Tabloid Pembawa Pesan Berulah!

Tabloid Pembawa Pesan Berulah, Makin Banyak Tabloid Sampah Beredar Menjelang Pemilu Siapa Dalangnya?

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Indoharian – Tabloid Pembawa Pesan Berulah!

IndoharianTabloid Pembawa Pesan Berulah Belum reda kehebohan Tabloid Indonesia barokah, kini muncul Tabloid Pembawa Pesan.
Tabloid Pembawa Pesan ini berisi tulisan-tulisan yang menceritakan salah satu pasangan calon (paslon) yang akan segera bertarung di pemilihan presiden (pilpres) April mendatang.

Tabloid Pembawa Pesan dilaporkan beredar di Jakarta Selatan.
Menurut Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, Puadi menjelaskan bahwa Tabloid Pembawa Pesan itu dibawa oleh kurir dan telah dibagikan ke warga daerah Cipendak.

“Kronologinya dari hari Minggu kemarin, sore hari. Jadi ada kurir datang ke rumah, tabloid itu tiba-tiba dibagikan ke warga Cipedak, Jagakarsa,” kata Puadi ketika dihubungi, Rabu 30 januari 2019.

Puadi mengungkapkan, isi Tabloid Pembawa Pesan banyak menceritakan soal Presiden Joko Widodo. Pada sampul edisi 1 tertulis ‘bantu Presiden Lawan Hoaks, Fitnah, dan Kebencian’. Ada pula tulisan berjudul ‘Benarkah Rezim Jokowi Anti-Islam? Justru Jokowi Gandeng Ulama’.

Selain itu, judul tulisan ‘Jokowi Bela Kepentingan Asing dan Aseng? Justru Indonesia yang meninvasi Cina’ juga ada dalam Tabloid Pembawa Pesan.
“Memang di sini banyak menceritakan tentang (capres nomor) 01 ,” pungkas Puadi.

Hingga kini, pihak Bawaslu DKI masih mencari orang yang bertanggung jawab terkait penyebaran tabloid Pembawa Pesan. Pasalnya, penyebaran tersebut bisa berpotensi melanggar peraturan kampanye. “Bisa dikategorikan mereka kampanye di luar jadwal,” ujar Puadi.

Selain itu, Bawaslu juga sedang mendalami apakah tabloid Pembawa Pesan mengandung unsur ujaran kebencian atau tidak.
Jika ada, maka Bawaslu akan berkoordinasi dengan kepolisian. Tabloid Pembawa Pesan Berulah.

Seperti diketahui, sebelum munculnya Tabloid Pembawa Pesan, Tabloid Indonesia Barokah lebih dahulu membuat heboh. Bawaslu RI menyatakan bahwa Tabloid Indonesia Barokah sudah terdistribusi hampir di seluruh provinsi Indonesia.

Penyebaran tabloid Indonesia Barokah meliputi Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Yogyakarta menjadi wilayah dengan cakupan penyebaran Tabloid Indonesia Barokah paling luas.

“Penyebarannya kemarin hampir seluruh Indonesia. Dari Papua Barat, NTT, NTB, Bali, Sumsel, Kaltim, Sumut. Hampir seluruhnya ada, baik itu di Jogja, Jateng, hampir semua. Paling banyak di daerah Jogja. Tapi sudah terdistribusi dihampir seluruh provinsi,” kata Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu 29 januari 2019.

Meski begitu, Bawaslu telah melakukan kajian internal terkait konten Tabloid Indonesia Barokah, dan menyimpulkan tabloid tersebut tidak termasuk dalam pelanggaran pidana pemilu. Namun, Bawaslu sudah meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Isi Tabloid Indonesia Barokah, Ketua DKM Al Fathu Kabupaten Bandung yang sudah mengecek isi tabloid mengatakan, Tabloid Indonesia Barokah dianggap menyerang salah satu paslon yang akan bertarung di Pilpres 2019.

“Namun kali ini ke lawan, kalau dulu ke petahana dan kelihatannya mengarah pada salah satu calon. Namun, kita tidak bisa men-judge itu dari petahana atau siapa pun karena tidak jelas. Tapi di situ juga memuat 212 dan yang lainnya,” kata Marlan, Ketua DKM Al Fathu Kabupaten Bandung yang sudah mengecek konten tabloid itu.

Berdasarkan foto-foto isi tabloid Indonesia Barokah yang diterima, pada halaman pertama ditampilkan gambar dua dimensi seseorang sedang bermain wayang.

Ada pula tulisan yang dicetak cukup besar dengan kalimat, “REUNI 212: KEPENTINGAN UMAT ATAU KEPENTINGAN POLITIK?”
Pada halaman lima tabloid, menampilkan potret Prabowo Subianto yang diberi judul ‘Prabowo Marah Media Dibelah’.

Sedangkan di halaman enam memperlihatkan gambar kartun berbentuk wajah mirip Ratna Sarumpet, Fadli Zon, Sandiaga Uno, dan Prabowo Subianto. Judul yang tertera pada halaman tersebut adalah ‘Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik?: Membongkar Strategi Semprotan Kebohongan’

“Obor Rakyat, Asal usul Fitnah Jokowi PKI & Antek Asing: Mengambil Hikmah Penyebar Hoax yang berakhir di Penjara,” begitulah judul halaman 11 Tabloid Indonesia Barokah.

Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah mendapat respons dari kubu paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN), Sufmi Dasco Ahmad, Tabloid Indonesia Barokah diduga memuat pemberitaan yang tendensius terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 02. Untuk itulah tim BPN melaporkan tabloid tersebut ke pihak kepolisian.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Pengusiran Sandiaga Di Sumut Berlangsung Seperti Drama!
JK Kritik Said Aqil Soal Imam Harus Dari NU
PSI Dukung Hak LGBT Ini Bukti Selengkapnya!

“Kami sudah laporkan pada pihak yang berwajib, karena tabloid-tabloid itu isinya tendensius dan juga tidak jelas penerbitannya,” ujar Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 30 januari 2019.

Menurut Sufmi Dasco Ahmad, isi pemberitaan Tabloid Indonesia Barokah berpotensi memecah belah masyarakat.

Tabloid itu beredar secara massal di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Bahkan, kata Sufmi Dasco Ahmad, tabloid tersebut disebarkan langsung ke rumah-rumah.

“Di Jawa Barat juga ada. Nah, makanya tadi saya bilang karena beredarnya secara masif dan kemudian berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keresahan di masyarakat, nah, itu makanya segera kami ambil langkah untuk melaporkan,” ucap Dasco. Tabloid Pembawa Pesan Berulah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *