banner 468x60

Menkominfo Minta Maaf !! Jika Nanti Facebook Ditutup

 NEWS, TEKNOLOGI
banner 468x60

Menkominfo Minta Maaf !! Jika Nanti Facebook Ditutup

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Menkominfo Minta Maaf !! Jika Nanti Facebook Ditutup

IndoHarian – Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo, yakni Rudiantara, mendorong perusahaan platform media sosial seperti medsos Facebook, Twitter, dan Youtube membantu pemerintah dalam mencegah sebuah paham radikal di Indonesia. Rudiantara juga mengancam akan penutupan akses platform media sosial yang tak kooperatif mendukung pemerintah. Menkominfo Minta Maaf

Rudiantara mengungkapkan kalau perusahaan platform media sosial tak melakukan perbaikan dalam sebuah hal penutupan akun radikal maka pemerintah bakal menutup akses platform tersebut. “Mohon maaf teman-teman yang main pakai Facebook, atau Youtube jika terpaksa musti di tutup sebab tugas pemerintah bertugas menjaga supaya negara tetap kondusif,” ucap Rudiantara usai menghadiri sebuah Deklarasi Anti Radikalisme Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat di Universitas Padjadjaran, daerah Kota Bandung, hari Jumat (14/7).

Ia juga menyebut ancaman tegas ini menjadi sebuah tindak lanjut atas kekecewaan pemerintah Indonesia pada kebijakan platform Medsos internasional. Sebab, permintaan pemerintah menindak akun berbahaya tak sepenuhnya dipenuhi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Inul Vizta Karaoke Digrebek, Menyediakan Penari Striptis?
Pelaku Bersenjata Kembali Berulah, Pemilik Rumah Nyaris Tewas Usai…
Pernyataan Ibu Ida Hebohkan Media Sosial, Ia Mau Lakukan..

Menurut dia, selama 2016 paltform medsos internasional cuma menutup 50 persen akun dari yang diminta oleh Kemkominfo guna ditindak. “Pada 2016, permintaan guna men-takedown akun di medsos ataupun file video sharing itu, 50 persen dilakukan oleh penyedia platform internaisonal Medsos. Ini sangat mengecwakan bagi kami sehingga kami pun minta diperbaiki ini,” ucap dia.

Menkominfo Minta Maaf, Rudiantara mengungkapkan penyebaran radikalisme lewat dunia maya sudah semakin marak. Paham radikal disisipkan secara online hingga memudahkan penyisipan doktrin-doktrin menyimpang.

Menurut Rudiantara, penyebaran dari konten radikal di dunia maya terbagi lewat situs dan juga media sosial. Dia menerangkan penindakan situs yang berperan menyebarkan sebuah konten radikalisme lebih mudah sebab pemerintah bisa langsung melakukan blokir. Sementara media sosial, pemerintah musti melalui komunikasi dengan perusahaan terkait.

Menindaklanjuti ini, Rudiantara sudah mengutus perwakilannya untuk berkomunikasi dengan perusahaan penyedia akun media sosial dan video sharing. Dia juga enekankan kembali pemerintah akan bersikap tegas jika tidak ada perbaikan dalam membatasi akun-akun yang bermuatan paham radikal.

dirinya juga sempat menerangkan penutupan media sosial ini bakal dilakukan bertahap. Pertama, dengan melarang iklan-iklan Indonesia ditayangkan di media sosial itu Sebab, bisnis utama platform media sosial yakni menayangkan iklan. Tanpa iklan, dia menyatakan, tak ada keuntungan bisnis di Indonesia.

sesudah itu, pemerintah bakal mengambil langkah tegas untuk tidak menutup akses media sosial tersebut jika masih tidak ada perubahan maka pemerintah. “Anda Medsos di Indonesia berbisnis. Jadi logika bisnisnya musti diterapkan. Anda mau bisnis atau mau mengacaukan negara, Jika mau bisnis ikut perintah yang diatur oleh negara,” tuturnya. Menkominfo Minta Maaf !! Jika Nanti Facebook Ditutup

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply