Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Pontianak Gelar Festival Saprahan, Ajang Melestarikan Budaya Kuliner Melayu

 News, Wisata
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Pontianak Gelar Festival Saprahan, Ajang Melestarikan Budaya Kuliner Melayu

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Pontianak Gelar Festival Saprahan, Ajang Melestarikan Budaya Kuliner Melayu

IndoHarianSaprahan dalam adat istiadat melayu berasal dari kata “saprah” yg artinya berhampar, adalah budaya makan dgn cara duduk lesehan atau bersila diatas lantai secara berkelompok yg umumnya terdiri dari enam orang.

Dalam saprahan, seluruhnya sajian makanan disusun secara rutin diatas kain saprah. Sedangkan peralatan & perlengkapannya mencakup kain saprahan, piring makan, kobokan beserta serbet, mangkok nasi, mangkok lauk pauk, sendok nasi & lauk serta gelas minuman.

Buat menu sajian di antaranya, nasi, aneka lauk pauk & sayuran yg diolah dengan cita rasa khas pesisir. Dalam satu saprah rata-rata terdiri dari lima hingga enam menu yg disajikan dengan air serbat yg diramu dengan rempah berwarna merah.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Berikut Hal Yang Harus Anda Waspadai Saat Liburan Ke Eropa
Akhirnya Stefan William klarifikasi Hubungannya Dengan Celine Melalui Foto Mesra
Tawuran Di Pademangan, Seorang Siswa SMU Tewas Di Tempat Kejadian

 

Guna melestarikan tradisi budaya tersebut, Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kota Pontianak pun menggelar Festival Saprahan tingkat pelajar SMA/SMK yg digelar padaKamis (15/9/2016) di Rumah Melayu, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, Kalimantan Barat.

Festival ini yakni yg pertama kalinya digelar untuk tingkat pelajar. Pada Awal Mulanya, festival serupa sempat digelar kala menjelang Hri Menjadi Kota Pontianak, tapi pesertanya dari kalangan ibu-ibu kader PKK.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengemukakan, dari segi penyajian utk tingkat pelajar, Festival Saprahan ini sudah cukup baik walaupun pertama kalinya digelar utktingkat SMA/SMK.

“Saya harap ke depan, semua SMA/SMK khususnya sekolah negeri Se-Kota Pontianak diwajibkan mengikuti festival ini. Sekolah swasta juga kita ajak ikut aktivitas ini,”ucap Sutarmidji.
Wali Kota dua periode ini pun mengimbau agar tiap-tiap SMA/SMK menggelar festival serupa di sekolah masing-masing. Selanjutnya, jagoan dari lomba atau festival saprahan di sekolah diutus buat mewakili sekolahnya dalam festival tingkat SMA/SMK Se-Kota Pontianak.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

 

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply