sakuratoto

NGERI!! Kemunculan Buaya Muara Terlihat Lagi Tadi Pagi!! Begini Kondisi Sekarang…

 NEWS, VIDEO
Iklan Ads

Kemunculan Buaya Muara Terlihat Lagi Tadi Pagi Di Tanjung Priok

 

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – NGERI!! Kemunculan Buaya Muara Terlihat Lagi Tadi Pagi!! Begini Kondisi Sekarang…

 

IndoHarian – Tadi Pagi Di Tanjung Priok Kemunculan Buaya Muara terlihat lagi akan tetapi tidak lama setelah itu menghilang kembali.

Buaya yang pangjangnya mencapai 2,5 meter itu muncul di Dermaga Pondok Dayung l, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan hingga saat ini masih belum juga tertangkap. Buaya tersebut sempat muncul tadi pagi tapi tak lama kemudian hilang lagi.

“Buaya tersebut muncul terakhir kali tadi pagi sekitar jam 07.00 WIB atau 08.00 WIB di dekat sana,” Ucap Komandan Satpaska Koarmada I Letkol Johan Wahyudi kepada IndoHarian, hari Sabtu (16/6/2018).

Johan Wahyudi juga mengatakan petugas masih melakukan patroli di sekitar Pondok Dayung. Pihaknya juga diminta oleh Pemda DKI untuk mencari buaya tersebut.

“Kita sedang patroli karena ada permintaan dari Pemda DKI untuk melakukan kegiatan patroli,” ungkap Johan Wahyudi.

Pantauan pada lokasi, sejak pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, terlihat beberapa kali kapal patroli, baik dari Polair maupun TNI AL, yang terus berputar-putar pada perairan Pondok Dayung. Terlihat juga anggota TNI AL yang ikut dalam berpatroli membawa senjata api laras panjang.

Sebelumnya Kemunculan Buaya Muara yang berukuran sekitar 2,5 meter tersebut sempat membuat heboh karena munculnya tiba-tiba di Dermaga Pulau Dayung, Tanjung Priok. Jakut, Peneliti LIPI Amur Hamidy menocba menjelaskan soal kejadian tersebut.

Pertama mengenai soal jenis buaya. Amir mengatakan buaya itu adalah buaya muara atau dalam bahasa Latin bernama Crocodylus porosus. Menurutnya, jenis buaya ini dapat berenang di air laut.

“Dia itu buaya yang bisa juga berenang di air laut karena dia itu buaya muara, dia mempunyai kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan air laut,” Ucap Amir, yang juga menjabat Kepala Laboratorium Herpetologi Puslit Biologi LIPI, hari Jumat (15/6/2018) malam.

Selanjutnya, Amir juga menjelaskan soal kemungkinan penyebab munculnya buaya muara tersebut. Ia pun mengatakan sebenarnya bahwa kemunculan buaya tersebut itu pada Tanjung Priok tidaklah wajar, akan tetapi bisa saja buaya tersebut muncul dikarenakan migrasi dari daerah lain.

“Sebenarnya juga nggak wajar ya,” Ucap Amir.

“Bisa saja dari migrasi itu. Karena populasi buaya di Sumatera juga ada, di Ujung Kulon pun ada, dan buaya itu kan makhluk teritorial ya, jadi kalau yang jantan besar terutama yang teritorial itu butuh space, kalau nggak dapat space yah pergi cari baru, pindah ke mana-mana. Karena dia juga bisa berenang di air laut, jadi dapat bermigrasi di air laut ya makanya wajar saja jika ada di sana buayanya, apalagi kan dulunya teluk Jakarta ada mangrove, sekarang masih ada juga sih. Ini memang sudah habitat buaya,” sambung Amir.

Tidak cuma soal mengenai migrasi, Amir juga mengatakan, ada kemungkinan buaya tersebut muncul karena mencari mangsa. Menurutnya, buaya akan mencari lokasi baru yang di dalamnya masih ada stok makanan jika makanan di habitatnya habis.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tol JORR Jatiasih-Cikunir Macet Lagi!! Ini Penyebabnya…
Jokowi-Megawati Bertemu, Ini Yang di Bahas
Anies Disoraki di Istana, Fahri: Mungkin Kangen

 

“Kedua, kemungkinan bisa saja dia mencari mangsa. Jadi ketika mangsa itu sudah berkurang, karena ada yang mungkin mengambil ikan terlalu banyak berlebihan segala macam, kompetisinya akhirnya dengan manusia kan. Dia akan cari lokasi lagi dan bisa jadi ke wilayah yang padat penduduknya,” Ucapnya.

Amir juga mencontohkan sejumlah konflik antara manusia dengan buaya di beberapa daerah, seperti Kalimantan. Menurut dia, ada beberapa kasus di daerah lainnya mengenai kemunculan buaya di tambak ikan milik warga.

Dia belum bisa memastikan jenis kelamin buaya tersebut. Usia buaya tersebut juga masih sulit dinilai karena pertumbuhan buaya yang berasal dari alam liar tergantung jumlah makanan yang dikonsumsinya.

Menurut Amir, buaya tersebut sebenarnya takut kepada manusia. Ia menilai buaya tersebut akan langsung lari ketika melihat banyak manusia- manusia di sekitarnya.

“Itu dia lihat manusia dia langsung balik lagi ke dalam air kan dan biasanya yang konflik dengan manusia di atas 4 meter hingga 5 meter, yang sebesar itu,” jelasnya.

Buaya tersebut sebelumnya muncul pertama kali sekitar pukul 17.30 WIB, hari Kamis (14/6). dan kemudian setelah itu buaya tersebut kembali memperlihatkan dirinya pada hari Jumat (15/6) pukul 06.30 WIB pagi hari.

Buaya tersebut sempat ditembak. Namun buaya tersebut masuk ke dalam air lalu menghilang. Sempat dikabarkan buaya tersebut sempat menuju Ancol. Namun hal itu sudah dibantah oleh pihak Ancol itu sendiri.

Kemunculan Buaya Muara di Tanjung Priok hingga sekarang cukup meresahkan para warga. Semoga saja cepat tertangkap.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply