sakuratoto

Nuruzzaman Mundur Dari Gerindra, Gerindra Gunakan Hak Hukum!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Pernyataan Nuruzzaman Mundur Dari Gerindra Diberi Waktu Sebelum Gerindra Gunakan Hak Hukum

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Nuruzzaman Mundur Dari Gerindra, Gerindra Gunakan Hak Hukum! 

 

IndoHarian – Mohammad Nuruzzaman mundur dari Gerindra dengan memberikan tuduhan pada partai yang tengah dipimpin Prabowo Subianto tersebut. Tuduhan yang berasal dari Nuruzzaman tersebut berlanjut dengan mendapat somasi dari Gerindra.

Pengunduran diri dari Nuruzzaman disampaikannya melalui surat terbuka pada Ketum Gerindra Prabowo Subianto, yang akhirnya tersebar di grup WhatsApp. Saat dimintai konfirmasi atas surat tersebut, Nuruzzaman membenarkan surat tersebut.

Nuruzzaman mengatakan bahwa dirinya mengundurkan diri lantaran cuitan Waketum Gerindra Fadli Zon. Nuruzzaman, yang latar belakangnya seorang santri merasa bahwa Fadli telah menghina Katib Aam (Sekjen) PBNU Yahya Cholil Staquf atas kunjungannya ke Israel.

“Ya betul, saya mundur dari Gerindra,” ucap Nuruzzaman, pada hari Selasa (12/6/2018).

Nuruzzaman mengakui bahwa dirinya sudah sangat lama ingin keluar dari Gerindra. Tetapi cuitan Fadli Zon mengenai Yahya Staquf membuat kemarahannya memuncak.

“Pak Fadli nih menghina kiai kami,” ujarnya.

Setelah Nuruzzaman mundur dari Gerindra dihubungi secara terpisah, Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan jika Nuruzzaman adalah kader dari Partai Gerindra. Dari surat yang ditujukan ke Prabowo, tertera Nuruzzaman menjabat sebagai wasekjen. Dasco masih sedang mengecek perihal jabatan Nuruzzaman. Dasco mengungkapkan bahwa surat pengunduran diri dari Nuruzzaman masih belum diterima Gerindra.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kecaman dan Pembelaan Yahya, Jokowi Dikaitkan!
Perihal Yahya Staquf, Gerindra Menyeret Jokowi??
Kritikan PA212: Bertobatlah Yahya Cholil Staquf!

 

“Yang bersangkutan pengurus nonaktif. Sangat jarang ikut kegiatan partai,” ujar Dasco.

Berikut perkataan Fadli Zon yang menyebabkan pengunduran diri Nuruzzaman:

Cuma ngomong begitu doang ke Israel. Ini memalukan bangsa Indonesia. Tak ada sensitivitas pada perjuangan Palestina. Cuma #2019GantiPresiden.

Tetapi, pengunduran diri dari Nuruzzaman tidak berhenti sampai situ. Partai Gerindra telah mengirimkan somasi terhadap Mohammad Nuruzzaman. Gerindra menilai bahwa Nuruzzaman membuat pernyataan yang isinya fitnah yang disertakan dalam pernyataan mundurnya tersebut.

Kuasa Hukum dari partai Gerindra rangkap pengurus Partai Gerindra, Habiburokhman mengucapkan bahwa saat ini Lembaga Advokasi Gerindra tengah mempelajari pernyataan dari Nuruzzaman yang telah dimuat pada media. Pernyataan tersebut dinilai mengandung unsur fitnah pada Gerindra.

“Saat ini Lembaga Advokasi Gerindra sedang mempelajari pernyataan di berbagai media yang disebut dari saudara Nurruzzaman yang berisi fitnah teramat keji terhadap pengurus dan institusi Partai Gerindra antara lain mengatakan Gerindra corong kebencian,” ucap Habiburokhman tertulis, pada hari Rabu (13/6/2018).

Habiburokhman mengucapkan, apabila pernyataan itu benar disampaikan oleh Nuruzzaman, maka Gerindra beri kesempatan selama 3 x 24 jam pada Nuruzzaman guna memperbaiki pernyataan tersebut. “Dan sekaligus meminta maaf secara terbuka kepada seluruh kader partai Gerindra,” ujarnya.

Jika waktu yang diberikan diabaikan, sambung Habiburokhman, selanjutnya kami bakal menggunakan hak hukum dan melaporkan secara pidana serta menggugat secara perdata.

“Reputasi dan nama baik Gerindra sebagai partai pembela rakyat kami bangun dengan keringat, darah dan air mata selama lebih sepuluh tahun, dan tidak akan kami biarkan tercoreng oleh siapapun,” ucap Habiburokhman.

Pernyataan Nuruzzaman mundur dari Gerindra ditanggapi dan diberi waktu selama 3 x 24 jam untuk melakukan ralat.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply