kritik Sandiaga Dan Berakhir Menyedihkan!

Nurjanah Kritik Sandiaga Soal Pertumbuhan Ekonomi Yang Mengakibatkan Tokonya Sepi Pembeli

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Mampus! Nurjanah Kritik Sandiaga Dan Berakhir Menyedihkan!

 

Indoharian – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno kembali ‘menjual’ testimoni warga¬†yang pernah ia temui saat kampanye Pilpres 2019. Nurjanah kritik Sandiaga saat sesi visi misi debat terakhir, Sandi menyebut seorang warga yang bernama Ibu Nurjanah.

Sandiaga mengatakan Ibu Nurjanah yang mengaku tokonya di pasar tradisional sepi pembeli. Tidak ada pemasukan untuk dirinya.

“Ibu Nurjanah mengatakan tokonya sepi sekarang, pembeli sepi di tokonya di pasar tradisional. Kami merasa ekonomi harus tumbuh dengan memberi kesempatan membuka lapangan kerja, memastikan harga bahan pokok terjangkau. Sehingga beban yang dirasakan ibu-ibu dan masyarakat tidak terbebani,” katanya.

Nurjanah kritik Sandiaga soal kondisi pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini. Sandi menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi di rezim saat ini terjebak di angka 5 persen.

Padahal, kata Sandi, Indonesia adalah negara kaya raya. Sandi bercerita ia bertemu dan mengharu biru dengan rakyat yang menitipkan amanah dan keluh kesahnya, terutama dari kaum emak-emak, milenial, petani, dan guru honorer.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Acara Reuni Slankers Di Tengah Kampanye GBK
Prabowo Langgar Aturan Kampanye, Bawaslu Tewaskan 15 Caleg
Terungkap, Bawaslu Pembohong Soal Surat Suara Di Malaysia

“Semua menginginkan tema hari ini menjadi tema utama pada saat melihat dan mendengar langsung bahwa kita harus kerja keras tentang ekonomi terus bertumbuh belum dirasakan,” kata Sandi.

Atas dasar itu, Sandi berjanji, jika Sandi dan Prabowo Subianto memenangkan pilpres 2019, harga bahan pokok dipastikan terjangkau sehingga beban hidup terutama ibu-ibu tidak semakin berat. Ia dan Prabowo juga akan membuka lapangan kerja.

Sebelum Nurjanah kritik Sandiaga, saat debat cawapres pilpres 2019 yang digelar Minggu (17/3) lalu, Sandi menyinggung sosok warga Sragen, Jawa Tengah, bernama Ibu Lis. Sandi menyebut Bu Lis merupakan salah seorang warga yang mengidap sakit kanker namun biaya kesehatannya tidak dibayar oleh BPJS Kesehatan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *