sakuratoto

Pengumuman Cawapres Joko Widodo, Ini Keputusan PD!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Dukungan PD Berdasarkan Hasil Pengumuman Cawapres Joko Widodo

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Pengumuman Cawapres Joko Widodo, Ini Keputusan PD!

 

IndoHarian – Partai Demokrat tengah menanti pengumuman cawapres Joko Widodo pada pilpres 2019. Sosok cawapres Jokowi akan menjadi cerminan sikap Demokrat, dan di antara yang menjadi sebuah pertimbangan yaitu sosok cawapres yang bersahabat dengan demokrat.

“Ya terutama secara personal harus tidak punya masalah dengan Partai Demokrat, friendly terhadap Demokrat, itu secara personal. Tapi secara ideologi harus seperti apa yang disampaikan Pak SBY, ideologi Pancasila, merangkul semua komponen bangsa itu menjadi syarat-syarat yang umum,” ucap Ketua DPP PD Ferdinand Hutahaen, pada hari Minggu (15/7/2018).

Ferdinand menegaskan bahwa sekarang Demokrat masih belum menentukan sikap apa akan merapat ke Jokowi atau Prabowo. Demokrat masih tengah menunggu, terutama dalam hal keputusan Jokowi untuk menentukan siapa pasanganya untuk bertarung dalam Pilpres 2019.

“Karena kami paham betul, Partai Demokrat kalaupun bergabung dengan koalisinya Pak Jokowi tidak akan mungkin dapat porsi wapres. Artinya apa? Jadi posisi wapresnya Pak Jokowi itu sangat menentukan bagi Partai Demokrat apakah Partai Demokrat akan mendukung atau tidak,” ucapnya.

Menurut pendapat Ferdinand, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyampaikan persyaratan yang harus dipenuhi apabila mau  mendapat dukungan dari Demokrat pada Pilpres 2019. Yang akan menjadi pertimbangan lainnya yaitu sosok cawapres itu harus sejalan dengan rencana politik dari partai Demokrat ke depannya.

“Jadi tentu bahwa posisi Wapresnya Pak Jokowi itu sangat menentukan bagi rencana politik Partai Demokrat. Nah kalau wakilnya Pak Jokowi itu berpotensi menghambat peluang rencana Partai Demokrat ke depan, ya tentu Partai Demokrat tidak akan mendukung,” tuturnya.

“Jadi di situ seperti apa nanti ya kita lihat, jadi kita menunggu keputusan Pak Jokowi. Makanya sebetulnya kami sangat berharap agar Pak Jokowi dalam waktu dekat ini sudah mengumumkan wakilnya kalau memang sudah ada, sehingga Partai Demokrat bisa mengambil sikap apakah akan mendukung Pak Jokowi atau tidak,” tambahnya.

Demikian halnya beserta pertimbangan dari Demokrat apabila nantinya akan mendukung Prabowo Subianto. Meski dalam waktu dekat ada rencana pertemuan antara Gerindra dan Demokrat, Ferdinand masih belum mengetahui dengan pasti hasilnya karena semua tergantung dari pengumuman cawapres Joko Widodo.

“Ya nanti kita lihat seperti apa, tetapi ya posisi Partai Demokrat tetap di situ melihat jalan politik Partai Demokrat ke depan tidak akan terhambat yang pertama. Yang kedua pertanyaannya kembali ke situ, rakyat ini dapat apa sih sebetulnya dari Pilpres ini. Yang paling penting rakyat itu dapat apa,” jelasnya.

Ferdinand sendiri menilai bahwa, para elite partai sekarang ini masih tengah disibukkan dengan bagi-bagi jabatan, kursi, hingga kekuasaan. Tetapi rakyat yang berada di bawah juga masih belum jelas akan mendapat apa dari kekuasaan tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Inilah Harapan Gubernur Sumbar
Pekerjaan Trotoar Sudirman-Thamrin Pakai Bandung Bondowoso Style
Ini Jawaban Prabowo Mengenai Kandidat Cawapres Pendamping-Nya!!!

 

“Rakyat di bawah ini pertanyaannya dapat apa dari semua kesibukan para elite ini bagi-bagi kekuasaan? Ini yang menjadi fokus Partai Demokrat, rakyat dapat apa, yang kedua jabatan wapres itu tidak boleh menghambat rencana politik Partai Demokrat ke depan,” ungkapnya.

Ferdinand sendiri kembali menegaskan, bahwa sosok cawapres yang bersahabat bakal membuat Demokrat turut merapat dalam salah satu calon pada Pilpres 2019 mendatang. Menurut dirinya hal tersebut mutlak untuk Demokrat.

“Kalau cawapresnya yang bermusuhan dengan Partai Demokrat tentu Partai Demokrat tidak akan mendukung, karena apa? 2024 nanti kan Pak Jokowi sudah tidak akan maju, ya kalau dia menang lagi 2019, artinya apa, wakilnya kan berpotensi untuk kemudian maju merunning sebagai capres,” terangnya.

Sebelum itu, SBY juga telah menegaskan apabila partainya masih terus menunggu siapa sosok yang akan dipilih oleh Jokowi untuk mendampinginya sebagai cawapres dalam pengumuman cawapres Joko Widodo mendatang. Sikap serupa pun telah ditunjukkan oleh beberapa partai lain. Hal tersebut sangat penting untuk menentukan sikap selanjutnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply