sakuratoto

Ridwan Dukung LGBT, Ini Penjelasannya!

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Ridwan Dukung LGBT Telah Diberikan Klarifikasi Atas Tuduhan Tersebut Oleh Dirinya Sendiri

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Ridwan Dukung LGBT, Ini Penjelasannya!

 

IndoHarian – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil, melakukan klarifikasi melalui akun media sosial Twitter terkait beberapa isu negatif kepadanya. Dalam klarifikasi atas tuduhan Ridwan dukung LGBT, lelaki yang akrab disapa Emil itu membantah tudingan pihak yang menyebutkan pro Lesbian Gay Biseksual Transgender atau LGBT.

“Itu fitnah. Semua yang dilarang Alquran, RK juga larang. Jika tetap melakukan, maka dosa ditanggung masing-masing,” ucap pria yang akrab disapa Emil itu dalam klarifikasi yang disampaikan admin akun Twitter @ridwankamil, pada hari Selasa (26/6) malam.

Emil menerangkan bahwa dirinya pun sudah menutup Kafe serta Spa LGBT yang ada di Bandung sewaktu kepemimpinannya menjadi Wali Kota.

“Itu maksud RK. Satu-satunya Wali Kota yang berani menutup cafe/spa LGBT di Bandung. Mau digugat oleh kelompok LGBT karena melarang mereka kampanye LGBT di medsos,” ucapnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
5 Daerah TPU Rawan Konflik, Nggak Nyangka Nomor 5 Pasti Bikin Kaget!!
Pernyataan Airlangga Dibantah, Ini Sebabnya
PAN Gabung Gerindra, Ini Ungkapan Syarief

 

Isu Ridwan dukung LGBT disampaikan oleh beberapa pihak yang kemudian Juga dia menyampaikan klarifikasi terkait dugaan dirinya mendukung presiden Jokowi dalam pilpres 2019 mendatang. Emil mengaku bahwa sampai saat ini dirinya masih belum menjatuhkan dukungan kepada calon manapun.

“Tidak ada permintaan tertulis, yang ada hanya permintaan lisan dari petinggi partai yang sudah mengusung calon presiden. RK bukan kader partai. Yang ada RK akan memutuskan dukungan di waktu yang tepat,” ucapnya.

Isu lain yang juga dibantah oleh Emil terkait tudingan Syiah ataupun mendukung Syiah. Dalam klarifikasinya itu, Emil mengatakan bahwa dirinya adalah seorang muslim beraliran Sunni Aswaja. Bahkan telah mengurus sejumlah pesantren di Sumedan dan Bandung.

Emil juga menampik tuduhan tidak pro Palestina dan Rohingya. Emil menjelaskan bahwa dirinya juga sempat memberi dan juga mengumpulkan bantuan untuk masyarakat muslim Rohingya dan Palestina.

Terkait dengan hal lain yang bersangkutan dengan dukungan dirinya terhadap aksi 212, serta disebut anti FPI juga sering berkata kasar terhadap pendukung FPI, Emil membantahnya.

“RK tidak anti (212) bahkan RK memberi bantuan Rp25 juta dan tukang pijat, ada beritanya di Google,” ucap dia.

Berkaitan dengan FPI dia mengaku dirinya memang pernah berkata kasar sebelum dia menjabat sebagai wali kota. Cuitan mengenai FPI tersebut dilakukannya pada 2010 lalu.

“Itu twit saat RK masih nyinyir, RK juga sudah meminta maaf secara terbuka,” tulisnya.

Tuduhan mengenainya yang disebut liberal dan juga tidak peduli pada islam pun telah dibantahnya. Dalam klarifikasi tersebut emil bahkan menjelaskan berbagai acara ke-Islam-an yang diadakan sejak dirinya menjabat sebagai wali kota.

Sementara berkaitan dengan dirinya mengizinkan 300 gereja berdiri di Bandung selama menjadi wali kota pun telah dibantah. Dia mengaku mengizinkan pendirian sepuluh rumah ibadah yang terdiri dari lima masjid, dua gereja, dan tiga vihara.

Terkait dirinya yang memilih partai Nasdem dan tidak bersama dengan Gerindra, dalam klarifikasi tersebut Emil juga telah menjelaskan alasannya. Menurut Emil, Gerindra menetapkan syarat siap mengusungnya asalkan dia menjadi anggota partai. Sedangkan Partai Nasdem hanya memberikan dukungan dan tidak memintanya menjadi anggota partai.

Tuduhan Ridwan dukung LGBT telah dilakukan klarifikasinya melalui akun twitternya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply