Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Susah Tidur? Dan Susah Bangun ? Ternyata Ini Alasannya

 Kesehatan
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Susah Tidur? Dan Susah Bangun ? Ternyata Ini Alasannya

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Susah Tidur? Dan Susah Bangun ? Ternyata Ini Alasannya

indoHarian – lagi lagi ini adalah sebuah gangguan kesehatan yang hampir rata rata di alami oleh sekian banyak manusia , akhir minggu selalu kita nantikan karena mampu bebas tidur sampai siang. walaupun, sebahagian manusia kesulitan bangun pagi nyaris setiap hri sampai terlambat beraktivitas.

Kini, para ahli mengetahui kenapa sebahagian insan susah tidur di malam hri dan bangun pagi. Penyebabnya yakni jam biologis mereka terlampaui lambat.

Kesimpulan itu di sampaikan tim peneliti dari Adelaide, Australia. Mereka mempelajari gangguan fase tidur yg dicirikan dengan kesulitan tidur dan bangun pagi pada waktu yg konvensional.

Gangguan fase tidur diperkirakan dialami sekitar 15 persen remaja dan bisa terjadi seumur hidup.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
15Ribu dokumen Penting Bandung ada di Negara Kincir Angin
Yamaha MX King 150CC, Rajanya Motor Bebek
Ahok-Djarot : Salam 2 Jari, Untuk 2 Periode, Jangan Lupa Pilih No.2

Menurut Profesor Leon Lack, ketua peneliti, jam biologis manusia dengan kesukaran itu terjadi lebih lambat dibanding rata-rata.

Susah Tidur? Dan Susah Bangun ? Ternyata Ini Alasannya “Mereka rata-rata baru dapat tidur di jam 2 atau 3 pagi. risikonya sulit untuk bangun pagi keesokan harinya,” kata Lack.

Mayoritas manusia memiliki jam biologis 24 jam. Jam biologis ini mempengaruhi rasa kantung dan suhu tubuh inti. Tapi, bagi orang dgn gangguan fase tidur dipakai saat lebih lama untuk memenuhi siklusnya maka mereka dapat tidur dan bangun terlambat.

Penelitian ini memang baru dilakukan pada sedikit orang, maka butuh dibuktikan pada komunitas yg lebih luas. seandainya benar-benar terbukti, nanti para peneliti bisa mengembangkan terapi yg tepat untuk mengatasinya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply