sakuratoto

Tak Direkomendasikan Ulama Jadi Capres, Karena Hal Ini

 NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Ulama Jadi Capres Tak Pernah Disarankan Dikarenakan Tidak Direkomendasikan Oleh Sejumlah Pihak Terkait

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Tak Direkomendasikan Ulama Jadi Capres, Karena Hal Ini

 

Indoharian – Mantan Gubernur Jawa Barat, yang jgua salah satu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad heryawan menghormati adanya rekomendasi Ulama Jadi Capres yang Ijtima Ulama untuk mengajukan Salim Assegaf Al Jufri dan Abdul Somad untuk di pasangkan dengan Prabowo.

Ahmad Heryawan mengatakan, saat ini ia masih menunggu, karena sampai dengan hari ini, tentu pembicaraannya terus berlangsung antara partai koalisi.

“Walaupun dari sisi persaingan sudah terlihat, mulai tersisih, mudah – mudahan masih terus berlangsung, seperti itu sampai akhir,” ungkap Ahmad Heryawan.

Aher mengatakan, dirinya sedang menunggu ujung dari lobi tingkat tinggi koalisi pendukung Prabowo akan seperti apa, ia berharap, ujungnya akan sangat bagus dan menghadirkan calon yang bisa menjadi pemenang di Pilpres 2019.

“Saya sedang berada di dalam posisi menunggu, namun Ulama Jadi Capres itu tak mungkin di karenakan tidak di rekomendasikan,” ujarnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Antasari Kembali Berkeliaran, Demokrat Surati Bareskrim Polri Segera!!
Jokowi Kumpulkan Sekjen Koalisi Untuk Persiapan Perang
Beginilah Kesepakatan Prabowo-SBY Yang Sudah Resmi

 

Menurutnya, dinamika politik menjelang pendaftaran pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2019, masih rawan untuk berubah, alasannya pembicaraan di internal ada di posisi ke satu dengan suara terbanyak.

Aher menegaskan, ia siap untuk menjadi anggota DPR RI dan juga siap untuk tugas lainnya, karena oleh PKS ia di minta mencalonkan sebagai calon legislatif (caleg) di Dapil 2 untuk DPR RI, yakni Bandung dan Bandung Barat.

Partai Gerindra, PKS dan PAN akan menggelar pertemuan, Selasa (31/7) malam ini, pertemuan itu mungkin akan di gelar di kawasan Prapanca, Jakarta itu merupakan pertemuan lanjutan terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Rencananya, malam nanti ia akan bertemu dengan PKS dan PAN,” ungkap Sekjen Partai Gerindra Ahmad Murzani di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta.

Muzani mengatakan, pertemuan secara khusus akan membicarakan hasil dari forum Ijtima (GNPF) Ulama yang merekomendasikan Ulama Jadi Capres Prabowo Subianto.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply