Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Marahnya Ahok-Djarot Terkait Timses Mereka Dikeroyok Oleh FPI

 News
Marahnya Ahok-Djarot Terkait Timses Mereka Dikeroyok Oleh FPIby Contributoron.Marahnya Ahok-Djarot Terkait Timses Mereka Dikeroyok Oleh FPIAhok-Djarot Marah Timses Mereka Dikeroyok Oleh FPI Indoharian : Ahok-Djarot marah terkait atas apa yang terjadi pada Widodo yang Merupakan salah satu anggota ranting PDIP dikeroyok puluhan orang yang diduga FPI di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Alhasil, Widodo yang kalah jumlah lantas babak belur dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat. Basuki […]
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Ahok-Djarot Marah Timses Mereka Dikeroyok Oleh FPI

Berita Indonesia Terbaru, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News, Berita Terkini, Indoharian, Berita hari ini, berita terupdate

Marahnya Ahok-Djarot Terkait Timses Mereka Dikeroyok Oleh FPI

Indoharian Ahok-Djarot marah terkait atas apa yang terjadi pada Widodo yang Merupakan salah satu anggota ranting PDIP dikeroyok puluhan orang yang diduga FPI di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Alhasil, Widodo yang kalah jumlah lantas babak belur dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan kondisi Widodo mengalami retak pada bagian pelipis dan sempat pingsan usai mengalami pemukulan. “Semalam dia udah periksa semua, jelas sini ada retak pelipisnya ada retak katanya,” kata Ahok, Sabtu (7/1).

Ahok enggan memastikan bahwa Widodo telah mengalami pengeroyokan. Dia menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada kepolisian. Namun, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 itu menyebut masalah ini telah diurus Ketua Tim Pemenangan Ahok- Djarot, Prasetio Edi Marsudi.

Ahok juga meminta para relawan tidak melakukan aksi balasan terhadap insiden ini. Sehingga masalah ini kita serahkan saja kepada penegak hukum di Negara Indonesia ini.

“Kita juga minta semua timses, partai tidak boleh ambil tindakan apapun. Kita bukan orang yang tidak taat aturan. Ini negara hukum, siapapun yang berbuat salah kita harus percayakan pada polisi,” tegasnya.

Selain itu, merasa kasihan dengan nasib yang menimpa Widodo. “Kasihan kan dia, tukang ojek, anak satu, kalau dipukul kayak begini, dia retak kalau sampai dia cacat seumur hidup, enggak bisa kerja bagaimana? Satu keluarga ini muslim yang taat kok,” tambahnya.

Ahok menyadari selama melakukan kampanye kerap mendapat pengadangan, namun diharapkan tidak melakukan pemukulan ataupun tindakan kriminal lainya. “Kenapa hanya karena dia ingin kami menyelesaikan tugas kami, perjuangan kami, mesti dipukulin gitu. Kita mengimbau seluruh warga Jakarta jangan mengambil tindakan pemukulan lah. Apalagi pengeroyokan,” ungkapnya.

Sementara itu, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menimpa Widodo dan secepatnya agar bisa diselesaikan dan para pelaku bisa secepatnya ditangkap.

“Sudah dilaporkan ke Polsek dan Polres ya. Kita minta cuma itu bisa diusut tuntas,” kata Djarot usai menjenguk Widodo.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Mau Belanja Murah Di Singapura? Ini Tempatnya, Dijamin Sangat Murah
Gila!! Kue Ulang Tahun Saja Harganya Rp 1 Triliun, Ada Yang Minat?
Habib Rizieq Ajak Gatot Dan Tito Ikut Aksi Gelar Sajadah 2 Des 2016, Apa Maksud Habib ??

Namun Front Pembela Islam (FPI) membantah ada anggotanya melakukan pemukulan terhadap Widodo. Mereka juga menyebut Widodo bukan dikeroyok, melainkan kalah duel satu lawan satu.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dewan Syuro DPD FPI DKI Novel Chaidir Hasan Bamukmin Menurut dia, Widodo kalah berkelahi lawan Pimpinan Laskar Pembela Islam (LPI) se-Kecamatan Grogol-Petamburan (Qoid) bernama Irfan.

Terkait insiden perkelahian itu, Novel mengaku dapat informasi bahwa kejadian bermula ketika Djarot Saiful Hidayat melakukan kampanye di wilayah itu. Saat itu Irfan dan beberapa anggota LPI lainnya sempat adu mulut dengan relawan Ahok-Djarot itu.

“Jadi kampanyenya Ahok-Djarot, lewat Grogol-Petamburan, kejadiannya siang tuh. Kemudian omongan suasana mulai meledek, dan membuat tersinggung LPI. Memang pas saling ledek, LPI bilang ‘mendukung penista agama haram’. Terus dibalas sama si PDIP, ‘enggak haram’, begitu deh. Terus ya sudah bubar,” ujarnya.

Novel melanjutkan, Widodo dan Irfan diketahui satu kampung ini, kemudian tidak sengaja bertemu pada malam hari. Dalam situasi ini, kata Novel, Widodo menantang Irfan kembali.

Percaya bahwa Widodo bukan dikeroyok melainkan kalah duel, Novel menegaskan bakal memberikan bantuan hukum dan melakukan laporan balik ke kepolisian. Sebab, laporan pengeroyokan dilayangkan kubu relawan Ahok-Djarot dianggap provokatif.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply