banner 468x60

Niat Tolong Polisi, Supir Kopaja 18 Tahun Ini Jadi Korban Bom Kedua

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Supir Kopaja 18 Tahun Menjadi Korban Bom Kampung Melayu

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Supir Kopaja 18 Tahun Menjadi Korban Bom Kampung Melayu

 

IndoHarian – Agung adalah supir Kopaja jurusan Kampung Melayu-Ragunan yg selamat dari kejadian maut peristiwa bom Kampung Melayu. Remaja yang berusia 18 tahun itu kesehariannya hanyalah mencari nafkah dengan menjadi supir Kopaja sampai malam hari. Namun, siapa sangka ada aksi teror bom yang hampir merenggut nyawanya pada hari Rabu 24 Mei 2017.

“Saya kan biasanya narik (mengemudikan) kopaja hingga malam hari. Usai saya selesai narik, biasanya saya minum es di warung kopi dekat Terminal Kampung Melayu. Saat saya sedang minum, ternyata di sana ada ledakan bom yang sangat besar sekali,” ucap Agung di Rs Polri Kramat Jati Jaktim, pada hari Jumat (26/5/2017).

Mendengar ada ledakan bom tersebut, Agung yg sedang duduk di dekat warung kopi pun sontak langsung berlari menuju arah suara ledakan itu. Dia berniat utk membantu para korban. Siapa sangka, selang dari lima menit kemudian, bom ke 2 pun meledak. Posisi Agung persis di dekat ledakan bom yang kedua.

“Saya pas dengar bom pertama langsung berlari buat bantuin orang-orang yang sedang angkat korban, pas saya bantu angkat, tiba-tiba langsung bom kedua meledak,” ucap Agung (supir kopaja).

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ketua MUI: Perbuatan Teroris Sangat Keji Dan Hukumnya Haram!!!
Demo Masyarakat Jayapura Pecah, Kapolres dan Ajudan Menjadi Sasaran
Warga Gelar Aksi Pasang Lilin di Lokasi Bom Bunuh Diri

 

Dia pun menjadi korban ledakan bom yang kedua di Kampung Melayu. Agung menceritakan usai peristiwa itu, mata, kuping kanannya tak dapat mendengar. Dia langsung lari terbirit-birit.

“Saya langsung berlari, dan naik angkot, minta tolong dibawa ke Rumah Sakit Budi Asih tapi supir angkotnya tidak mau. Saya langsung samperin mantan suami kakak saya, dan dibawa langusng lah ke Rumah Sakit Premier Jatinegara,” kata Agung.

Akibat kejadian ini, telinga kanan Agung tak bisa mendengar dan urat syaraf kaki kanannya putus.

“Kaki kanan saya langsung dioperasi malam itu saja, uratnya putus,” tutur Agung.

Sampai saat ini, Agung masih dirawat intensif di Rs Polri Kramat Jati. Dia mengaku kaki kanannya masih berasa sakit.

“Masih ngilu sekarang, tapi masih belum ada kabar mau dioperasi,” tutur Agung.

Sang ibu, Dewi Sunarti berharap supaya pelaku bom Kampung Melayu cepat tertangkap.

Kejadian ini tidak lantas membuat semangatnya menjadi luntur. Setelah sembuh dari penyakitnya, Agung pun akan tetap menjadi supir kopaja dan mencari nafkah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply