banner 468x60

Pesan Penting Dari Kapolri Untuk Warga, Perihal Bom Kampung Melayu

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Tito Karnavian: Bom Kampung Melayu yang Pertama Hanya Untuk Pancingan

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Tito Karnavian: Bom Kampung Melayu yang Pertama Hanya Untuk Pancingan

 

IndoHarian – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, ledakan pertama yg terjadi dalam insiden meledaknya bom Kampung Melayu, jaktim, pada hari Rabu (24/5/2017) merupakan pemancing supaya orang berdatangan dan berkumpul di titik ledakan bom pertama.

Kemudian, pelaku baru meledakkan bom yang kedua. “Ledakan pertama tidak terlalu besar, sehingga pelaku (pengebom pertama), Ichwan, hanya bagian tubuhnya saja luka di bagian belakang. Ini bom yang kecil, untuk memancing orang – orang berdatangan,” ucap Tito dalam jumpa pers di Rs Polri, Kramatjati, Jakarta, pada hari Jumat (26/5/2017).

Terjadi dua kali ledakan dalam peristiwa di Kampung Melayu itu. Menurut Tito, ledakan yang kedua jauh lebih besar dibandingkan dengan ledakan pertama.

Atas kejadian ini, Tito mengimbau ke seluruh warga agar tak langsung ke lokasi begitu mendengar ledakan apapun atau ledakan dari bom, seperti contoh bom Kampung Melayu.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Niat Tolong Polisi, Supir Kopaja 18 Tahun Ini Jadi Korban Bom Kedua
Mantan Brimob Ini Diguda Pelaku Bom Kampung Melayu
Kepolisian Telah Mengambil Sampel DNA Keluarga Pelaku Bom, Dan Hasil..

 

Adapun pelaku yg meledakkan bom kedua ialah Ahmad Syukri. Ledakan kedua terjadi kurang lebih empat menit berselang yang bom pertama.

Diduga, Ahmad Syukri membawa bom di dalam ranselnya kemudian meledakkan bom itu, usai ledakan pertama. “Ahmad Syukri meledak bom ke dua dan badannya hancur,” tutur Tito.

Dia juga menyampaikan, bom yg digunakan di Kampung Melayu itu merupakan bom jenis bom panci. Menurut Tito, bom dari panci pressure cooker ini tak bisa dianggap remeh.

“Karena panci ini memiliki kekuatan daya tekan tinggi dan kasus pressure cooker ini terjadi juga, bom yang besar di Boston, bom maraton Boston, itu juga gunakan alat panci pressure,” tutur Tito.

Bom Kampung Melayu meledak pada hari Rabu pukul 21.00. Sebanyak 16 orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu tersebut. 2 orang terduga pelaku tewas seketika, 3 polisi gugur, serta 6 polisi dan 5 warga sipil mengalami luka-luka.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply