banner 468x60

Pengakuan Korban Pelecehan Seksual yang Trauma Usai Dadanya di Raba

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Korban Pelecehan Seksual Masih Trauma dan Takut Karena Pelaku Masih Belum Tertangkap

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Korban Pelecehan Seksual Masih Trauma dan Takut Karena Pelaku Masih Belum Tertangkap

 

IndoHarian – Pelaku pelecehan seksual yang sempat beraksi di Jl. Pinang, Depok masih belum tertangkap hingga saat ini. Hal tersebut membuat korban kasus itu jadi takut untuk pulang ke indekosnya. Korban pelecehan seksual di Jalan Pinang diketahui adalah seorang wanita berinisal D (berusia 23).

Menurut D, dalam seminggu terakhir ini dirinya lebih sering menginap di rumah teman ataupun di rumah keluarganya.

“Usai kejadian baru sekali pulang ke kost. Itu juga cuma untuk ngambil baju,” tutur D kepada Indoharian, pada hari Selasa (19/9/2017).

Jalan Pinang yang berlokasi di kawasan sekitar Jl Margonda memang terdapat banyak tempat kost khusus perempuan, salah satunya rumah kost yang ditinggali D.

Kebanyakan penghuni kost di kawasan itu adalah karyawati ataupun mahasiswi.

Menurut D Korban pelecehan seksual, rasa ketakutannya untuk pulang disebabkan karena rasa trauma dan menghindari tindak kejahatan serupa tak terulang kembali.

“Soalnya aku sudah dua kali kena kajadian seperti itu. Takutnya pelakunya ini masih satu geng, terus dia infoin ke teman-temannya untuk ngincer aku lagi,” tutur karyawati ini.

Pada hari Selasa (12/9/2017) minggu lalu, D datang ke Mapolresta Depok untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kepergok Buang Janin di Kloset, Wanita Ini Kalang Kabut
Terungkap Misteri Pembunuh Bidan Cantik, Ternyata Pelakunya Seorang…
Hati-hati!!! Tilang CCTV Kota Bandung Akan Segera Direalisasikan

 

D menyatakan kejadian terakhir yang dialaminya terjadi pada hari Senin (11/9/2017).

Dia mengaku telah dua kali menjadi korban pelecehan seksual di Jalan Pinang.

Kejadian yang pertama terjadi pada sekitar bulan Juni 2017.

D berharap dengan melaporkan kasus ini, pelaku segera bisa ditangkap sehingga tak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.

“Karena telah banyak (korban) yang sudah kena. Cuma tidak berani ngelapor,” ujar dia.

D mengatakan peristiwa terakhir yang dialaminya terjadi saat dia sedang berjalan kaki melintas di Jalan Pinang.

Saat itu tiba-tiba ada seorang pengguna sepeda motor yang menghampiri dan langsung meraba dada D.

Kejadian itu berlangsung dengan cepat.

Usai meraba dada D, pengguna motor tersebut langsung bergegas kabur.

D sempat berteriak.

Namun situasi di lingkungan sekitarnya saat itu dalam kondisi sepi.

Sehingga tidak ada orang yang dapat menghentikan laju motor pelaku.

Kendati demikian, D sempat menghapal pelat nomor kendaraan maupun jenis kendaraan yang dipakai oleh pelaku.

Pelaku diketahui menggunakan sepeda motor matic Honda Beat dan warna hitam dengan pelat nomor kendaraan B 3720 EAA.

“Samping kiri motornya ada stiker tulisan Metalica cuma sudah terkelupas,” ucap D.

Menurut D, pola aksi yang digunakan pelaku saat kejadian yang terakhir ini sama persis dengan yang digunakan oleh pelaku pada peristiwa yang pertama, maupun yang dialami oleh teman D lainnya.

Karena pada dua kejadian yang terjadi pelaku selalu menggunakan helm, D tidak mengetahui persis apakah mereka adalah orang yang sama.

Pada kejadian yang pertama, pelaku diketahui menggunakan motor matic Honda Vario berwarna putih, terang D Korban pelecehan seksual.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply