banner 468x60

Pedagang Karangan Bunga Rawa Bolong Menolak Pesanan Untuk Ahok

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Pedagang Karangan Bunga Rawa Bolong Habis Bahan, Terpaksa Tolak Pesanan

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Pedagang Karangan Bunga Rawa Bolong Habis Bahan, Terpaksa Tolak Pesanan

 

IndoHarian – Pedagang-pedagang karangan bunga papan khususnya diwilayah karangan bunga Rawa Belong Jakarta mulai menolak orderan warga yang di pesan untuk basuki tjahaja purnama atau yang lebih akrab di panggil dengan AHOK.

Penyebab penolokan pesanan warga untuk pak ahok dikarenakan stok sterofoam dan bambu yang sudah mulai kehabisan.

salah satu penjual karangan bunga, Pemilik Alfinza Florist, Yuliana (42), mengaku hanya menerima pesanan empat karangan bunga papan.

“Sisanya yang pesan dikirim untuk pada hari ini juga saya terpaksa tolak. Ada sekitar empat orderan yang telah saya tolak,” ucap Yuliana ketika ditemui awak media di tokonya, Kamis (27/4/2017) siang.

Yuliana menyampaikan, stok sterofoam di tokonya telah mulai menipis. Belum lagi pekerjanya yang sudah mulai kelelahan menangani pesanan yang mendadak itu.

“Saya tidak siap dengan pesanan yang mendadak untuk gubernur DKI jakarta ini. Makanya kita sedang tidak banyak stok sterofoam, kayu dan bahan-bahan lainnya,” tutur Yuliana.

Apalagi esok sudah masuk akhir pekan dimana pesanan untuk pernikahan yang sudah menanti.

“Kalau dipaksakan diterima yang orderan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yah bisa-bisa kehabisan stok untuk karangan bunga pesanan pernikahan,” ucap Yuliana.

Pantauan Indoharian.com, di lantai dua Blok A Pasar karangan bunga Rawa Belong tampak sibuk banget.

Jejeran papan-papan sedang disusun menjadi karangan bunga papan yang indah. Sebagian besar pekerja sedang mengerjakan pesanan karangan bunga untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Selain Yuliana, Dedi (30), salah satu pemilik toko lainnya, sedang merasa kesal di mejanya, siang tadi.

“Stok kayu dan papan saya kehabisan. Baru datang esok lagi. Padahal pada hari ini ada 15 pesanan untuk gubernur kita (AHOK),” ucap Dedi sambil menyesal.
Dia mengaku sangat tak menyangka kekalahan Ahok bakal mendatangkan rezeki untuk para pedagang bunga, khususnya karangan bunga rawa belong. “Kalau tahu begini saya stok papan sama sterofoam yang lebih banyak,” ucap Dedi yang mengeruk keuntungan sebesar Rp 50 juta dalam 3 hari ini dari papan bunga untuk Ahok.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply