sakuratoto

PARAH!!! Karyawan di Perusahaan Ini Hanya Mendapatkan THR Rp 8 Ribu

 NEWS
Iklan Ads

Perusahaan Ini Beri Karyawan Kontrak THR Rp 8 Ribu

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Perusahaan Ini Beri Karyawan Kontrak THR Rp 8 Ribu

 

 

IndoHarian – Ratusan karyawan kontrak di perusahaan yang bertempat di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, mengeluh karena hanya mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) tidak sesuai masa kerja mereka. Selama bertahun – tahun sudah mengabdi, mereka hanya menerima gaji ke-13 mulai THR Rp 8 ribu hingga Rp 1 juta.

Seperti yang dialami oleh salah satu karyawan berinisial S, rasa kekecewaan tergambar dalam raut wajahnya. Karyawan yang telah 10 tahun bekerja di perusahaan tersebut hanya mendapatkan THR Rp 100 ribu.

“Saya merasa sangat kecewa. Saya tidak mengerti bagaimana hitungannya Tunjangan Hari Raya,” tutur S ketika ditemui di perusahaan tersebut, pada hari Selasa 20 Juni 2017.

S menyebutkan, terdapat sekitar 200 karyawan bernasib serupa. Bahkan ada yang jauh lebih parah. “Setahu saya ada yang mendapatkan THR Rp 8 ribu, Rp 17 ribu. Pokoknya yang paling tinggi Rp 1 juta,” tutur dia.

Karyawati lain yang enggan disebutkan namanya juga merasakan hal yang serupa, namun sedikit lebih manusiawi. Karyawati yang bekerja sejak tahun 2005 itu hanya menerima THR Rp 1 juta.

“Sekarang THR dihitung berdasarkan dengan kontrak baru. Kontrak setiap enam bulan sekali. Misalnya kontrak tersebut habis di bulan Mei, THR dihitung sejak itu (Mei), bukan lamanya mengabdi. Kasihan sekali ada yang dapat Rp 8 ribu saja. Saya sendiri hanya dapat Rp 1 juta,” ungkap dia.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ultah Jokowi ke-56, Medsos Kebanjiran Ucapan
Seram !!! Begini Kondisi Penambang DiTerkam Beruang
Buni Yani: Sudah Saya Katakan, Saya Tidak Memotong Video Rekaman Ahok!!!

 

Sistem pemberian THR semacam itu baru berlaku pada tahun ini. Sebab, kata dia, perusahaan yang bergerak di dalam bidang garmen tersebut beralasan sedang mengalami kesulitan finansial. Sistem ini hanya menimpa sejumlah karyawan kontrak.

“Pada tahun kemarin karyawan kontrak yang telah bekerja di atas dua tahun, THR-nya menerima full satu bulan gaji. Gaji saya per bulannya hanya Rp 3,2 juta. Ya dapatnya hanya segitu. Tapi karyawan tetap tidak masalah (THR-nya),” ucap dia.

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi pihak perusahaan, seorang satpam yang sedang bekerja di tempat tersebut mengatakan, pimpinan perusahaan tak ada di lokasi.

“Semua sudah keluar dari ruangan. Sepi di sini,” tutur sekuriti yang mengenakan seragam hitam itu. Awak media tidak bisa mengonfirmasi mengenai THR Rp 8 ribu.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply