banner 468x60

Pasca Pembakaran Bendera, Dubes Indonesia Dapat Telepon Dari Pemerintah Myanmar

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Pasca Pembakaran Bendera Myanmar, Dubes Indonesia Sangat Menyayangkan Aksi Tersebut

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Pasca Pembakaran Bendera Myanmar, Dubes Indonesia Sangat Menyayangkan Aksi Tersebut

 

IndoHarian – Duta Besar atau yang di singkat Dubes Indonesia untuk Myanmar Ito Sumardi mengungkapkan, tanggapan yang diterimanya dari pemerintah Myanmar pasca pembakaran bendera di Indonesia. Usai kejadian tersebut, Duta Besar Indonesia mengaku mendapatkan telepon dari para pimpinan negeri Myanmar.

“Satu dua hari saya ditelepon oleh dua menteri dan tiga orang direktur jenderal (dirjen). Para pimpinan negeri Myanmar bertanya mengapa ada pelemparan bom molotov ke Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar untuk Indonesia di Jakarta. Para pimpinan negeri Myanmar juga tanya kenapa membakar bendera mereka?” ucap Ito saat ditemui wartawan di Hotel Tugu Malang, pada hari Jumat (8/9).

Saat mendapatkan telepon dari Para pimpinan negeri Myanmar, Ito tentu saja berusaha memberikan alasan dan pemahaman sebaik mungkin. Dia menegaskan bahwa kasus tersebut tak merepresentasikan semua demo yang dilakukan warga Indonesia. Kejadian pasca pembakaran bendera tersebut hanya dilakukan sebagian kecil masyarakat Indonesia atas kasus Rohingya di Myanmar.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Argo Hampir Putus Asa Dalam Kasus Penyerangan Penyidik Senior KPK
Washington Siap Jatuhkan Sanksi Ke Negara yang Melakukan Perdagangan Dengan Korut
Selain Video Sawer, Terdapat Juga Foto Hotman Paris Telanjang Dada Bareng Cewek Cantik

 

“Coba kalau bendera kita yang dibakar, apa kita terima hal tersebut?,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan supaya masyarakat Indonesia tak menyinggung harkat dan martabat masyarakat Myanmar. Sebab, jika mereka merasa tercabik atas tindakan tersebut akan mempengaruhi hubungan antara Myanmar dan Indonesia. Kalau seperti ini, ia khawatir pemerintah dan masyarakat Myanmar akan menutup kesepakatan bersama yang sudah dibuat untuk membantu Rohingya.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Myanmar di Jalan Haji Agus Salim menjadi sasaran unjuk rasa. Sejumlah massa Aksi Bela Rohingya meluapkan emosinya dengan terjadinya pasca pembakaran bendera Myanmar di depan kedutaan, pada hari Rabu (6/9) sore.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply