Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

SHARE!!! Anang Hermansyah : Berapa Banyak Tenaga Kerja Yang Dipecat Jika Harga Rokok Naik?

 Aktor, News
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

SHARE!!! Anang Hermansyah : Berapa Banyak Tenaga Kerja Yang Dipecat Jika Harga Rokok Naik?

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

IndoHarian – Anang Hermansyah : Berapa Banyak Tenaga Kerja Yang Dipecat Jika Harga Rokok Naik?

IndoHarian, JEMBER- Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Anang Hermansyah, meminta pemerintah mengkaji secara menyeluruh wacana dinaikkannya harga rokok. Menurut Anang, butuh diukur daya beli penduduk sebelum harga rokok dinaikkan.

“Harus dikaji dengan cara menyeluruh, apakah iya seluruh penduduk bakal menjangkau dengan harga berkisar Rupiah 50.000 itu?” ungkap Anang, Sabtu (20/8/2016).

Anang mengaku khawatir, wacana naiknya harga rokok tersebut berdampak pada maraknya peredaran rokok tidak bercukai.

“Apa ini pula tak berbahaya, seandainya setelah itu harga rokok naik, sehingga bakalan banyak rokok tak bercukai yg beredar. Tetap digunakan anak-anak belia, lak tambah akeh seng mati (kan tambah banyak yang mati),” ucapnya.

Belum lagi persoalan lain yg bakal muncul, terutama di daerah penghasil tembakau. Anang meminta pemerintah memikirkan efek kenaikan harga rokok kepada daya serap tenaga kerjanya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Richard Mainaky adalah orang di balik kesuksesan owi dan butet
Tangisan Memilukan Mahmoud Roslan, Fotografer Omran Daqneesh di Suriah
Harga Rokok Di Indonesia Sudah Mulai Naik? Beredar Foto Rokok Rp 134.000 Per Bungkus!!!

“Kalau selanjutnya harga rokok mahal, lalu tak terbeli, berapa banyak pabrik yang akan tutup. Seandainya tutup gimana nasib tenaga kerjanya, ini kan juga mesti dipikirkan. Karena tak sanggup dipungkiri, keberadaan pabrik rokok juga menyerap banyak tenaga kerja,” tutur Anang.

Untuk itu, Anang meminta, kebijakan tersebut lebih proporsional, dengan melihat secara menyeluruh resiko lain, seandainya harga rokok dinaikkan.

“Kita sepakat dengan pengurangan rokok utk maksud kesehatan, tapi kebijakan itu mesti serasi,” kata Anang.

Pemerintah mengaku mendengarkan usulan kenaikan harga rokok jadi Rupiah 50.000 per bungkus.

Oleh dikarenakan itu, pemerintah bakal kaji penyesuaian tarif cukai rokok yang merupakan salah satu instrumen harga rokok.

“Cukai rokok belum kami diskusikan lagi, namun kami kan umumnya tiap-tiap thn ada penyesuaian tarif cukainya,” papar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara di kantor Kemenku, Jakarta, Rabu (17/8/2016).

sampai kini, harga rokok dibawah Rupiah 20.000 dinilai jadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia.

Hal tersebut membuat orang yg kurang mampu sampai anak-anak sekolah gampang membeli rokok.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply