Siaga Satu! Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf Sandera Warga WNI

Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Sedang Berupaya Membebaskan 2 Warga WNI Asal Kabupaten Wakatobi Yang Di Sanderah Oleh Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoaharian – Siaga Satu! Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf Sandera Warga WNI

Indoharian – Dua orang warga negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, disandera Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkapkan, pemerintah selalu berupaya untuk membebaskan kedua warganya.

“Terkait dengan yang ada di video beberapa waktu lalu, sempat video tersebut viral, mungkin yang dapat kami sampaikan bahwa kita dapat mengkonfirmasi bahwa kedua orang tersebut adalah WNI asal Wakatobi Sulawesi Tenggara,” jelas Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir dalam jumpa pers di Gedung Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, pada hari Kamis (21/2/2019).

Sosok yang akrab disapa Tata ini mengungkapkan, kedua WNI bernama Hariadin dan Heri ini diculik oleh kelompok bersenjata di wilayah Filipina selatan. Mereka bersama seorang (Warga Negara) WN Malaysia diculik saat bekerja di kapal ikan di perairan Sabah, Malaysia pada 5 Desember 2018 yang lalu.

“Sejak kita mengetahui bahwa ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang kembali diculik di perairan luar negeri, terus berkomunikasi dengan keluarga dan juga pihak-pihak di Malaysia maupun di Filipina,” jelas Tata. Dia akan memastikan seluruh perkembangan terkait pembebasan yang disampaikan ke keluarga.

Terkait video penculikan yang sempat viral, bagi Tata ini bukan kali pertama hal yang sama terjadi. Para pelaku memang sengaja menyebar video tersebut untuk memberi tekanan kepada keluarga korban.

“Sejak tahun 2016 ini merupakan penculikan ke-11 yang dilakukan oleh Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf, terhadap WNI di perairan Sabah Malaysia. Kita sendiri telah berhasil membebaskan kalau tidak salah ya di perairan Sabah dan sekitarnya sebanyak 36 (orang) dan kita membebaskan 34 WNI dan sisanya dua yang sedang kita upayakan untuk pembebaskan atau penyelamatan,” ucapnya.

Terkait kelompok Abu Sayyaf yang meminta tebusan sebesar Rp 10 miliar agar para sandera dibebaskan, Tata tidak mau berkomentar banyak tentang hal tersebut. Jelasnya, tidak ada negosiasi dengan teroris.

“Secara prinsip, bahwa kita akan melakukan semua upaya untuk melakukan pembebasan dan biasanya itu (uang tebusan) merupakan suatu hal yang tidak kita bahas sama sekali kepada pihak penyandera yakni Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf,” ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *