sakuratoto

Mencaci Prabowo, Kader PDIP Bupati Boyolali Dipolisikan!

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Bupati Boyolali Dipoliikan Oleh Salah Seorang Pendukung Advokasi Prabowo Subianto

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Mencaci Prabowo, Kader PDIP Bupati Boyolali Dipolisikan!

 

IndoHarian – Bupati Boyolali dipolisikan oleh Pendukung Prabowo Subianto lantaran telah mencaci maki calon presiden nomor urut 2. Salah seorang yang mengaku berasal dari kelompok Advokat Pendukung Prabowo Subianto, Ahmad Iskandar melaporkan bupati Boyolali dengan dugaan tindak pidana terhadap ketertiban umum ke Bareskrim Polri.

Menurut dirinya, berdasarkan dari sejumlah bukti yang diketahui Seno telah dengan sengaja mengucapkan kalimat makian tidak pantas kepada prabowo saat berorasi dalam aksi ‘Save Tampang Boyolali’ yang dilaksanakan di kota penghasil susu tersebut, pada hari Minggu (4/11/2018).

Ia menilai bahwa ucapan Seno itu pantas dianggap sebagai sebuah tindak kejahatan. “Kehadiran Bupati Boyolali di demo yang mengatasnamakan masyarakat tersebut sesuai fakta, data, dan rekaman video yang ada maka diketahui ia sempat berpidato yang pada pokoknya tidak pantas,” ucap Ahmad di kantor sementara Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat pada hari Senin (5/11/2018).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Warga Boyolali Ogah Pilih Prabowo, Tagar #BoyolaliBermartabat Sedang Viral
Prabowo Sebut Tampang Boyolali dan Gengsi Minta Maaf?
Modus Politik!! Candaan Prabowo Berujung Persoalan

 

Dia menerangkan bahwa ucapan Seno dapat dikategorikan sebagai sebuah permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap golongan. Bahkan, lanjutnya, ucapan kepala daerah yang memang merupakan salah satu kader PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) tersebut itu pantas dinilai bertujuan untuk menimbulkan keonaran di tengah masyarakat secara sengaja sehingga bupati Boyolali dipolisikan.

“(Sengaja menerbitkan keonaran) karena yang dituju dalam pernyataan tersebut adalah seorang calon presiden yang juga memiliki pendukung di kalangan rakyat,” ucapnya.

Laporan yang diterima dari pelapor yang bernama Ahmad Iskandar dengan nomor LP/B/1437/XI/2018/BARESKRIM tertanggal 5 November 2018. Dalam laporan yang telah dilakukan oleh pelapor telah dicantumkan UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana, Pasal 156 KUHP juncto Pasal 14 dan 15 KUHP. Dalam laporan yang dilakukan oleh salah seorang pendukung Prabowo tersebut disertai dengan beberapa bukti yaitu rekaman video dan cuplikan layar dari pemberitaan di sejumlah media daring.

Dengan adanya bukti yang disertakan bupati Boyolali dipolisikan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply