Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Ramadhan Pohan masih tidak mengakui diri nya di tangkap polisi

 Politik
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Ramadhan Pohan masih tidak mau mengakui diri nya di tangkap polisi

Ramadhan Pohan, polisi, demokrat. Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, jakarta, AKBP Rina Sari Ginting, Kabid Humas

Ramadhan Pohan masih tidak mengakui diri nya di tangkap polisi


indoharian
: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan membantah bawa beliau dijemput paksa Petugas Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dari rumahnya di Jakarta, Selasa (19/7/2016). Tidak benar itu aku dijemput paksa. Memang benar ada panggilan lantaran ada laporannya. Dikarenakan itu, mesti aku tanggapi. Pagi ini, aku akan memenuhi panggilan itu, tapi aku tak dijemput paksa, begitulah ucap Ramadhan disaat dihubungi indoharian.com, Rabu (20/7/2016).

Ramadhan juga membantah tuduhan dia terlibat penipuan duit sebesar 24 miliar rupiah. Menurut Pohan, semasa mencalonkan diri juga sebagai wali kota Medan, ia tidak sempat berutang apa pun kepada pihak lain. Waktu itu aku memang lah lebih banyak dibantu orang dan tidak ada pertolongan yang disertai cek kosong sama sekali.

Oleh Karenanya, aku pun heran ini mengapa tiba-tiba aku disuruh melunasi utang dan dianggap menipu lantaran tidak melunasi utang tersebut. Beliau melanjutkan, sekarang dirinya telah berada di Medan, Sumatera Utara, untuk memenuhi panggilan Polda Sumatera Utara. Pokoknya hari ini, jam masihlah belum tahu, langsung aku dan pengacara akan datang ke Polda Sumatera Utara memenuhi laporan tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gamparan pedas Jokowi pada SBY masalah kelola Utang Negara
Ahok akan putuskan maju lewat parpol atau independen setelah teman ahok dan parpol bertemu
Kesaksian Supir Taksi Yang Menyudutkan Ahok Kembali Hebohkan Netizen

Kami pun sedang menyiapkan laporan kepada pihak yang melaporkan saya. Ditunggu saja, prosesnya masihlah tetap berlangsung, begitulah ucap Ramadhan Pohan. Pada Awal Mulanya diberitakan, Ramadhan Pohan dijemput paksa Petugas Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dari rumahnya di Jakarta, Selasa (19/7/2016).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat ini menjadi pelaku dalam perkara kasus dugaan penipuan duit sebesar 24 miliar rupiah, yang dipinjamnya dari para simpatisan, diwaktu mencalonkan diri menjadi wali kota Medan, tahun lalu. Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting sewaktu dikonfirmasi membenarkan informasi mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu ditangkap. Ya, benar, Ramadhan Pohan dijemput paksa dari Jakarta dikarenakan tak memenuhi panggilan Polda Sumut, begitulah ucap Rina Sari Ginting kepada indoharian.com.

Sementara dari demokrat sendiri belum menentukan sikap partai mereka terhadap kasus yang menimpa salah satu elite kader nya, demokrat memilih untuk memastikan terlebih dahulu apakah ramadhan pohan terbukti bersalah atau tidak karena mereka masih melihat azas praduga tidak bersalah masih ada.Ramadhan Pohan masih tidak mengakui diri nya di tangkap polisi

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply