Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Politik : Reaksi Guru Honorer Setelah di Marahi Ahok

 Politik
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Inilah Reaksi Guru Honorer Setelah di Marahi Ahok

ahok, guru honorer, BKD, CPNS, PNS

Reaksi Guru Honorer Setelah di Marahi Ahok

 

indoharian : Bermaksud mengadukan nasibnya dikarenakan tak dikasih kesempatan mengikuti tes Calon Petugas Negara Sipil (CPNS) oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI, banyaknya guru bantu alias guru honorer justru dimarahi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Para guru honorer itu dimarahi kala mengadu ketika berjumpa bersama Ahok di pendopo Balai Kota Jakarta. Sebelum dimarahi Ahok, awalnya Fauzi (38), salah satu orang guru honorer, menyampaikan ada 66 guru honorer, termasuk juga ia, yang dinyatakan tak sanggup mengikuti Computer Aided Test (CAT) oleh BKD. Dari 5.422 guru honorer di Jakarta, ada 4.800 yg telah mengikuti CAT. Adapun 66 orang, tak mampu ikut ketika BKD kembali menyelenggarakan tes utk 622 orang sisanya.

Fauzi menyampaikan, BKD tidak sedikit memberikan argumen. Salah satunya, 66 orang guru honorer tak memenuhi syarat. Dikarenakan ijazah mereka ialah ijazah perguruan tinggi kelas jauh, juga acara studi yang tak linear.

Padahal, dari 4.800 (guru honorer yang sudah mengikuti CAT), ada yang ijazahnya sama, satu universitas.

Di Sayangkan, Ahok tak langsung menerima penjelasan yang diungkapkan Fauzi. Jelasnya, guru honorer justru mempunyai motif politik. Perihal itu dikarenakan mereka beranggapan Kepala BKD DKI, Agus Suradika, berperan dalam tak diikutsertakannya mereka, setelah itu meminta Ahok mencopot Agus dari jabatannya.

Jangan main-main tuduh saja nih. Janganlah asal ngomong. Buktinya mana? Tetap salah BKD di mana? Aku sih bermain pecat saja jikalau Kepala BKD macam-macam.

Ahok selanjutnya mengemukakan pengalamannya mengurusi persoalan guru bantu diwaktu jadi anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (Dewan Perwakilan Rakyat) Republik Indonesia. Diwaktu itu, Dewan Perwakilan Rakyat hingga memanggil Wakil Gubernur DKI, Prijanto.

Dia menyaksikan adanya kebijakan pemerintah mengangkat guru bantu jadi PNS justru tidak sedikit diperlukan oknum. Aksi oknum itu, persis seperti yang sedang beliau hadapi, laksanakan protes disaat mekanisme pengangkatan tak menyertakan mereka dalam proses seleksi.

Begitu ada yang masuk seleksi. Tetapi dirinya enggak, dirinya teriak. Itu aku enggak menyukai.

Lagi pula, Ahok menyampaikan, BKD mempunyai prosedur yang baik untuk tentukan satu orang guru honorer yang patut diangkat. BKD mempunyai pertimbangan kalau satu orang guru honorer, lantaran mempunyai masalah administrasi, tak diikutsertakan dalam proses seleksi.

Biarpun tak ikut seleksi tahun ini, terhadap seleksi tahun berikutnya, mereka yang tak ikut, malah bakal dijadikan prioritas.

Kita mengupayakan memasukkan. Namun ada kuota dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negeri dan Reformasi Birokrasi, ada keterlambatan. Namun bukan berarti berkas enggak mampu di terima. Tahun 2015 enggak mampu, tahun 2016 dicoba. Ditunggu penyelesaiannya.

Ahok meminta para guru honorer tak meragukan komitmen pemerintah mengangkat mereka. Tetapi, melihat memotivasi dan tuntutan para guru honorer yang sekarang ini ada di hadapannya, Ahok merasa mereka bukan orang yang sesuai unttk diangkat.

Tuntutan yang mereka sampaikan menyiratkan motif politik. Mereka bukan memprotes. Dikarenakan merasa yang merupakan guru berkualifikasi yang tak diikutsertakan seleksi.

Saya justru jujur ya apabila Kamu kayak demikian, aku takut Kamu di terima sebagai CPNS, mentalnya bukan ingin kerja ini. Mentalnya mental politik.

Meskipun begitu, Ahok pula mengemukakan, seandainya maladministrasi benar-benar terjadi dikarenakan mereka jadi tidak ikut seleksi, beliau dapat meminta BKD melaksanakan penelusuran. “Jadi tolong, kami telah bilang dapat memasukkan seluruh guru bantu jadi PNS. Tinggal kami atur-atur administrasi.

Mendengar hal tersebut, para guru honorer berterima kasih. Salah seseorang dari mereka pula meminta maaf apabila cara mereka mengatakan keluhan malah memancing reaksi amarah dari Ahok.Terima kasih Pak, maaf.Reaksi Guru Honorer Setelah di Marahi Ahok

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply