banner 468x60

Putra Mahkota Arab Saudi Ungkap Gebrakan Antikorupsi yang Jerat Para Pejabat

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
banner 468x60

Pangeran Mohammed bin Salman Ungkap Gebrakan Antikorupsi Jerat  Para Bangsawan

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Pangeran Mohammed bin Salman Ungkap Gebrakan Antikorupsi Jerat  Para Bangsawan

 

IndoHarian – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, Mengatakan soal gebrakan antikorupsi yang menggemparkan dunia beberapa pekan lalu. Ia juga mengungkapkan proses di balik operasi antikorupsi yang digelar secara besar-besaran itu.

Hal ini diungkapkan Pangeran Mohammed bin Salman, yang biasa dipanggil dengan M.B.S. dalam wawancara dengan media Amerika Serikat (AS), New York Times (NYT), beberapa pekan terakhir, seperti dikutip media setempat pada Sabtu (25/11/2017).

Setidaknya 11 pangeran dan empat menteri Saudi ditangkap dalam operasi antikorupsi, awal bulan November lalu. Total ada 201 yang ditangkap terkait dugaan korupsi dan penggelapan dana total sebesar US$ 100 miliar (Rp 1.330 triliun).

Saat dimintai tanggapan soal opini yang menyebut gebrakan antikorupsi tersebut merupakan bagian dari upaya merebut kekuasaan, M.B.S. menjawab dengan singkat: “Menggelikan.”

M.B.S. juga menerangkan, kebanyakan pejabat dan pangeran yang kini ditahan di hotel mewah Ritz Carlton sudah secara publik menyatakan kesetiaan terhadap dirinya dan adanya reformasi yang tengah diupayakannya. Ia juga mengklaim ‘mayoritas keluarga kerajaan’ berada di belakangnya.

“Negara kami banyak menderita dari korupsi sejak pada tahun 1980-an sampai sekarang. Penghitungan dari para pakar adalah secara kasar sepuluh persen dari seluruh pengeluaran pemerintah disedot oleh korupsi setiap tahun, dari level atas sampai ke bawah,” jelas M.B.S. dalam wawancara dengan NYT.

“Bertahun-tahun pemerintah meluncurkan lebih dari satu ‘perang terhadap korupsi’ dan semuanya gagal. Mengapa? Karena semuanya dimulai dari bawah ke atas,” tuturnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gerindra Mau Goyang Koalisi Zaman Now
Fahri Minta Setnov Dibebaskan, Anda Sehat?
Mengerikan Anggaran Tim Anies Naik Hingga Rp 28 M

Saat Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud naik takhta pada 2015, dia bersumpah untuk menghentikan semua para korupsi. Selama lima dekade menjabat Gubernur Riyadh, Raja Salman tak pernah terseret satupun dakwaan korupsi.

“Awal tahun 2015, salah satu perintah pertamanya kepada timnya ialah mengumpulkan seluruh informasi soal korupsi — di level atas. Tim ini bekerja selama 2 tahun sampai mereka mengumpulkan informasi paling akurat, dan mereka mendapat kurang lebih 200 nama,” terang M.B.S.

Saat semua data sudah siap, jaksa penuntut umum Saudi al-Mojib langsung beraksi. M.B.S. menyebut setiap miliarder atau pangeran yang diringkus diberi dua pilihan.

“Kami menunjukkan kepada mereka semua dokumen-dokumen yang kami miliki dan segera sudah mereka melihatnya, sekitar 95 persen sepakat untuk penyelesaian,” tuturnya, merujuk pada kesepakatan untuk memberikan dana atau saham terkait korupsi kepada Departemen Keuangan Saudi.

“Sekitar 1 persen, mampu membuktikan bahwa mereka bersih dan kasus mereka digugurkan. Sekitar empat persen menyatakan mereka tidak korupsi dan ingin melanjutkannya ke pengadilan dengan pengacara mereka,” imbuh M.B.S. sembari menegaskan bahwa jaksa penuntut umum di Saudi sangat independen dan tidak bisa diintervensi.

M.B.S. menyadari tak mungkin dirinya dapat memusnahkan semua korupsi dari level atas ke level bawah. Namun paling tidak, sebutnya, gebrakan semacam ini akan dapat memberikan sinyal bahwa para koruptor tak akan lolos. Saat ditanya mengapa kinerja dan aksinya terkesan terburu-buru, seperti kehabisan waktu, M.B.S. memiliki jawaban yang sangat matang.

“Karena, saya takut di hari saya mati, saya akan mati tanpa mencapai hal-hal yang ada di pikiran saya. Hidup terlalu singkat dan banyak hal dapat terjadi, dan saya sungguh mau melihatnya dengan mata saya sendiri — dan itulah mengapa saya terburu-buru,” pungkasnya. Putra Mahkota Arab Saudi Ungkap Gebrakan Antikorupsi yang Jerat Para Pejabat.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply