banner 468x60

Setelah Ditangkapnya Kelompok Saracen, Ujaran Kebencian Menjadi Menurun 30%

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Setelah Kelompok Saracen Ditangkap, Polisi Sebut Ujaran Kebencian Menjadi Menurun

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Indoharian – Setelah Ditangkapnya Kelompok Saracen, Ujaran Kebencian Menjadi Menurun 30%

 

Indoharian, JAKARTA — Martinus Sitompul selaku Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol telah mengatakan, sejak anggota pengurus kelompok Saracen ditangkap, polisi pun lebih intens melakukan patroli siber dan ujaran kebencian menjadi menurun.

Terdapat sejumlah penangkapan yang terkait pada pelanggaran ujaran kebencian yang berlandaskan suku, agama, ras, dan antargolongan sesudah kasus itu terungkap. Beberapa di antaranya rupanya adalah anggota Saracen.

Sebab menurut Martinus, terungkapnya kelompok tsbt telah membuat intensitas ujaran kebencian di medsos menjadi menurun.

“Sebanyak 20-30% ujaran kebencian telah menurun. Beberapa hasil patroli siber pun melihat cukup, tak secara signifikan (menurun),” ucap Martinus saat di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Martinus pun mengatakan, penyidik telah menghimpun data siapa saja orang yg sering di-bully atau yg banyak dibenci di medsos.

Karena menurut dia, pihak yg sering dijadikan objek ujaran kebencian pun mengaku serangan pada dirinya berkurang.

Masyarakat pun banyak yg memberi masukan kepada polisi kalau saat ini konten ujaran kebencian, meski masih ada, tapi sudah berkurang.

“Kami sadari dari penangkapan anggota Saracen, dia yg selama ini produksi, menyebarkan, sudah jauh berkurang,” ucap Martinus.

Irjen Setyo Wasisto selaku Kepala Divisi Humas Polri pun mengatakan, penurunan angka penyebaran ujaran kebencian di medsos tidak lantas membuat polisi lengah. Jumlah ujaran kebencian menjadi menurun.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Akhirnya Asma Dewi Ditangkap Karena Polisi Telusuri Grup Facebook Saracen
Terkait Kasus Asma Dewi, Polisi Buru Bendahara Saracen
Akhirnya.. Penghina Istri Jokowi Ditangkap Polisi

 

Sesudah tertangkapnya Asma Dewi, ibu rumah tangga yg mengunggah konten ujaran kebencian dan mentransfer Rp 75 juta ke Saracen, dan juga ditangkap lagi mahasiswa yang berinisial DI yg juga menghina ibu negara, Iriana Joko Widodo.

Setyo pun sangat menyayangkan ada warga yg belum kapok dgn banyaknya penindakan polisi selama ini dgn Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Saya menyayangkan masih adanya akun akun yg menayangkan atau meng-upload ujaran kebencian baik kepada orang perorang maupun kelompok yang bersifat SARA & tak layak ditampilkan,” ucap Setyo.

Setyo pun meminta partisipasi masyarakat utk ikut adil dalam mengurangi angka ujaran kebencian di dunia maya.

Masyarakat bisa melapor ke polisi apabila telah menemukan konten yg terindikasi melanggar UU ITE tsbt. Sebab, lingkup dunia maya terlalu luas bila hanya mengandalkan cyber troops dari Polri.

Di samping itu, Setyo juga meminta kepada masyarakat menahan diri utk tidak mengunggah konten yg bernada negatif.

Mengenai ujaran kebencian menjadi menurun. “Apalagi kita ini bangsa Timur, dikenal dengan sifat sopan santun, adat istiadat yg luhur. Kita harap ada perubahan, tak lagi menayangkan ujaran kebencian,” ucap Setyo.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply