sakuratoto

Ratusan Rumah Rusak Parah Ini Sebabnya!

 NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Ratusan Rumah Rusak Parah dan Memakan Dua Orang Korban, Disebabkan Oleh Gempa Dengan Kekuatan 4,4 Skala Ritcher

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Ratusan Rumah Rusak Parah ini Sebabnya!

 

IndoHarian – Gempa dengan Kekuatan ‘hanya’ 4,4 Skala Ritcher (SR). Relatif kecil untuk sebuah gempa di Indonesia yang berada di kawasan cincin api Pasifik. Namun, dampak dahsyatnya Gempa dengan kekuatan 4,4 SR ini. Ratusan rumah rusak parah. Akibatnya, ribuan warga harus mengungsi. Dua orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya terluka akibat gempa di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Tentu ada alasan mengapa gempa berkekuatan hanya 4,4 SR berdampak sangat besar di Banjarnegara.

Soal ini, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pos Pengamatan Banjarnegara, Setyo Aji menjelaskan, dampak gempa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kekuatan dan jarak antara pusat gempa dengan wilayah yang di tempati penduduk.

Jarak pusat gempa sekitar 30 kilometer bagian utara Kota, atau berdekatan dengan daerah utara Kabupaten Banjarnegara, seperti Kecamatan Kalibening. Semakin dekat dengan pusat gempa, guncangan akan semakin kuat terasa.

Kecamatan Kalibening, Banjarnegara merupakan daerah dengan wilayah yang paling terdampak dalam peta guncangan gempa 4,4 SR tersebut. Di wilayah itu, tiga desa terdampak paling parah, yaitu Desa Kasinoman, Kertosari, dan Lorengan.

Guncangan hebat di tiga desa, terutama di Kasinoman dan Kertosari juga dipengaruhi oleh gempa dangkal. Diperkirakan, pusat gempa hanya berkedalaman sekitar empat kilometer di bawah permukaan tanah, bisa disebut sebagai gempa permukaan.

Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan, dampak gempa bumi ini menimbulkan guncangan pada I Skala Intensitas Gempabumi (SIG) BMKG atau II MMI di wilayah sekitar Banjarnegara.

“Gempanya dangkal sehingga sangat terasa di wilayah tertentu, terutama yang paling dekat dengan pusat gempa, ratusan rumah rusak parah,” jelas Setyo Aji, pada hari Rabu, 18 April 2018.

Lokasi pusat gempa yang berada di daratan menunjukkan bahwa gempa terjadi aktivitas pada patahan lokal. Diketahui, Indonesia berada di atas pertemuan lempeng benua, yakni Indo-Australia dari bagian selatan, Eurasia dibagian utara, dan Pasifik dibagian timur.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gempa Banjarnegara Memakan Korban Beberapa Dusun!!
Rute Peralihan Bojonegoro, Maut Didepan Mata!!
Jembatan Widang Ambruk Ternyatan Ini Penyebabnya!!

 

Lantaran kecilnya kekuatan gempa yang terjadi, dampaknya pun hanya dirasakan dalam kawasan yang tidak terlalu luas. Hanya sebagian wilayah Banjarnegara yang merasakan gempa ini, terutama dibagian utara.

“Di luar Kecamatan Kalibening ada yang merasakan guncangan, tetapi dampaknya belum dilaporkan, sepertinya tidak begitu berdampak,” jelas dia.

Data sementara di Pos Tanggap Darurat Gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, pada Rabu malam lalu, sebanyak 317 rumah rusak parah. Rinciannya, yaitu di Desa Kertosari ada 62 unit, Kasinoman dengan jumlah paling banyak 217 unit ,dan Desa Plorengan sebanyak 37 unit.

Di tiga desa tersebut, tiga masjid juga rusak. Gedung SMP Negeri 2 Kalibening juga rusak dan tidak dapat digunakan. Jumlah pengungsi yang terdata sementara ini sudah sebanyak 526 kepala keluarga yang terdiri dari 2.104 jiwa.

Mereka tersebar di beberapa titik pengungsian dari empat desa Kecamatan Kalibening, yakni di Kasinoman, Kertosari, Plorengan, dan Desa Sidakangen.

“Kami juga membuka Posko Lapangan Darurat Bencana Alam Gempa Bumi Kecamatan Kalibening dan sudah mengevakuasi warga korban bencana ke titik aman,” Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara, Agus Haryono, mengungkapkan.

BPBD dan relawan juga terus mendata jumlah korban dan pengungsi sembari mendirikan dapur umum di dua titik berbeda, yakni di Desa Kasinoman dan Sidakangen.

BPBD juga sudah mulai mengirim bantuan logistik terutama makanan, mengamankan lokasi ratusan rumah rusak parah, dan berkoordinasi dengan dinas terkait serta relawan gabunga juga.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply