Saling Ancam! Oesman Sapta Ancam KPU Mengenai DCT, DPD Kalbar

Oesman Sapta Ancam KPU Karena Oso Belum Juga Dimasukan Ke Daftar Calon Tetap (DCT) DPD Di Kalbar

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Saling Ancam! Oesman Sapta Ancam KPU Mengenai DCT, DPD Kalbar

Indoharian – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Ancam KPU tetap menjalankan keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara dan Mahkamah Agung (MA) mengenai perihal dirinya yang belum juga dimasukan ke daftar calon tetap (DCT) caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Hal itu diungkapkan Oesman Sapta usai pembicaraan dengan agenda dan mendengarkan pelapor di Bawaslu RI, Jumat, 28 Desember 2018.

Menurut Oso, beginilah Oesman Sapta akrab dipanggil, dia telah menjabarkan fakta-fakta hukum yang sudah di lewatinya selama prosedur di PTUN dan MA kepada Bawaslu di dalam musyawarah hari ini. Oso pun berargumen menghormati MK, tetapi mendesak putusan MK Nomor 30/PUU-XVI/ 2018 tak berlaku surut.

Terungkap bahwa, didalam keputusan MK tersebut, menegaskan menyinggung pelarangan pengurus parpol mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPD RI. Selagu di PTUN dan MA sebelumnya, Oso sudah menang atas kebijaksanaan yang dikeluarkan KPU.

“Saya sudah menyampaikan sesuai fakta-fakta hukum selama ini berjalan dan tidak menambahkan dan juga tidak menguranginya, kami sangat menghormati jalur hukum dan saya tegaskan kami menerima apapun keputusan dari MK. Akan tetapi UU kan mengungkapkan bahwa MK tidak berlaku surut. Itu saja. Jadi UU MK kami tidak menolak. MA pun menerima keputusan MK. Pemberlakuannya yang kami tidak terima, pemberlakuannya yang tidak berlaku surut, dan yang berhak memutuskan adalah MA tentang hal tersebut,” ujar Oso di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

Karenanya, Oso sangat berharap kepada KPU RI menjalankan lebih dulu putusan dua lembaga peradilan itu dengan cara langsung memasukan dirinya ke dalam DCT DPD RI di Kalbar.

“Jadi keputusan PTUN kami sudah lebih dulu menang. MA juga sudah memperintahkan. Bawaslu juga sudah memperintahkan kepada KPU untuk melakukan keputusan PTUN tersebut. Ya begitulah. Jadi harapannya agar kembalilah ke jalan yang benar itu saja,” ujar Wakil Ketua MPR tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Heboh! Prabowo Sindir Elite Jakarta Karena….
PARAH! Wiranto Sindir Prabowo, Yang Menyatakan Indonesia Punah
Alasan, Fadli Sindir Goenawan Sebagai Parasit Demokrasi

Oso menegaskan adanya hukum pidana apa bila KPU tetap tak mengakomodir keputusan PTUN, dan Ketua DPD itupun memperingati KPU supaya tidak terjadi hal-hal yang tak di inginkan apabila terus-menerus “menjegal dirinya”.

“Kalau tidak ingin dijalani KPU melanggar hukum. Langkah selanjutnya adalah, saya tidak tahu ya, saya juga kan punya bagian, dan punya konstituen. Jangan sampai ada hal-hal di luar keinginan kita,” Oesman Sapta Ancam KPU.

Yang pasti, jelas Oso, ia menginginkan KPU tidak ‘main mata’ kepada siapapun, apalagi sampai merelakan dirinya. “Kan KPU itu dimiliki semua orang. Tidak boleh di manfaatkan oleh siapapun. Apalagi dalam kepentingan-kepentingan lain,” ungkap Oso.

Ditemui di lokasi yang sama, Pengacara Oso, Dodi Abdul Kadir mengungkapkan bahwa intinya sejak awal KPU tidak pernah melakukan komunikasi dengan kliennya terpaut pencalonan DPD RI. Itulah yang di bicarakan Oso kepada Bawaslu RI tadi. Selain itu juga tersirat adanya ancaman dari KPU RI kepada Oso ihwal karena statusnya sebagai Ketua Umum Partai Hanura.

“Nah hal yang diketahui oleh Oesman Sapta adalah KPU memerintahkan Ketum Partai Hanura untuk mundur atau hengkang, dan di sana ada kata-kata yang dirasakan Pak Oesman Sapta adalah ancaman kepada Ketum Partai Hanura tersebut,” ungkapnya.

“Apabila Ketua Umum Partai Hanura tidak mau mundur maka Oesman Sapta tidak akan dimasukan dalam DCT DPD Kalbar. Jadi inilah yang dirasakan menjanggal oleh Oesman Sapta, kenapa KPU tidak pernah ada pembicaraan kepada dia sebagai calon DPD tapi bahkan mengirim suratnya pun itu ke DPP Partai Hanura, padahal ada alamat Oesman Sapta sebagai calon DPD ada alamat resminya. Itu yang diterima oleh Bawaslu,” imbuh dia.

Dikonfirmasi alasan Oso masih ingin menjadi sebagai caleg DPD, padahal statusnya sebagai Ketum Partai yang cukup berat menghadapi Pemilu serentak 2019, Dodi berkelit itu bukan subtansinya. Menurut dia, yang diperjuangkan oleh Oso saat ini.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Ancam KPU jika tetap tidak mau memasukannya keladam DCT DPD Kalbar hingga waktu yang ditentukan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *