banner 468x60

Mengenal Deni Solang Sang Relawan Sosial ODGJ

 NEWS
banner 468x60

Deni Solang Mengabdikan Hidupnya Demi Menjadi Relawan Sosial ODGJ

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Deni Solang Mengabdikan Hidupnya Demi Menjadi Relawan Sosial ODGJ

 

IndoHarian – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bukan untuk di jahati, jadikan mereka teman seperti normalnya maka kesembuhan akan datang menghampiri”, kutipan kalimat inilah yang menjadi dasar bagi seorang pria bernama Deni Solang (53), untuk aktif menjadi relawan sosial ODGJ atau khusus penderita gangguan kejiwaan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ada puluhan orang yang sudah berhasil disembuhkan Deni. Rata-rata penderita gangguan jiwa yang berhasil disembuhkan Deni sengaja diambil dari jalanan, pasar hingga dijemput dari keluarganya dalam kondisi yang terpasung.

“Kalau penderita gangguan jiwa ini kita galakin maka dia malah akan semakin beringas, karena mereka itu memiliki sifat pendendam. Ketika kita jadikan mereka sebagai teman maka pikiran mereka akan jauh lebih terbuka dan ini yang mempermudah proses tahap penyembuhan,” tutur Deni di Panti Aura Welas Asih, Kampung Cangehgar RT 02/RW 02 Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada hari Minggu (22/10/2017).

Dalam satu minggu Deni dan sejumlah relawan sosial ODGJ sering melakukan razia rutin penderita gangguan kejiwaan. Laporan dari masyarakat juga sering masuk melalui ponselnya.

“Mereka kita rehabilitasi di Panti Aura Welas Asih. Panti ini dibangun pada 2014, dulunya hanya bangunan semi permanen tapi sekarang Alhamdulillah sudah permanen meski menurut saya belum benar-benar sempurna,” tambah Deni.

Apa yang dilakukannya saat ini disebut Deni sebagai bentuk memanusiakan manusia. Bagi Deni tidak masalah bila ia harus berhadapan dengan penderita gagguan jiwa yang masih berkarakter keras bahkan cenderung liar/beringas.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Cerita Tentang Orang Dayak Dijuluki Pasukan Hantu Oleh..
Trump Sebut, Hari Akhir ISIS Telah Diujung Pelupuk Mata
Subhanallah, Struktur Misterius Ditemukan Di Arab, Mirip Gerbang Kuno

“Solusinya ya saya mandikan, saya cukur rambutnya kemudian saya potong kukunya. Semakin mereka merasa kita dekat dan sayangi, maka mereka akan terbuka jiwanya,” imbuhnya.

Deni mengingatkan gangguan jiwa bukanlah penyakit fisik. “Pengobatan dengan medis hanya mengendurkan syaraf dan lain lain dan ketika obat tersebut habis mereka akan kembali berperilaku tidak normal. Namun jika kita sembuhkan jiwanya, kita buka jiwanya maka mereka dapat kembali sembuh, Insya Allah,” tutur Deni.

Saat ini Panti Aura Welas Asih sudah memiliki 30 orang penderita gangguan kejiwaan. Jumlah tersebut belum ditambah dengan penderita yang masih berada di rumah-rumah warga.

“Ada pasien yang keluarganya enggan menitipkan ke panti Aura Welas Asih, kita pakai program kunjungan. Kita bersedia melakukan penyembuhan selama keluarga tak melakukan pemasungan,” tutupnya.

Terdapat tiga ruangan di Panti, ruang pertama dikhususkan untuk penderita dengan kondisi parah atau masih dalam tahap penyembuhan, ruang kedua untuk penderita yang berjenis kelamin perempuan dan terakhir yang telah dalam kondisi pemulihan, ucap relawan sosial ODGJ.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply