Menghina ‘Tampang Boyolali, Putusan Bawaslu Buat Prabowo Ketakutan!

Menghina ‘Tampang Boyolali’, Bawaslu: Kasus ‘Tampang Boyolali’ Bukan Pelanggaran Kampanye

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianMenghina ‘Tampang Boyolali, Putusan Bawaslu Buat Prabowo Ketakutan!

 

Indoharian – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia sudah memberhentikan penyelidikan terkait dengan kasus dugaan pelanggaran Pemilu terkait dengan menghina ‘Tampang Boyolali‘ yang sebutkan oleh seorang calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Bawaslu setelah melakukan penyelidikan dan menggelar rapat pleno menilai pernyataan itu tidak masuk kategori pelanggaran pemilu.

“Pernyataan tersebut tidak masuk kategori penghinaan dalam kegiatan kampanye,” kata Ratna melalui keterangan tertulisnya, Kamis (29/11).

Pihak pelapor dalam kasus ini adalah Barisan Advokat Indonesia (BADI) pada Rabu (7/11/2018).

Dalam laporannya, Prabowo dinilai melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c dan Pasal 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Terungkap! Pengen Balas Dendam, Ahok Gabung Timses Jokowi
JK Blak-Blakan Soal Infrastruktur: Jokowi Kebelet Kepilih Lagi
Sempat Heboh, Fahri Kritik Ahok: Napi Kok Gabung Ke PDIP

 

Pasal itu mengatur soal larangan bagi peserta atau tim kampanye agar tidak melakukan kampanye yang berisi penghinaan terhadap seseorang, golongan, agama, ras, dan peserta pemilu lainnya.

Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo mengatakan pihaknya telah menggali keterangan dari berbagai pihak termasuk dari pelapor dan saksi pelapor.

Dari pihak terlapor, Prabowo Subianto, Dewi mengatakan sudah menggali keterangan melalui kuasa hukumnya. Namun, tidak ditemukan unsur-unsur yang terkait dengan pelanggaran kampanye.

“Menghina ‘Tampang Boyolalit idak dalam kegiatan kampanye tapi dalam kegiatan peresmian posko pemenangan paslon 02 di Kabupaten Boyolali,” kata Ratna.

Prabowo sendiri sudah meminta maaf kepada publik terkait ucapannya itu. Ia mengatakan tidak bermaksud menyinggung orang Boyolali atau pihak lain saat mengucapkan ‘tampang Boyolali’.

Permohonan maaf tersebut langsung ia sampaikan dalam sebuah video yang diunggah oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Maksud saya tidak negatif, kalau ada yang tersinggung, saya minta maaf,” katanya seperti dikutip CNNIndonesia.com dari video tersebut, Selasa (6/11).

Prabowo mengatakan Menghina ‘Tampang Boyolali yang disampaikan saat peresmian kantor pemenangannya tersebut murni disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan empati ke masyarakat yang saat ini banyak mengalami ketidakadilan, kesenjangan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *