sakuratoto

Menolak Transportasi Online, Bila Tetap Masuk di Sukabumi, Akan Terjadi…

 NEWS
Iklan Ads

Para Sopir Ankot Sukabumi Menolak Transportasi Online

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Para Sopir Ankot Sukabumi Menolak Transportasi Online

 

IndoHarian – Sejumlah perwakilan sopir angkutan kota atau yang di sebut Angkot mendatangi Balai Kota Sukabumi hari Rabu (5/7) siang. Mereka menyampaikan aspirasinya menolak transportasi online (daring) baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Aksi ini pada intinya menolak moda transportasi online seperti ojek dan taksi online,” jelas perwakilan KKU angkot Sukabumi, Yana Mulyana seusai melakukan peretemuan dgn perwakilan Pemkot Sukabumi.

Pasalnya jelas dia, keberadaan transportasi jenis ini merugikan sopir angkot berupa turunnya penghasilan. Di sisi lain kehadiran moda transportasi daring di Sukabumi ini belum jelas legalitasnya.

Sehingga tambah Yana, KKU dan Organda mempertanyakan legalitas dari keberadaan transportasi daring. Selama ini tuturnya pengurus Organda maupun KKU belum dilibatkan dalam pembahasan peraturan wali kota (Perwal) mengenai hal angkutan online.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gadis Kecil Dirantai Ini Sudah Berlangsung Lima Tahun, Ini Penyebabnya
Teror Bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama, Terdapat Bom Kah?
Petani Tebu Minta Lindungan Jokowi

Jumlah angkutan umum di Kota Sukabumi sebelum adanya transportasi daring tutur Yana sudah cukup memadai. dengan Kehadiran transportasi online dikhawatirkan menyebabkan jumlah angkutan makin banyak, maka dari itu ia menolak transportasi Online.

Yana menuturkan, para sopir angkot berharap semua pihak terkait duduk bersama dalam mencarikan solusi terkait permasalahan ini. Jangan sampai ungkapnya terjadi permasalahan yang lebih kompleks saat di lapangan.

Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan Setda Kota Sukabumi Andri Setiawan yg menerima perwakilan sopir angkutan kota mengatakan, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada Wali Kota Sukabumi. “Nantinya penolakan para sopir angkot ini akan dirapatkan bersama dengan unsur lainnya seperti polisi dan TNI,” jelas dia.

Menurut Andri, pemerintah berupaya mencari keputusan dan solusi yg terbaik dalam mengatasi keberadaan moda transportasi daring.

Dia mengatakan, kehadiran transportasi daring memang tidak dapat dilepaskan dari perkembangan zaman. Namun di sisi lainnya, keberadaan angkutan umum konvensional juga harus lebih diperhatikan. para sopir angkutan Kota tetap menolak Transportasi online hadir di Sukabumi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply