Mulfahri Harahap: Para Parpol Saling Usung Capres

Parpol Saling Usung Capres Untuk Pemilu 2019 Dengan Sangat Hati-Hati

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Indoharian – Mulfahri Harahap: Para Parpol Saling Usung Capres

 

Indoharian – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Mulfahiri Harahap mengatakan partai politik peserta Pemilu 2019 sangat hati-hati di dalam penentuan capres dan cawapres yang akan mereka usung, oleh karena itu, menurut politikus asal Sumatera Utara tersebut, masyarakat baru busa melihat kandidat yang benar-benar akan bertarung di hari terakhir batas pendaftaran capres-cawapres, hingga saat ini para Parpol Saling Usung Capres.

“Para Parpol Saling Usung Capres, karena kalkulasi belum selesai untuk kandidat-kandidat yang tak ada,” ujar Mulfahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Alotnya penentuan nama capres-cawapres menurut Mulfahri karena tak ada satu pun partai yang bisa mengusung pasangan capres-cawalres sendiri.

Syarat mengajukan capres-cawapres atau presidential theresold minimal harus mengantongi 20 persen suara di Pemilu 2014.

PDIP yang menjadi partai pemenang Pileg 2014 hanya meraup18 persen suara.

Saat ini diprediksi ada tiga poros yang akan mengusung capres dan cawapres yakni poros PDIP, poros Gerindra dan poros alternatif.

Mulfahri melihat saat ini hampir masing-masing partai memberikan syarat agar mau gabung koalisi ke poros tertentu bila kader mereka dipinang enjadi cawapres.

Jika kepentingan suatu partai tidak diakomodir menurut Muldahri bisa saja partai tersebut mengalihkan arah dukungan ke poros lain.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Rakornas Gerindra Di Hambalang Mendeklarasikan Prabowo
Partai Demokrat Membantah Bergabung Jokowi Yang Maju Sebagai Capres
PKB Harap Koalisi Jokowi Dapat Bertahan

 

“Ada yang mendorong kadernya untuk menjadi cawapres sebagai syarat bergabung. Kalau tidak diakomodir maka mereka akan membuat keputusan lain,” ungkap Mulfahri.

Sementara itu, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti mengatakan, langkah positif parpol memilih figur sebenarnya sudah dimulai.

Partai Gerindra yakin mengusung Ketum Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.

Ambisi Gerindra tersebut dibarengi dengan keyakinan bahwa sang Ketua Umum akan menang.

Kesiapan dan keyakinan itu bukan tanpa alasan, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengatakan saat ini mesin partai menjadi semakin besar, termasuk jumlah anggota faksi di DPR dari semula berjumlah 26 orang sekarang menjadi 73 orang.

“Sekarang kami siap dan kami yakin 2019 akan menang, kemarin saja dengan persiapan yang relatif pendek kita bisa hampir memenangkan dengan perbedaan yang cukup tipis, apalagi sekarang, mungkin sekarang para Parpol Saling Usung Capres,” ungkap Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *