banner 468x60

Pembangkit Listrik Irak Di Serangan Bom Bunuh Diri ISIS

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Tujuh Orang Tewas Atas Peristiwa Serangan Bom Bunuh Diri di Pembangkit Listrik Irak

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Tujuh Orang Tewas Atas Peristiwa Serangan Bom Bunuh Diri di Pembangkit Listrik Irak

 

IndoHarian – Pelaku serangan bom bunuh diri yang melakukan penyamaran sudah menewaskan sebanyak tujuh orang dan melukai tiga belas lainnya, pada hari Sabtu (12/9). Serangan tersebut dilakukan di pembangkit listrik Al-Jalesiyya di kota Samarra, Provinsi Saladin, Irak bagian Utara.

Jenderal Qassem al-Tamimi, kepala unit polisi yang di tugaskan untuk melindungi instalasi, menuturkan ada tiga penyerang yang mengenakan seragam militer. Menurutnya, mereka para penyamar dipersenjatai dengan granat dan memasuki lokasi pembangkit listrik tersebut.

Seorang petugas polisi, yang berbicara tanpa menyebut nama, menuturkan kepada kantor berita AFP, salah satu dari pelaku serangan bom bunuh diri meledakkan sabuk peledak yang dikenakannya. Sementara dengan dua pelaku lainnya ditembak mati oleh pasukan keamanan yang langsung bergegas ke lokasi kejadian.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Sungguh Menyedihkan! Tak Ada Yang Menjenguk Bos First Travel Saat Idul Adha
Ternyata Selama 8 Bulan Siti Kantongi Rp 5,1 Miliar Untuk Modal Maju Pilkada
PDI-P: Akan Langsung Kami Berikan Sanksi Jika Ada PDI-P Menggunakan Jasa Saracen!

 

“Saya sedang berjaga di shift malam dan secara tiba – tiba mendengar ada suara tembakan dan disertai suara ledakan. Beberapa menit kemudian saya melihat ada satu penyerang mengenakan seragam militer dan melemparkan sejumlah granat melalui jendela,” tutur Raied Khalid, seorang pekerja yang terluka oleh sepihan pecahan kaca, di kutip dari media setempat.

Polisi dan sumber medis di sebuah rumah sakit terdekat lokasi peristiwa mengatakan ketujuh korban tewas terdiri dari empat polisi militer dan tiga pekerja. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Serangan bom bunuh diri lokasi pembangkit listrik ini terjadi di tengah persiapan tentara Irak untuk melakukan operasi militer baru. Operasi tersebut bertujuan untuk merebut kembali distrik Kirkdu Al-Hawija dan distrik Sharqat Saladin, yang keduanya diketahui masih dalam dikuasai oleh kelompok teroris ISIS.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply