Mobil Dinas Bupati Pandeglang Seharga Milliaran!!!

Mobil Dinas Bupati Pandeglang Merupakan Mobil Dinas Yang Dibeli Menggunakan Dana APBD Tahun 2018

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianMobil Dinas Bupati Pandeglang Seharga Milliaran!!!

Indoharian – Setelah dikritik soal pembelian Mobil dinas Bupati Pandeglang seharga Rp 1,9 miliar merek Toyota Land Cruiser Prado, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengakui akan membatalkan pemakaian mobil tersebut. Menurutnya, kendaraan dinas tersebut bukan hanya untuk operasional bupati, melainkan untuk operasional lain mengingat banyaknya kunjungan pejabat pusat ke pelosok Pandeglang

Mobil dinas Bupati Pandeglang ini tidak sesuatu hal yang melanggar aturan, tetapi saya tidak mau ofensif, saya mau menyerahkan saja (Randis 1,9 M) jika memang tidak setuju saya kembalikan. Saya bisa memakai mobil pribadi,” kata Irna saat dikonfirmasi, Rabu (20/3).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Haramkan Selfie Satu Jari, Bahaya Hukuman!!
Wiranto Mengancam Terorisme, TNI Siap Mendampingi
Ma’ruf Gagal Jelaskan Strategi, Posisi Dalam Zona Merah

Soal infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang sebagian masih buruk kondisinya, menurutnya tidak bisa disangkut pautkan dengan pengadaan kendaraan dinas tersebut.

Karena selama tiga tahun menjabat, Dia mengatakan telah bekerja untuk membangun Kabupaten Pandeglang. “Saya sudah berupaya membangun ratusan kilometer jalan dibantu pemerintah pusat Bapak Jokowi, membangun sanitasi dan sebagainya. Kita bangun setiap kampung tapi kan tidak bisa rata. Tapi kemiskinan menurun. Kami juga bangun irigasi, pembangunan infrastruktur dasar sudah kami lakukan,” lanjutnya.

Lalu, soal mekanisme pengadaan dan mahalnya harga kendaraan dinas tersebut pihaknya sudah memerintahkan kepada Polri untuk melakukan mekanisme pengadaannya.

“Pengadaan sempat dua kali lelang gagal baru penunjukan langsung. Harganya (Randis) yang saya tahu Rp 1,3 miliar bukan segitu (Rp 1,9 miliar) cuma tanya saja yang berwenang. Walikota serang juga Rp 1,6 miliar enggak tahu apa beda tipe. Kalau enggak boleh ya pulangin lagi. Saya asyik-asyik aja,” pungkasnya.

Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), anggaran untuk pengadaan mobil ini menggunakan APBD Perubahan tahun anggaran 2018 senilai Rp 1.968.751.000. Satker pengadaan ini oleh Sekretariat Daerah dengan pemilihan penyedia penunjukan langsung.

Kebutuhan akan mobil dinas ini, menurut Sekda Pandeglang Fery Hasanudin, dilakukan atas permintaan bupati Pandeglang Irna Narulita dengan pertimbangan para staf di lingkungan Pemkab.

Aktivis antikorupsi Ade Irawan menilai proses penunjukan langsung pada pengadaan mobil dinas ini perlu dicurigai. Ia menilai pengadaan mobil ini tidak memenuhi syarat dan bukan merupakan pengadaan untuk kebutuhan dalam keadaan darurat.

Mobil juga bukan kebutuhan yang spesifik sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. “Jelas nggak memenuhi syarat,” kata Ade, Mobil dinas Bupati Pandeglang .
Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *