Evakuasi Jenazah Teror Bom, Pelaku Muncul Di Lokasi!!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Evakuasi Jenazah Teror Bom Dilakukan dan Diduga Salah Satu Jenazah Di Gereja Pentakosta Merupakan Pelaku Pengeboman

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
Evakuasi Jenazah Teror Bom, Pelaku Muncul Di Lokasi!!

 

IndoHarian – Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Polrestabes Surabaya telah melakukan evakuasi jenazah teror bom yang terjadi di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Raya Arjuna, pada hari Minggu (13/5/2018) sore ini.

Salah seorang dari empat jenazah korban bom itu diduga sebagai pelaku bom bunuh diri.

“Evakuasi terhadap korban meninggal dunia baru bisa dilakukan karena menunggu olah TKP,” ucap Kapolsek Sawahan Komisaris Polisi Dwi Eko di lokasi kejadian.

Empat jenazah yang masih belum juga diketahui identitas aslinya itu diduga salah satu orang dari ke empat jenazah itu merupakan pelaku bom bunuh diri, dua orang merupakan petugas gereja dan satu lagi seorang pengendara yang kebetulan melewati depan lokasi kejadian pengeboman itu. evakuasi jenazah teror bom dilakukan setelah olah TKP

“Saat ini korban akan diautopsi dan ada enam jemaat lainnya yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Proses evakuasi yang dilakukan dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan, termasuk juga evakuasi dari puing-puing dari puluhan sepeda motor yang telah hangus terbakar itu dengan menggunakan kendaraan alat berat.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Noor Huda : Serangan Bom Gereja Surabaya Tidak Bisa Diatasi!
Bom Bunuh Diri Gereja, Ini Komentar Idham Azis
Insiden Mako Brimob Dianggap Settingan, Bom Gereja Surabaya Settingan juga?

 

Polisi menggunakan kendaraan alat berat agar bisa mengangkat puing dari mobil yang diduga mobil yang ditumpangi oleh pelaku untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

“Mobilnya diidentifikasi jenis Avanza warna hitam. Petugas kepolisian sempat melihat mobil itu masuk dan langsung meledak. Polisi yang berjaga pagi tadi juga sempat terlempar, tapi tidak sampai terluka serius,” ungkap Rudi.

Pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta itu menggunakan bom yang telah dipasang di mobil Avanza. Pelaku dari aksi ledakan tersebut berinisial D.

Dia bersama dengan keluarganya telah meledakkan tiga gereja. Selain dari Gereja Pantekosta, juga ada dua gereja lain yang diledakan yaitu Gereja Santa Maria, dan Gereja Kristen Indonesia. Yang sekarang ini telah dilakukan proses evakuasi jenazah teror bom .tersebut

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Jokowi Mengutuk dengan diluar batas kemanusiaan!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Jokowi Mengutuk Aksi Teroris Yang Telah Mengakibatkan Hingga 11 Orang Korban Tewas

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Jokowi Mengutuk dengan diluar batas kemanusiaan!

 

IndoHarian – Presiden Jokowi mengutuk aksi terorisme yang berupa ledakan bom di tiga gereja di Surabaya pada hari Minggu (13/5/2018) pagi. Menurut pendapat Kepala Negara, tindakan itu sungguh keji dan di luar batas kemanusiaan.

“Hari ini terjadi aksi teror di Surabaya. Tindakan kali ini sungguh keji dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat dan anggota kepolisian,” ucap Jokowi tegas dalam konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, pada hari Minggu (13/5/2018).

Jokowi menegaskan bahwa tindakan keji itu tidak seharusnya melibatkan anak-anak yang tidak berdosa, termasuk juga pelaku yang menggunakan dua anak kecil sebagai alat untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

“Pelaku menggunakan dua anak berumur sekitar 10 tahun untuk melakukan bom bunuh diri,” ungkapnya.

Mantan Wali Kota dari Solo Jokowi mengutuk dan telah menegaskan bahwa terorisme merupakan kejatahan kemanusiaan, juga tidak terkait dengan agama apapun. Karena, semua ajaran agama melarang untuk umatnya melakukan aksi terorisme yang dapat merugikan kehidupan masyarakat.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan seberapa dalam duka cita atas jatuhnya korban bunuh diri di Surabaya,” ucapnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Noor Huda : Serangan Bom Gereja Surabaya Tidak Bisa Diatasi!
Bom Bunuh Diri Gereja, Ini Komentar Idham Azis
Insiden Mako Brimob Dianggap Settingan, Bom Gereja Surabaya Settingan juga?

 

Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menkopolhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan membesuk korban di rumah sakit.

Polda Jawa Timur mengungkapkan bahwa korban tewas serangan bom tiga gereja di Surabaya tersebut bertambah menjadi 11 orang.

“Perkembangan terbaru satu orang meninggal dunia di Ngagel. Ada 41 korban luka yang dirawat di rumah sakit,” ucap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, pada hari Minggu siang.

Sebelum itu, polisi mengungkapkan bahwa ada 10 orang yang telah menjadi korban tewas akibat serangan bom di Surabaya.

Jokowi mengutuk dan menaggap aksi bom bunuh diri itu sebagai aksi terorisme yang sangat tidak berkemanusiaan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Noor Huda : Serangan Bom Gereja Surabaya Tidak Bisa Diatasi!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Serangan Bom Gereja Surabaya Tidak Bisa Diatasi Karena Kurangnya Bantuan Dari Dalam Seperti Pemimpin Agama, Pendidik, dan Orang Tua

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Noor Huda : Serangan Bom Gereja Surabaya Tidak Bisa Diatasi!

 

IndoHarian – Pendiri Yayasan Prasasti Perdamaian Noor Huda Ismail mengatakan pihak berwenang tidak bakal bisa untuk mencegah terjadinya serangan bom gereja Surabaya sebab ada perubahan dari pola perencanaan serangan dan juga pola penyebaran ideologi radikal.

Noor Huda mengungkapkan bahwa serangan-serangan yang terjadi itu dilakukan karena adanya kesamaan ide tanpa ada perintah dari pimpinan.

“Ini leaderless jihad hanya karena kesamaan ide,” ucap Noor Huda, pada hari Minggu (13/5/2018). Dia juga menerangkan, meski tidak ada pemimpin ataupun perintah, perencanaan dari aksi tersebut dilakukan kelompok-kelompok dari aplikasi seperti Telegram dan Whatsapp.

“Dengan media sosial terutama telegram mereka berkoordinasi,” ucap Noor Huda. Aplikasi tersebut, terutama Telegram dan Whatsapp, hingga kini masih belum bisa untuk disadap karena sistem enkripsi yang sangat canggih.

Satu-satunya cara agar bisa mengetahui aktivitas mereka dalam group hanya dengan menjadi anggotanya. Alasan keamanan seperti ini yang menyebabkan negeri China melarang untuk Whatsapp dan Telegram.

Kesulitan untuk menembus aplikasi tersebut menjadi sebab dari masih adanya sejumlah serangan bom di Indonesia, meskipun polisi berulang kali telah berhasil menangkap sejumlah warga yang diduga bakal melakukan serangan yang mematikan tersebut.

Beberapa gereja di Surabaya telah dibom pada hari Minggu (13/5/2018) yang telah menewaskan hingga sembilan orang dan melukai hingga puluhan orang.

Hingga saat ini polisi telah menyebutkan bahwa serangan tersebut terjadi di tiga gereja. Pertama ledakan terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercelah Ngagel pukul 07.30 WIB, lalu selanjutnya ledakan terjadi di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan juga ledakan terjadi di Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB.

Polisi telah memberikan ungkapan bahwa aksi serangan bom gereja Surabaya merupakan aksi serangan bom bunuh diri.

Beberapa jam sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah menembak mati empat orang yang diduga teroris di Terminal Pasirhayam, Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, Minggu dini hari.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Insiden Mako Brimob Dianggap Settingan, Bom Gereja Surabaya Settingan juga?
Bom Bunuh Diri Gereja, Ini Komentar Idham Azis
Heboh!! Amien Menghina NKRI, Ini Yang Telah Dikatakannya!!!

 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan bahwa mereka teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang bangun menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Setyo mengungkapkan bahwa anggota Densus 88 Antiteror sekarang ini masih terus mengejar anggota dari kelompok JAD yang dikhawatirkan bakal menggelar serangan lain. Karena, ungkap Setyo, kelompok tersebut tetap menjadikan polisi sebagai target utama serangan mereka.

Noor Huda juga menyebut bahwa sebagian besar dari para penganut paham radikal ini direkrut melalui media sosial yang sampai pada warga yang memiliki jalan pikir yang terbilang sempit.

“Tahapan mereka menjadi radikal itu instan, mereka terpengaruh oleh propaganda yang telah dibuat ISIS dan disebarkan oleh para pendukungnya. Propaganda tersebut selalu berisi tentang aksi anggota ISIS di seluruh dunia yang dianggap sebagai heroik,” ucapnya.

Para pelaku, ucap Noor Huda, kemudian mereka ingin meniru aksi-aksi yang telah dianggap heroik oleh mereka itu dan kemudian memutuskan untuk melakukan aksi seperti di Surabaya tersebut.

Noor Huda juga mengungkapkan bahwa usaha untuk menghilangkan pemikiran yang radikal masih ada di tangan masyarakat karena deradikalisasi berhasil pada beberapa individu tetapi tidak secara luas di kalangan masyarakat.

“Masih banyak yang menolak ada masalah ini, mereka masih berpikir ini proyek, rekayasa, permainan dan konspirasi,” ucapnya.

Jadi, sambungnya, selama jalan pikir seperti itu masih meluas bakal sangat sulit untuk bisa melakukan deradikalisasi yang pada akhirnya sangat sulit untuk benar-benar menghilangkan ancaman dari serangan bom seperti yang telah terjadi di sejumlah gereja di Surabaya.

Negara, menurut pendapat Noor Huda, tidak bakal bisa untuk mengatasi masalah serangan bom gereja Surabaya ini tanpa adanya bantuan dari masyarakat terutama dari pimpinan agama, pendidik dan juga orang tua.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Bom Bunuh Diri Gereja, Ini Komentar Idham Azis

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Kasus Kejadian Bom Bunuh Diri Gereja Saat Ini Tercatat Telah Memakan Sebanyak 9 Orang Tewas dan 40 Luka Juga Berstatus Siaga Satu

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Bom Bunuh Diri Gereja, Ini Komentar Idham AzisBom Bunuh Diri Gereja

 

IndoHarian – Kapolda Metro Jaya Idham Azis telah mengungkapkan bahwa dari seluruh jajaran kepolisian di Jakarta tengah dalam status Siaga Satu berkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri gereja yang telah dilakukan oleh 3 orang pelaku dan meledak di Surabaya pagi tadi.

Hal tersebut terungkap dari Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor: STR/817/VPAM.3.3./2018 pada hari Minggu (13/5/2018).

Surat tersebut telah ditembuskan pada Kapolri, Irwasum Polri, Kabaharkam Polri, dan Asops Kapolri.

Dalam surat yang di tembukan tersebut disampaikan bahwa sehubungan dengan tragedi bom bunuh diri gereja di tiga lokasi gereja yang ada di Surabaya, maka status kesiapsiagaan dari seluruh jajaran Polda Metro Jaya telah berstatus Siaga I.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Insiden Mako Brimob Dianggap Settingan, Bom Gereja Surabaya Settingan juga?
Penyebab Penyerangan Polsek Bayah, Ini Penjelasan Kapolda!
Ngeri!! Penampakan Polsek Bayah Setelah di Amuk Warga

“Status kesiapsiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dinyatakan dalam status Siaga I sampai ada ketentuan lebih lanjut,” begitu isi surat tersebut yang didapatkan sesuai informasi pada hari ini.

Bom bunuh diri yang telah meledak di tiga lokasi gereja di Surabaya pagi hari ini. Bom itu pertama meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercelah, Ngagel pada pukul 07.30 WIB, lalu di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan juga Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB pada hari Minggu (13/5/2018).

Kepolisian Daerah Jawa Timur telah memberikan informasi bahwa ada sebanyak sembilan orang korban tewas, dan juga ada sekitar empat puluh lain yang mengalami luka-luka akibat ledakan bom dari tiga gereja yang terjadi di surabaya itu.

Pelaku bom bunuh diri gereja diduga menerobos masuk ke dalam halaman gereja dengan menggunakan motor dan  meledakkan diri. Sebelumnya pelaku diduga muncul dari arah perempatan jalan, pelaku mulai terlihat dalam 07.07 WIB sesuai dengan informasi yang telah didapatkan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Insiden Mako Brimob Dianggap Settingan, Bom Gereja Surabaya Settingan juga?

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Kejadian Bom Gereja Surabaya Terjadi Dibeberapa Gereja dan Telah Memakan Korban Tewas Juga Korban Luka

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Insiden Mako Brimob Dianggap Settingan, Bom Gereja Surabaya Settingan juga?

 

IndoHarian – Ledakan bom bunuh diri terjadi telah di kawasan Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Minggu (13/5/2018) pukul 07.00 WIB. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera menungkapkan bahwa ada dua orang korban yang diketahui tewas dalam kejadian bom Gereja Surabaya itu.

“Ada enam yang telah meninggal, satu orang jemaat dan juga satu orang pelaku lainnya masih belum diketahui identitasnya, juga ada sekitar 35 orang korban luka-luka. Saat ini korban telah dilarikan ke RSUD Soetomo dan Juga RS Bhayangkara Ngagel,” ucap kabid humas polda jawa timur kombes Frans Barung Mangerang di lokasi kejadian, pada hari Minggu (13/5/2018).

Frans juga telah mengungkapkan bahwa ledakan yang telah terjadi itu merupakan ledakan yang terjadi dari aksi bom bunuh diri. “Iya kejadian ini merupakan bom bunuh diri. Pelaku telah tewasl,” ucapnya. Sekarang ini telah dipasang garis polisi untuk membersihkan area dari warga yang telah melintas. Tim gabungan dari ambulans dokpol, tim inafis, brimob dan gegana sudah dipersiapkan di lokasi kejadian bom Gereja Surabaya tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ledakan Di Mako Brimob, Ini Penjelasan Wakapolri Komjen Syafruddin!
Penyebab Penyerangan Polsek Bayah, Ini Penjelasan Kapolda!
Ini Identitas Pelaku Penikaman Di Mako Brimob!

 

Aparat kepolisian juga sedang melakukan penyisiran di lokasi kejadian ledakan bom bunuh diri itu. “Berikan kami waktu 30 menit untuk bisa mendapatkan data informasi secara utuh mengenai kejadian itu,” Ucap Frans Di lokasi.

Saat kejadian terjadi, para jemaat dari gereja masih tengah berdatangan ke lokasi kejadian itu. Suasana mencekam terjadi di sekitar lokasi ledakan Geraja Santa Maria saat terlihat potongan tubuh berserakan di TKP.

Sampai sekarang ini kejadian bom Gereja Surabaya tersebut masih belum jelas diketahui siapa dalang dibalik kejadian ledakan itu. Berikut kami sertakan sedikit cuplikan lokasi kejadian perkara :

https://www.youtube.com/watch?v=LT8tmv8XNHA&feature=youtu.be

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Penyebab Penyerangan Polsek Bayah, Ini Penjelasan Kapolda!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Penyebab Penyerangan Polsek Bayah Karena Warga Yang Emosinya Tersulut Karena Penangkapan Terhadap Dua Nelayan

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Penyebab Penyerangan Polsek Bayah, Ini Penjelasan Kapolda!

 

IndoHarian – Kapolda Banten, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Listyo Sigit Prabowo, telah memastikan bahwa penyebab penyerangan Polsek Bayah oleh puluhan warga, di Kabupaten Lebak itu, merupakan kesalahanpahaman.

“Yang kita perlu lakukan sekarang, melakukan penyelidikan siapa yang telah melakukan penangkapan, apakah benar dari anggota atau yang mengaku sebagai anggota,” ungkap Kapolda Banten, pada hari Sabtu, (12/5/2018).

Kemarahan para nelayan berawal dari adanya penangkapan terhadap dua orang yang bernama H Anwar dan Gugun oleh anggota kepolisian yang menggunakan mobil Avanza warna hitam di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada hari Sabtu, (12/5/2018), sekitar pukul 07.30 WIB.

Kemudian, dari kejadian tersebut muncul isu keduanya telah ditangkap oleh anggota Polsek Bayah. Warga akhirnya tersulut emosi dan mendatangi Markas Polsek Bayah, untuk meminta kedua orang yang telah ditangkap untuk dikeluarkan dari sel tahanan.

Anggota kepolisian telah menjelaskan bahwa tidak ada penangkapan dan juga tidak ada tahanan dengan nama H Anwar dan Gugun. “Kemudian ada provokasi pada masyarakat, dan itulah penyebab penyerangan Polsek Bayah,” jelasnya.

Mantan ajudan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut menjelaskan, telah beredar pula isu bahwa H Anwar dan Gugun bakal dibawa menggunakan Avanza berwarna hitam, beberapa warga sempat menghalangi. Warga ditabrak dan mengalami luka yang lumayan berat.

Pada akhirnya, massa yang telah mengamuk di Markas Polsek Bayah telah mereda saat H Anwar dan Gugun datang ke kantor polisi. Keduanya telah membuat laporan dugaan penculikan ke polisi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ngeri!! Penampakan Polsek Bayah Setelah di Amuk Warga
Polsek Bayah Banten Hancur Lebur, Ini Penyebabnya!
Heboh!! Amien Menghina NKRI, Ini Yang Telah Dikatakannya!!!

 

Kenyataannya, kedua orang tersebut setelah dibawa dengan kendaraan roda empat yang masih belum diketahui identitas asli pengemudinya, telah diturunkan di Desa Cikumpay, Kecamatan Bayah.

“Kita lakukan lidik lebih lanjut. Apakah ini benar anggota atau bukan. Sehingga posisi sekarang ini, tidak ada anggota dari Polsek yang melakukan penangkapan,” terang kapolda bayah.

Jika benar yang telah menangkap merupakan anggota kepolisian, dia berjanji bakal memberikan tindakan yang tegas, terutama jika sudah melanggar aturan yang ada. Tetapi, jika orang itu hanya mengaku sebagai anggota, maka tindakan pidana bakal diberikan kepada pelaku penangkapan itu.

“Yang kita lakukan sekarang meredam dan menjawab isu yang ada. Mereka sempat katanya akan dibawa ke Jakarta. Tapi, itu semua masih kita dalami,” tambahnya.

Selain dari itu, menurut pendapat dari Kapolda Banten, perkiraan kerugian yang di akibatkan penyerangan massa masih ditaksir.

Kondisi di Markas Polsek Bayah, sekarang ini telah dipasangi garis polisi. Lokasi kejadian telah dijaga oleh 200 personel dari Polres Lebak, 100 anggota Polda Banten, 68 anggota Brimob, 60 personel Batalion 320/Badak Putih, dan 60 personel TNI dari Kodim Lebak. Saat Ini penyebab penyerangan polsek bayah masih dalam penyelidikan dan mencari kebenaran dari kasus penangkapan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Anwar Telah Dibebaskan dan Menjabat Sebagai PM Malaysia!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Anwar Telah Dibebaskan Dari Hukuman yang Dijalaninya Dengan Tuduhan Sodomi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Anwar Telah Dibebaskan dan Menjabat Sebagai PM Malaysia!

IndoHarian – Tokoh oposisi Malaysia, Anwar telah dibebaskan dari hukuman yang ia jalani secara penuh dari Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V dan akan keluar dari penjara pada hari Selasa (15/5/2018) mendatang.

Hal tersebut itu dinyatakan putri Anwar, Nurul Izzah, kepada para awak media Singapura, Channel News Asia, pada hari Sabtu (12/5/2018). Disebutkan oleh Nurul Izzah bahwa dokumen-dokumen bakal pembebasan ayahnya itu sedang dalam penyusunan.

Nurul Izzah telah mengonfirmasi hal tersebut dalam pernyataan secara terpisahnya kepada Reuters. “Iya,” ucap wanita berusia 37 tahun itu dalam pesan singkat kepada Reuters, saat ditanyai dengan  pertanyaan apakah ayahnya bakal dibebaskan pada hari Selasa (15/5/2018) mendatang.

Diketahui bahwa sebelum Anwar telah dibebaskan dari hukumannya ia telah divonis 5 tahun penjara atas kasus sodomi, dia telah menjalani hukuman kurungan tersebut sejak tahun 2015. Dia telah dijadwalkan bebas pada 8 Juni mendatang. Namun tanpa adanya pengampunan dari kerajaan atau Royal pardon dari Yang di-Pertuan Agong, Anwar juga tidak bisa untuk kembali ke panggung politik selama lima tahun ke depan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
PM Singapura Memberi Ucapan Selamat Kepada Mahathir, Ini Alasannya
Jika Kalah Dalam Pilgub Ini Ancaman Megawati pada kadernya!
Ketum Idaman Rhoma Bergabung Dengan PAN, Ini Alasannya!

 

Anwar dan Mahathir, yang tadinya merupakan rival politik, berkoalisi demi untuk melengserkan Najib Razak dari kursi PM Malaysia. Sesuai dengan kesepakatan di antara keduanya, Mahathir bakal menyerahkan posisi PM di Malaysia itu kepada Anwar setelah dua tahun menjabat.

Untuk bisa mencapai kursi PM yang ada di Malaysia, Anwar diharuskan untuk menang dalam pemilu sela atau terpilih menjadi seorang senator untuk bisa mengambil kursi yang saat ini diduduki Mahathir. Pilihan lainnya yang datang dari istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail, yang telah menjadi calon Wakil PM Malaysia. Dalam wawancara yang telah dilakukan, pada awal tahun ini, Wan Azizah mengatakan bahwa dirinya akan mundur dan menyerahkan kursi parlemennya di daerah pemilihan Pandan, kepada suaminya, yang artinya telah membuka jalan untuk pemilu sela.

Saat ini, Anwar telah dibebaskan dari hukuman dan sedang menjalani perawatan medis di Cheras Rehabilitation Hospital setelah menjalani operasi. Nurul Izzah menambahkan, Royal Pardon pada ayahnya diajukan karena ‘kegagalan penegakan keadilan’.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Pencekalan Terhadap Najib, Jaksa Agung Diganti!!

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Pencekalan terhadap Najib dilakukan Karena Dia Merupakan Seorang Terkait Kasus Korupsi 1MDB

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner
IndoHarian – Pencekalan Terhadap Najib, Jaksa Agung Diganti!!

 

IndoHarian – Perdana Menteri yang baru dilantik beberapa waktu lalu di Malaysia, Mahathir Mohamad, menyatakan pencekalan terhadap Najib ke luar negeri merupakan atas perintahnya.

“Benar bahwa saya mencegah Najib pergi meninggalkan negara ini… sejauh yang saya tahu, dia dan istrinya (dicekal). Saya tak tahu soal orang lain,” ucap Mahathir dalam konferensi pers, pada hari Sabtu (12/5/2018) sesuai dengan informasi yang didaptkan.

Pada Sabtu pagi hari ini, Departemen Imigrasi Malaysia telah memasukkan nama Najib dan istrinya Rosmah Mansor dalam daftar hitam Malaysia.

Keputusan Pencekalan terhadap Najib telah diumumkan hanya dengan hitungan menit setelah Najib mengupload di Facebook pribadinya yang menyatakan ia akan berlibur di luar negeri.

Awalnya Najib dan istrinya Rosmah Mansor bakal berangkat dari Malaysia dan menuju ke Indonesia tepatnya mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta sekitar pukul 10 pagi hari tadi.

Mahathir pun mengungkapkan bahwa ia telah mengganti Jaksa Agung Malaysia yang telah memutuskan Najib tidak bersalah dalam perbuatan memalukan berupa korupsi besar-besaran 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

“Kami juga telah menempatkan beberapa pembatasan bagi pihak-pihak yang telah salah mengambil keputusan, atau melakukan kesalahan,” ucap Mahathir.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Polsek Bayah Banten Hancur Lebur, Ini Penyebabnya!
Heboh!! Amien Menghina NKRI, Ini Yang Telah Dikatakannya!!!
Misteri Pembunuhan Wanita Mongolia Terungkap!!

 

“Jadi saat ini kami tidak lagi memiliki Jaksa Agung.”.

Mahathir pun mengatakan bahwa telah memberikan instruksi pemublikasian laporan terkait 1MDB yang sebelumnya telah dinyatakan sebagai rahasia negara.

Mantan Perdana Menteri Malaysia yang pernah menjabat selama 22 tahun, Mahathir kembali lagi ke dunia politik dengan menurunkan janji membongkar skandal 1MDB. Dia telah memenangi Pemilu Malaysia dengan bergabung pada partai oposisi, termasuk juga mantan musuh politiknya yaitu Anwar Ibrahim.

Anwar, 70, saat ini tengah menjalani hukuman kurungan penjara lima tahun karena kasus sodomi, kasus yang disebut pendukungnya didasari motif politik.

Mahathir menyatakan Sultan Malaysia telah mengindikasikan bakal memberikan pengampunan pada Anwar Ibrahim.

“Proses ini memiliki beberapa regulasi dan aturan yang harus kami taati,” ucap Mahathir.

“Kami akan memulai prosesnya segera mungkin, untuk pengampunan dan pembebasannya. Sementara soal perannya di masa depan, hal ini akan ditentukan oleh partai.”. Pencekalan terhadap Najib untuk mencegahnya keluar dari Malaysia karena Dia Terkait dengan Kasus Korupsi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate