banner 468x60

Posisi Ketua Umum Golkar Mulai Digoyangkan

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Kursi Ketua Umum Golkar Sudah Mulai Digoyang

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Kursi Ketua Umum Golkar Sudah Mulai Digoyang

 

IndoHarian – Kekuatan Setya Novanto di Partai Golkar dan DPR seakan tidak ada habisnya. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP dan sudah ditahan di rutan KPK, namun posisinya sebagai Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR tidak tergoyahkan.

Sementara untuk menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai Ketua Umum, Golkar menunjuk pegantinya yakni Idrus Marham sebagai pelaksana tugas.

“Rangkaian kesimpulan pertama telah menyetujui Idrus Marham sebagai Plt (pelaksana tugas) sampai ada putusan praperadilan,” ucap Nurdin di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, pada hari Selasa 21 November 2017.

Apabila gugatan Ketua Umum Golkar diterima dalam proses praperadilan, maka tugas Plt Idrus Marham akan dinyatakan berakhir.

Namun kini, kursi Setya Novanto di atas pimpinan Golkar mulai digoyang dari bawah.

Ketua DPD I Partai Golkar Dedi Mulyadi menuturkan setidaknya ada 20 DPD tingkat I yang sepakat untuk mendorong adanya Musyawarah Luar Biasa (Munaslub).

“Kami lagi konsolidasi DPD I ada 20 lah yang telah berkomitmen untuk mengajak lainnya, nggak usah disebutin, yang pasti Jawa sudah semuanya,” ucap Dedi Mulyadi ditemui di Kawasan Cikini Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (25/11/2017).

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Putra Mahkota Arab Saudi Ungkap Gebrakan Antikorupsi yang Jerat Para Pejabat
Gerindra Mau Goyang Koalisi Zaman Now
Sudah Ditetapkan Tersangka! Setya Novanto kekeh Pertahankan Status Ketum

Dorongan Munaslub, ucap Bupati Purwakarta itu dilakukan untuk kembali membuat Golkar berjaya. Ia menekankan saat ini permasalahan yang dihadapi Golkar tidak bisa hanya disikapi lewat rapat pleno atau rapat pimpinan nasional.

“Saya akan begitu senantiasa konsisten harus mengambil langkah-langkah penyelesaian pergantian pimpinan Partai Golkar,” terang Dedi.

Dorongan untuk segera munaslub tak hanya dari bawah. Namun, para elit Golkar yang berseberangan dengan Setya Novanto juga mendorong supaya munaslub segera dilaksanakan.

Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad menuturkan, roda organisasi harus segera kembali pulih. Salah satu cara yang harus ditempuh adalah dengan cara menggelar munaslub.

“Saya usulkan bulan Desember di Jakarta, Golkar menggelar munaslub,” tutur Fadel kepada media setempat di Jakarta, pada hari Kamis (23/11/2017).

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini menyampaikan, Golkar harus menggelar munaslub supaya bisa mengikuti pilkada serentak 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019. Sebab, aturan kepemimpinan Golkar di bawah Plt ketua umum saat ini tak ada dalam AD/ART Golkar.

“Makanya kita harus fokus untuk merencanakan munaslub,” ujar dia.

Fadel menambahkan, sebagai partai yang besar, Golkar tak boleh absen dalam agenda-agenda politik nasional yang hanya karena kasus Ketua Umum Golkar Setya Novanto terjerat kasus Korupsi E-ktp.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply