sakuratoto

Strategi Berkoalisi Demokrat Untungkan Partai Koalisinya

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Strategi Berkoalisi Demokrat Akan Memberikan Tiga Keuntungan Pada Partai Koalisinya

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Strategi Berkoalisi Demokrat Untungkan Partai Koalisinya

 

IndoHarian – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat, Hinca Panjaitan, mengatakan bahwa partainya sedang berpolitik dengan menggunakan strategi berkoalisi Demokrat di Pemilihan Presiden yang akan datang pada tahun 2019. Ia memberitahukan, sekarang ini semua partai politik (parpol) peserta pemilu tidak ada yang mampu mencalonkan capres-cawapres tanpa harus ikut berkoalisi.

“Jadi koalisi (Demokrat) bukan tentang siapa yang jadi cawapresnya, tetapi kami bakal berkoalisi dengan program yang sudah kami terima,” ucap Hinca, di tempat yang sama, pada hari Minggu, 24 April 2018, Serang.

Yang jelas, dia menyatakan adanya keuntungan bagi parpol yang akan berkoalisi dengan Demokrat. Ia menyebutnya dengan beli satu mendapat tiga.

Keuntungan yang pertama strategi berkoalisi Demokrat, lanjut Hinca, mitra koalisinya akan mampu memperoleh suara sebesar 10 persen pendukung Demokrat. Keuntungan kedua, yakni mendapat pengalaman dari SBY yang sudah pernah menjadi presiden selama dua periode.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ungkapan Roy Suryo Bantah Bocorkan Pesan SBY!!!
Ternyata ini Sebab Dari Larangan SBY Kepada Roy Diberikan!!!
Ternyata Ini Adalah PR Berat Oposisi Jokowi

 

Dan ketiga, yaitu mendapatkan dukungan politik sebanyak 100 juta dari pemilih milenial yang merupakan pendukung dari AHY.

“Terus tik tok tik tok (giring bola), sampai depan gawang, ini sudah di babak kedua. Jika hanya mengumumkan capresnya saja masih belum lengkap. Kami bakal selesaikan dulu persoalan pilkada sampai Juni, nanti Juli baru berbicara tentang itu, kemudian Agustus bakal kami ambil langkah ke kesana (capres-cawapres),” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Demokrat SBY menyatakan ia bakal memasangkan calon presiden dan calon wakil presiden sesuai dengan yang rakyat kehendaki. Ia bakal mengambil keputusan setelah melakukan keliling nusantara.

“Insya Allah nanti bakalan ada pemimpin baru yang amanah, cerdas dan berpikir masih rakyat banyak,” ucap SBY, di depan ratusan ulama, santri dan masyarakat Kota Cilegon, pada hari Minggu malam, 24 April 2018.

Dengan strategi berkoalisi Demokrat, SBY berharap agar bisa memenangkan pilpres pada tahun 2019 mendatang.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply