banner 468x60

Pria di Carolina Diselamatkan oleh Petugas Saat Serangan Jantung

 NEWS
banner 468x60

Pria Ini Kembali Hidup, Diselamatkan oleh Petugas  Usai Detak Jantung Berhenti 40 Menit

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Pria Ini Kembali Hidup, Diselamatkan oleh Petugas  Usai Detak Jantung Berhenti 40 Menit

 

IndoHarian – Seorang pria di North Carolina, Amerika Serikat, berhasil diselamatkan oleh petugas kepolisian walau jantung telah berhenti berdetak selama sekitar 40 menit.

John Ogburn, pria yang berusia 26 tahun itu, mengalami serangan jantung ketika sedang bekerja dengan komputer jinjingnya di tempat tinggalnya di Charlotte pada 26 Juni 2017.

Dua polisi yang segera tiba di rumahnya hanya sekitar satu menit usai telepon panggilan darurat memberikan bantuan CPR, dgn menekan dada dan sesekali memberi bantuan pernafasan mulut ke mulut, kepada ayah 3 orang anak tersebut.

Secara bergantian, Lawrence Guiler dan Nikolina Bajic terus berupaya utk menyadarkan dia kembali selama sekitar 42 menit hingga akhirnya jantungnya kembali berdetak, pada hari Selasa (18/7/2017).

Usai Ogburn dibawa ke rumah sakit, dokter kemudian secara sengaja membuat ia dalam keadaan koma utk membantu pemulihannya selama sepekan.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ini Dia Empat Penari Tanpa Busana di Inul Vista
Pretty Asmara Diciduk, Tujuh Nama Artis Kebawa, Yaitu
Ini Motif Gregory Lee Ingin Coba Bunuh Diri Di Bandara Ngurah Rai

 

Dia diminta untuk tidak mengemudi selama 6 bulan dan kembali untuk bekerja secara bertahap atau perlahan-lahan.

Ogburn kini merasa sudah jauh sepenuhnya sehat, kecuali dadanya yang masih terasa nyerih.

“Tingkat energi saya belum pada seperti yang sedia kala, tetapi itu mungkin karena rutinitas saya sedikit ada perubahan,” katanya kepada media setempat.

“Kombinasi dari (tekanan di dada dan internal defibrillator yg ditaruh di dadanya) membuat agak merasa sakit, tapi cuma itulah keluhan saya dan saya dalam kedaaan baik,” ucapnya.

Diselamatkan oleh petugas ia tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada dua polisi yang sudah menyelamatkan nyawanya.

“Dalam jangka waktu tertentu, mereka mungkin telah akan menghentikannya tapi tidak, mereka terus melakukannya untuk berusaha menyelamatkan saya, dan saya amat bersyukur dan sangat berterima kasih kepada mereka.”

Dr Michael Kurz, asisten profesor kedokteran di Universitta Alabama, menuturkan, “Bukti mengatakan kepada kita bahwa setiap menit jantung berhenti dan tak dilakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) secara baik, maka penurunan 10 utk selamat.”

Peristiwa John Ogburn di North Carolina memperlihatkan betapa pentingnya CPR dalam ‘jendela waktu keselamatan’.

Melakukan CPR yang tepat dengan segera bisa meningkatkan peluang untuk selamat sampai dua atau tiga kali.

Sebagian besar karyawan di AS tidak dilatih untuk menanangani darurat serangan jantung, dan hal itu perlu diubah.

Lebih dari 350.000 serangan jantung di luar RS terjadi di Amerika Serikat setiap tahunnya dan 90 korban meninggal karena tak ada penanganan darurat jantung.

Hanya 46 dari penderita serangan jantung di luar RS yang menerima bantuan darurat jantung sebelum diselamatkan oleh petugas kesehatan profesional tiba dan menolong.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply