Menggugat Debat Capres Tanpa Serangan dan Ketakutan Moderator

Jokowi Dinilai (BPN) Prabowo Melakukan Serangan Pribadi Ke Arah Prabowo Dan Arena Debat Sempat Panas Saat BPN Menggugat Debat Capres Jokowi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoharian Menggugat Debat Capres Tanpa Serangan dan Ketakutan Moderator

Indoharian – Penjelaskan Presiden sekaligus calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo perihal kepemilikan lahan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam debat kedua pemilihan presiden (Pilpres) 2019, menjadi polemik dan Menggugat Debat Capres.

Jokowi dinilai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo dan Sandiaga Uno melakukan serangan pribadi ke arah Prabowo. Arena debat sempat panas saat BPN Menggugat Debat Capres dan melayangkan protes kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada saat jeda antar-segmen.

Prabowo juga langsung mengklarifikasi pernyataan Jokowi soal kepemilikan lahan di Aceh Tengah dan juga Kalimantan Timur, yang masing-masing memiliki luas lahan 120 ribu hektare dan luas 220 ribu hektare.

Prabowo mengakui lahan tersebut adalah milik negara dengan adanya skema Hak Guna Lahan (HGU).

Buntut dari ungkapan soal lahan saat debat ke 2 Jokowi langsung dilaporkan kepada Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), pada hari Selasa (19/2/2019).

Jokowi pun merasa heran karena dirinya dilaporkan lantaran menyampaikan soal kepemilikan lahan pada saat debat. Bagi dirinya, bila usai debat dilaporkan, lebih baik tak usah diselenggarakan acara debat tersebut.

“Ya debat dan lalu saya dilaporkan. Kalau debat dilaporin, enggak usah debat saja. Debat kok dilaporkan, kok gimana?” jelas Jokowi.

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePi), Jerry Sumampouw membandingkan saling serang dalam debat merupakan hal yang sangat wajar. Jerry menyebut saling serang antara calon kandidat justru yang menghidupkan debat tersebut.

Namun, ungkap Jerry, serangan yang dilakukan tidak bersifat pribadi, sebagaimana dalam tata tertib yang disampaikan sebelum program debat dibuka.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
BPN Prabowo Desak Jokowi Untuk Segera Minta Maaf
Ditlantas Polda Menutup Beberapa Ruas Jalan Jelang Munajat 212
Pemprov DKI Jakarta Izinkan Acara Munajat 212, Di Monas

“Menyerang dalam debat mestinya malah disarankan tetapi tetap objektif dalam tema, rasional dan faktual itu juga penting. Jadi jangan sampai serang menyerang ini ditabukan dalam debat, akan semakin monoton,” jelas Jerry, pada hari Kamis (21/2/2019).

Jerry mengungkapkan serangan boleh dilakukan masing-masing kandidat pada saat debat selagi masih berkaitan dengan tema dan berhubungan dengan kepentingan masyarakat luas.

“Kalau enggak ada keterkaitan dengan publik hal tersebut yang enggak boleh,” tuturnya.

Pada saat sebelum debat, KPU selalu menyampaikan tata tertib yang dilarang dilakukan untuk para kandidat maupun tim suksesnya. Untuk kandidat, salah satu aturan yang dilarang adalah menyerang personal dan juga membawa sontekan.

Namun, KPU tak merinci yang dimaksud dengan serangan personal tersebut.

Jerry mengatakan bila salah satu kandidat calon presiden maupun wakil presiden keberatan dengan pernyataan maupun pertanyaan yang dilontarkan, mereka bisa langsung protes pada saat itu juga.

“Sebetulnya kalau keberatan di dalam forum tersebut bisa langsung diungkapkan. Langsung diungkapkan keberatannya,” jelas dirinya.

Di sisi lain, Jerry mengatakan moderator juga harus lebih tegas bila para kandidatnya dinilai melontarkan pernyataan maupun pertanyaan yang menyerang personal lawannya. Baginya, moderator tak perlu takut lantaran hal tersebut telah menjadi tugasnya menjadi ‘wasit’ pada saat debat.

“Enggak usah takut. Dia kan memang ditugaskan untuk mengatur lalu lintas percakapan dan dia yang punya kewenangan menegakkan aturan pada saat debat di mulai,” jelas dia.

Lebih lanjut, Jerry mengungkapkan untuk sesi debat selanjutnya KPU harus lebih tegas memberitahu kepada masing-masing kandidat tentang aturan debat dan batasan-batasan soal serangan yang mengarah pribadi.

Selain hal tersebut, kata Jerry tim sukses tidak menyarankan untuk Menggugat Debat Capres dan hal-hal yang menyerang pribadi. “Kalau sisi serang menyerang itu kita tabukan atau seolah-olah enggak boleh, itu akan terasa monoton,”jelasnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *