sakuratoto

Partai Demokrat Diajak Bergabung Gerindra, Demokrat Masih Ingin Menyerap Aspirasi

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Partai Demokrat Diajak Bergabung Gerindra Karena Demokrat Belum Menentukan Arah Koalisi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Indoharian – Partai Demokrat Diajak Bergabung Gerindra, Demokrat Masih Ingin Menyerap Aspirasi

 

Indoharian – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menyambut positif deklarasi pencapresan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, terkait dengan Partai Demokrat Diajak Bergabung Gerindra.

Roy menyatakan kalau partainya belum menentukan arah koalisi pada Pilpres 2019.

Roy menyadari, saat ini ada dua poros utama dalam Pilpres 2019 yakni kubu Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Roy menegaskan, Partai Demokrat belum memikirkan untuk merapat kesalah satu poros meski sudah diharapkan oleh Partai Gerindra untuk merapat.

Hal ini disampaikan Roy menanggapi ajakan Partai Gerindra untuk bersama-sama mengusung Prabowo sebagai capres.

“Pertama-tama kami ucapkan terima kasih dan apresiasi atas ajakannya tersebut, sekaligus juga kami sampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan rakornas kemarin di Hambalang. Jadi memang kami belum mengarah kesalah satu poros apapun agar bisa mendapatkan masukan dari aspirasi yang clear dari semua masyarakat. Tidak hanya mendukung poros tertentu ,” ujar Roy melalui pesan singkat.

Jadi memang kami belum mengarah kesalah satu poros apapun agar bisa mendapatkan masukan dari aspirasi yang clear dari semua masyarakat. Tidak hanya mendukung poros tertentu,”

Roy menjelaskan, pendaftaran capres dan cawapres baru akan dimulai pada Agustus, karena itu, Partai Demokrat Diajak Bergabung Gerindra, namun Partai Demokrat lebih memilih untuk berkeliling ke berbagai daerah demi menyerap aspirasi masyarakat dan konsisten untuk menentukan sikap politik pada Pilpres 2019.

Roy mengatakan, selain itu, Partai Demokrat masih menunggu hasil Pilkada 2018 untuk menentukan arah dukungan pada Pilpres 2019.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Rufinus : Deklarasi Prabowo Patut Dipertanyakan
Peluang Untuk Muhammadiyah Gabung Partai Golkar
Prabowo Berduel Dengan Jokowi di Pilpres 2019 Mendatang

 

“Semua itu menjadi pertimbangan, apalagi Pilkada dilaksanakan sebelum pendaftaran Pilpres,” ungkap Roy.

Sebelumnya, Wakil Sekjen Gerindra Andre Rosiade mengatakan, partainya tak khawatir kekurangan rekan koalisi dalam Pilpres 2019.

Andre menyadari bahwa saat ini baru PKS yang berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Andre menyatakan, jumlah kursi Partai Gerindra dan PKS sebanyak 113 kursi cukup untuk mendaftarkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon presiden.

“PKS Insya Allah akan bersama kami ya. Karena PKS sudah solid bersama kami,” kata Andre.

Andre mengatakan, Partai Gerindra juga menginginkan berkoalisi dengan partai-partai yang belum memastikan dukungan pada Pilpres 2019.

Ia mengatakan, saat ini ada tiga partai yang belum memastikan dukungan, yakni PAN, PKB, dan Partai Demokrat.

Andre berharap Partai Gerindra bisa mendapat dukungan dari ketiganya sehingga terbentuk koalisi yang besar.

“Kami juga bangun komunikasi dengan Demokrat dan PKB yang sampai sekarang belum memutuskan. Enggak usah ragu. Minimal PKS dan Gerindra. Kemungkinan besar rematch Pilpres 2014 akan berjalan, kalau Partai Demokrat Diajak Bergabung,” ujar Andre.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply